author-banner
Penra
Penra
Author

Novelas de Penra

Kutukan Sang Putri Antagonis

Kutukan Sang Putri Antagonis

Ayra mengira kematian adalah akhir, namun ia justru terbangun dalam tubuh Lady Aurelia Veridian—sang antagonis kejam yang ditakdirkan mati mengenaskan di tangan mereka yang membencinya. Bertekad mengubah nasib, Ayra membuang topeng kelamnya dan memilih jalan kebaikan. Namun, di istana yang penuh dengan duri, kebaikan adalah magnet bagi bahaya. Empat pria berpengaruh dengan rahasia gelap kini mengelilinginya dengan maksud dan tujuan berbeda. Akankah Lady Aurelia bisa merubah takdirnya? Apa saja rahasia kelam para pria berpengaruh itu?
Leer
Chapter: 74 Lucien dan Sisi Gelap Cinta
Asap hitam mengepul dari gedung administrasi yang terbakar, jeritan para korban masih menggema di telinga Aurelia. Di gerbang istana, Jenderal Valerius tersenyum puas, artefak penetralisir sihir di tangannya memancarkan gelombang energi putih yang membuat Lucien, Alaric, Caspian, Jasper, dan Caelan melemah. Bisikan dingin dari "Ordo Penulis" kembali menusuk benak Aurelia, 'Kau telah melihat kebenaran, Pewaris. Dan sekarang, kau akan membayar harganya.' Ancaman itu terasa lebih pribadi, lebih mengerikan, daripada kehancuran fisik."Kita harus mundur!" teriak Lucien, suaranya dipenuhi amarah dan frustrasi. Pedang api hitamnya berkedip-kedip, hampir padam. Kekuatannya telah dinetralkan, membuatnya tidak berdaya melawan kerumunan manusia yang kini dipenuhi kebencian.Alaric menggeram, tubuh werewolf-nya yang melemah membuatnya rentan terhadap lemparan batu. Caspian dan Jasper berusaha menciptakan perisai, tetapi kekuatan alam mereka juga terkikis. Caelan terhuyung, naluri rubahnya tumpul,
Última actualización: 2026-06-13
Chapter: 73 Ordo Kemurnian
Pengakuan Alaric tentang Zayne yang mencari artefak untuk "memutus ikatan takdir" menghantam Aurelia dengan gelombang kegelisahan baru. Bukan hanya ancaman dari Leluhur Raja Kegelapan, tetapi juga ancaman terhadap keberadaan mereka sebagai karakter dalam "naskah" Ordo Penulis, yang kini Zayne ingin manipulasi. Pertemuan perjamuan yang seharusnya penuh kebahagiaan itu seketika terasa hambar. "Memutus ikatan takdir?" bisik Aurelia, suaranya tercekat. Ia menatap Alaric, lalu ke arah Lucien dan Caelan. "Apakah itu yang dimaksud 'Penulis' yang ibuku sebutkan? Mengubah alur cerita kita?" Alaric mengangguk, matanya serius. "Aku tidak tahu persis, Aurelia. Tapi energi artefak yang ia cari terasa kuno dan berbahaya. Ia memiliki potensi untuk mengganggu jalinan realitas itu sendiri." Lucien mengepalkan tangannya. "Pria itu ingin menjadi dewa. Dia tidak hanya ingin menghancurkan Aethelgard. Dia ingin menulis ulang seluruh alam semesta sesuai kehendaknya." Di tengah kekhawatiran itu, Aurelia
Última actualización: 2026-06-12
Chapter: 72 Alaric dan Sumpah Setia Klan
Mata raksasa berwarna merah darah yang menjulur dari kedalaman palung, tangan bayangan raksasa yang menggenggam novel 'Kutukan Putri Antagonis' dengan ukiran "Ordo Penulis" di sampulnya, menghantam Aurelia dengan realitas yang lebih dingin dari lautan itu sendiri. Kata 'Penulis' yang ibunya bisikkan dalam visi, peringatan dari dirinya di dunia lain, semua itu kini terangkai menjadi sebuah kebenaran yang mengerikan: keberadaan mereka hanyalah sebuah cerita yang dapat diubah atau dihapus sesuka hati oleh entitas tak dikenal. "Tidak mungkin..." bisik Aurelia, suaranya tercekat. Ia merasa kakinya lemas, semua kekuatan primordialnya, bahkan Jantung Samudra yang baru ia terima, terasa tak berarti di hadapan ancaman meta-fisik ini. "Itu... itu apa?" seru Jasper, suaranya dipenuhi kengerian saat melihat tangan raksasa dan buku itu. Ia, bersama Tetua Mermaid dan perwakilan kaum mereka, semuanya membeku di tempat, mata mereka membelalak. "Pergi! Kita harus segera pergi dari sini!" teriak Tet
