Heavenly Rift
Ia menebas udara pelan, berdiri tenang di sisi Reinalt.
Yang kedua—sosok tinggi manusia setengah harimau, loreng mengilat di kulitnya, dengan dua bilah shotel berkilau tajam.
Reinalt hanya berkata singkat, “Arra, bukakan jalur depan. Axxa, lindungi sisi kanan.”
Arra, si elf, langsung melesat, tubuhnya seperti bayangan panjang yang menyayat. Lima Hoplites tumbang dalam satu tebasan senyap. Ia tak bicara—tidak perlu.
Hot Chapters