Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Membawa Kembali Masa Lalu

Membawa Kembali Masa Lalu

Raut wajahnya berubah sedih. "Astaga, aku minta maaf. Aku tidak tahu," ucap Greta merasa bersalah. "Tidak apa-apa. Bukan salahmu." Jerico melirik ke bawah, sebentar lagi mereka akan turun dari bianglala. "Ayo, kita keluar." ***
103.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 136 Vezes como 후회
Ler
+Biblioteca
Tertipu Masa Lalu

Tertipu Masa Lalu

Firenze - Italia, malam hari. Pukul 21.00 Delano pulang dengan rasa kesal dan dilema. Kenangan masa lalu bersama sang ibu kembali bermunculan di benaknya. Semua itu membuat hati Delano begitu sakit. Di sisi lain, ia bingung memilih tetap melangkah atau mengundurkan diri setelah mengetahui kebobrokan Jeff Hilton.
1011.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 397 Vezes como 후회
Ler
+Biblioteca
Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Setiap kali Susan mengalami ‘kecelakaan’, dia selalu memprioritaskan Susan. Usai bicara, Rizky pun memijat kakiku. Saat aku hendak berbicara, tiba-tiba tercium aroma parfum manis yang kuat dari tubuhnya. Itu adalah aroma mawar kesukaan Susan. Aku merasa mual dan tak bisa menahannya, langsung muntah. Wajah Rizky panik. Dia mengambilkan tempat sampah untukku dan bertanya, “Kenapa? Kok mual-mual lagi?”
11.8K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 413 Vezes como 후회
Ler
+Biblioteca
Pulang

Pulang

Braaaakkkk! Decit suara ban mobil, suaranya sangat keras ketika mobil itu menghantam sebuah pembatas jalan dan terbalik. Tampak disana wajah tampan seseorang berlumuran darah, wajah tampan yang membuat seseorang memekik dengan begitu keras. “Pak!!!" Bu Retno terbangun, wajahnya pucat pasi keringat dingin membasahi wajahnya.
103.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 101 Vezes como 후회
Ler
+Biblioteca
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

“Lamaranmu yang ke-100 datang terlambat. Lagipula, kamu salah orang.” Usai bicara, Celine tak menoleh lagi. Dia berbalik, menegakkan punggungnya dan menyatu dengan arus pekerja yang pulang kerja. Langkahnya tegas, tanpa sedikit pun keraguan dan penyesalan. “Celine,” teriak Wiliam yang baru tersadar dengan suara serak yang memilukan. Dia berlutut panik di lumpur, meraba-raba tanpa peduli apapun, lalu menggenggam cincin yang dingin itu.
13.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 395 Vezes como 후회
Ler
+Biblioteca
Penyesalan Yang Datang Terlambat

Penyesalan Yang Datang Terlambat

jawab suara itu lembut. Suara itu terdengar lemah, seolah bukan berasal dari manusia. Ayna terdiam. Ia menutup matanya perlahan. Nafasnya ditarik dalam. Lalu ia membuka kembali matanya. Tatapannya berubah. Seolah ia siap menjalani lembaran baru dalam kehidupannya. ---- Ayna memikirkan dengan baik apa yang harus ia lakukan ke depannya. Balas dendam. Ia ingin membuat keluarga pertamanya menyesal karena telah memperlakukannya dengan buruk.
579 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 19 Vezes como 후회
Ler
+Biblioteca
Remorse

Remorse

Nadya tak mengubris, ia hanya menyeka keringatnya kemudian terduduk lelah disamping sahabatnya yang terus berucap tanpa henti. “Diem dulu!” Sanggah Nadya menutup mulut gadis yang akan kembali bersuara itu. Ia kesal sendiri mendengar ocehan Yunia yang terus membicarakan denda keterlambatan. “Sesuai kesepakatan kemarin, yang telat lima ribu ya.”
103.1K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 111 Vezes como 후회
Ler
+Biblioteca
Kecelakaan dan Penyesalan

Kecelakaan dan Penyesalan

Semua waktu yang telah berlalu menjelma jadi rasa bersalah yang tak berujung di hatinya. Sebelum aku masuk ke siklus reinkarnasi, Ibu masih duduk dengan tenang di tepi ranjang. Hanya saja, kali ini sepertinya dia melihatku. Dia mengulurkan kedua tangannya, memegang wajahku, matanya berlinang bahagia. "Rina, kamu sudah pulang ya? Kamu datang menjenguk Ibu? Ibu minta maaf padamu, maukah kamu maafkan Ibu?"
51.2K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 1.2K Vezes como 후회
Ler
+Biblioteca
Penyesalan

Penyesalan

"Sorry, sorry. Handphone gue di dalem tas, jadi nggak kedengeran. Di sini bising banget." "Ya udah kalau gitu. Karena kamu udah ketemu sama temen-temnmu, aku ke depan lagi, ya," pamit Reno pada Alisya. "Terima kasih, Kak," ujar Alisya dengan debaran di hatinya. Reno tersenyum kecil. "Sama-sama." Reno pun berlalu pergi. "Hei, itu mata kondisikan. Inget, lu udah ada yang punya," sarkas Aryo.
105.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 133 Vezes como 후회
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status