Última actualización: 2026-06-12
Chapter: 71 Diplomasi Bawah Air
"Penulis" Kata itu memutarbalikkan semua yang ia pahami tentang realitas. Dunia ini, takdirnya, hidupnya—semuanya hanyalah bagian dari sebuah narasi yang ditulis oleh entitas tak dikenal. Perasaan itu, ditambah dengan bisikan dingin dari "Ordo Penulis" yang terus menghantuinya, menciptakan gelombang kegelisahan yang kuat. Ia adalah Ratu, penyelamat Aethelgard, tetapi di inti jiwanya, ia hanyalah sebuah karakter dalam sebuah cerita yang bisa dihapus kapan saja. "Aurelia? Kau baik-baik saja?" tanya Caspian, melihat ekspresi Aurelia yang berubah pucat. Ia menyentuh bahu adiknya dengan cemas. Aurelia menggelengkan kepala, mencoba mengusir pikiran mengerikan itu. "Aku... aku baik-baik saja." Ia memaksakan senyum, meskipun ia tahu itu tidak meyakinkan. "Kita harus segera kembali. Ada banyak hal yang harus aku selesaikan." Mereka berdua kembali ke istana, di mana Lucien, Alaric, Caelan, dan para pemimpin ras lainnya sedang menunggu. Suasana dewan masih tegang, dengan perselisihan antara
Última actualización: 2026-06-11
Chapter: 70 Restorasi Hutan dan Hati
Surat tanpa nama yang Aurelia temukan di bawah bantalnya—surat dengan bahasa dunia asalnya, berisi detail tentang Ayra dan peringatan bahwa "mereka akan datang untuk mengklaimnya kembali"—menghantamnya dengan kejut yang dingin. Identitasnya sebagai Ayra, sang transmigran, kini kembali menghantuinya, mengoyak ketenangan yang baru saja ia peroleh sebagai Ratu Aethelgard. Jantungnya berdebar kencang, dan rasa takut akan "Ordo Penulis" yang disebutkan Caelan dan Elara, kembali merayapi dirinya. Aurelia menyembunyikan surat itu dengan tergesa-gesa, menyimpannya jauh di dalam laci tersembunyi di kamarnya. Ia tidak bisa membiarkan siapa pun melihatnya. Terutama Lucien, yang kini menjadi lebih protektif, dan Caelan, dengan naluri rubahnya yang lebih sensitif merasakan kejanggalan pada dirinya. Ia mencoba mengusir pikiran itu, memaksakan dirinya untuk fokus pada masalah Aethelgard yang nyata. Sabotase pangan, perselisihan dewan, dan sisa-sisa pengikut Zayne yang masih mengintai—itu semua adal
Última actualización: 2026-06-11
Chapter: 69 Kehidupan Setelah Badai 2
Cahaya keemasan Aurelia yang berpadu dengan energi gelap bola kristal di tangan Raja Manusia, pusaran kekuatan yang mengancam untuk merobek realitas, akhirnya mencapai puncaknya. Dengan ledakan energi primordial yang dahsyat, Aurelia berhasil memurnikan artefak Raja Manusia, memutus koneksinya dengan Leluhur Raja Kegelapan, dan menghentikan ritual penghancuran. Raja Manusia, yang kekuatannya terkuras, akhirnya takluk, begitu pula Zayne yang kehilangan Pena Takdir dan Artefak Cahaya di tengah kekacauan itu. Perang usai. Leluhur Raja Kegelapan terpaksa mundur ke dimensi gelapnya, menunggu waktu yang lain. Aethelgard diselamatkan, dan di tengah puing-puing kemenangan, Aurelia, Sang Pewaris, dinobatkan sebagai Ratu. Namun, kemegahan takhta terasa begitu dingin. Aurelia duduk di singgasana yang kini telah dipulihkan, marmernya bersinar, dan permata berharga berkilauan. Gaun kebesarannya terasa berat, dan mahkota di kepalanya, meskipun indah, terasa seperti beban. Di sekelilingnya, aula is
Última actualización: 2026-06-10
También te puede gustar
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status