Cinta Yang Salah
"Kenapa kamu menyalahkanku? Yang kukatakan itu benar, kau lelaki yang tak punya hati, dan tak pernah puas dengan satu wanita!"
"Kau." Mas Arkan melotot dan menjepit rahangku.
"Dasar lelaki bajingan, dulu kau rusak Intan, dan menghancurkan keluarga kami, dan lihat perbuatanmu! Sekarang Intan terbaring lemah, karena meminum racun, gara-gara ulahmu,"
"Bukan aku yang salah, tetapi dia! Yang tidak mau di ajak serius. Lagipula, aku juga sudah bosan padanya, karena aku bisa mendapatkan perempuan cantik dan lebih muda dari adikmu yang murahan itu!"