Cinta dan Dosa
Bisma mencoba merebahkan dirinya diatas kasur, tanpa sadar dirinya sudah terlelap.
“Sebentar lagi, kamu akan menderita Bisma.”
Bisma yang baru memejamkan matanya langsung terbangun, saat mendengar suara yang tak asing bagi dirinya.
“Bagaimana rasanya penderitaan yang sesungguhnya.”
Suara itu semakin jelas, Bisma membalik badannya. Keringat dingin langsung membasahi seluruh tubuh Bisma, di depannya ada sosok menyeramkan dengan wajah dan tubuh yang penuh dengan luka.