Masuk
Ewan tahu pasti ada harta karun di dalam peti itu. Dia segera membukanya. Ketika melihat isi peti itu, wajahnya langsung dipenuhi rasa heran.Karena di dalam peti itu ... ada sebutir telur!Benar, itu memang sebutir telur. Bentuknya sangat mirip telur ayam, hanya saja ukurannya puluhan kali lebih besar. Beratnya sekitar belasan kilogram.Permukaan cangkangnya tidak terlalu halus. Saat disentuh, terasa jelas bagian-bagian yang tidak rata. Teksturnya bahkan sedikit mirip batu.Ewan mengetuk cangkang telur dengan jarinya. Dia mendapati cangkangnya sangat keras. Saat diketuk, terdengar suara dentingan seolah telur itu terbuat dari logam."Aneh ... telur apa ini?"Saat Ewan masih terheran-heran, tiba-tiba telur itu bergerak sedikit."Hm?"Dengan kepekaannya, Ewan langsung menangkap gerakan kecil itu. Dia segera menggunakan mata batin dan melihat ke dalam cangkang.Detik berikutnya, keheranan di wajahnya makin jelas. Setelah mata batin digunakan, pandangannya berhasil menembus cangkang.Namu
Setelah pintu perunggu terbuka, sebuah ruang rahasia terlihat.Ewan tidak langsung masuk dengan gegabah. Dia berdiri di ambang pintu dan melirik ke dalam ruang rahasia. Di dalamnya terdapat tiga buah peti.Ketiga peti itu seluruhnya terbuat dari emas. Bentuknya kuno dan megah, dan masing-masing peti dipasangi sebuah gembok tembaga model lama.Ewan mengamati sekeliling. Setelah memastikan tidak ada bahaya, barulah dia masuk ke dalam ruang rahasia. Dia berjalan ke depan salah satu peti.Ewan mengulurkan tangan dan memutar gembok tembaga hingga terbuka. Kemudian, dia mengangkat tutup peti yang berat dan melihat ke dalam. Raut keheranan langsung muncul di wajahnya."Sehelai pakaian?"Ewan sedikit terkejut. Dia tidak menyangka di dalam peti pertama ternyata tersimpan sebuah rompi. Namun, ini bukan rompi biasa, melainkan rompi yang ditenun dari sutra langit.Setipis sayap tonggeret.Sangat ringan.Ketika Ewan memegangnya, dia sama sekali tidak bisa merasakan bobotnya, seolah sedang memegang
Ewan terkesiap.Perlu diketahui, di seluruh dunia hanya ada kurang dari seratus negara yang memiliki cadangan emas, dan hanya 34 negara yang cadangan emasnya mencapai seratus ton.Di antaranya, negara dengan cadangan emas terbesar tentu saja merupakan negara adidaya nomor satu di dunia, yang memiliki lebih dari delapan ribu ton emas.Namun, di tempat ini ternyata terdapat dua puluh ribu ton emas, beberapa kali lipat lebih banyak daripada cadangan emas negara adidaya nomor satu di dunia."Pantas saja para pelindung dari begitu banyak negara datang untuk melindungi Keluarga Rodel. Sial, keluarga ini benar-benar kaya raya. Emas sebanyak ini bahkan cukup untuk membeli beberapa negara kecil.""Max oh Max, kalau dipikir-pikir, aku harus berterima kasih sama kamu. Kekayaan yang dikumpulkan keluargamu selama ratusan tahun pada akhirnya malah jatuh ke tanganku.""Aku kaya raya ... bukan, negaraku yang kaya raya.""Entah apakah Kantong Kosmik bisa menampung emas sebanyak ini?"Ewan segera mengel
Setelah menghabisi Max, Ewan segera mengeluarkan empat Kaldron Kosmik lainnya.Boom!Kaldron Kosmik tiba-tiba membesar, bagaikan empat gunung raksasa yang jatuh dari langit dan menghantam kastel secara membabi buta.Dalam sekejap, jeritan terdengar di mana-mana. Bangunan-bangunan dalam jumlah besar hancur berkeping-keping, sementara debu beterbangan memenuhi seluruh area. Dalam waktu kurang dari tiga menit, keluarga nomor satu di dunia itu telah sepenuhnya berubah menjadi reruntuhan.Tidak ada satu pun yang selamat!Setelah memusnahkan Keluarga Rodel, Ewan tidak langsung pergi.Keluarga ini adalah keluarga nomor satu di dunia dan memiliki hubungan bisnis dengan 90 persen negara di dunia. Sebagai markas utama mereka, tempat ini pasti menyimpan banyak harta berharga."Semua gara-gara bajingan Max itu. Sudah mati masih saja memercikkan darah ke punggung kakiku. Kalau bukan gara-gara dia, aku juga nggak akan menghancurkan kastel ini secepat itu.""Entah berapa banyak harta yang dihancurkan
Meskipun dia adalah kepala keluarga nomor satu di dunia, ketika menghadapi hidup dan mati, dia tidak berbeda sedikit pun dari orang biasa. Bahkan, dia mungkin lebih buruk daripada orang biasa.Orang kaya seperti dia justru lebih takut mati dibandingkan orang biasa.Seorang tokoh terkenal pernah berkata bahwa hal paling menyedihkan di dunia adalah ketika seseorang masih hidup tetapi tidak punya uang. Namun, ada yang lebih menyedihkan daripada itu. Yaitu ketika seseorang akan mati, tetapi uangnya masih belum habis dibelanjakan."Maaf, mohon maafkan kebodohanku."Saat berbicara, Max bahkan sudah menggunakan sapaan yang sangat hormat kepada Ewan. Terlihat jelas betapa takutnya dia saat ini."Pak Ewan, aku terlalu nggak tahu diri. Semuanya salahku. Aku mohon, ampuni nyawaku.""Aku punya banyak uang. Aku bisa memberikan banyak uang kepada Pak Ewan.""Asalkan Pak Ewan bersedia mengampuniku."Ewan bertanya, "Banyak uang itu berapa?"Max menjawab, "Aku akan kasih 20 triliun.""Nyawamu cuma bern
Max terkejut sekaligus marah.Setelah Dracula mati, dia menggantungkan harapan terakhirnya pada Sembilan Pelindung Negara. Siapa sangka, mereka malah melarikan diri."Sialan! Kalian adalah para pelindung, tapi malah kabur tanpa bertarung. Apa kalian nggak tahu malu?""Di mana harga diri kalian sebagai ahli tingkat maharaja?""Bagaimana dengan persahabatan kalian dengan Keluarga Rodel?""Bajingan!"Max begitu marah hingga nyaris muntah darah dan mati di tempat.Tiba-tiba, dia merasakan hawa pembunuhan yang dingin menyelimuti tubuhnya. Dia buru-buru mendongak dan melihat Ewan sedang menatapnya dengan sorot mata penuh niat membunuh."Celaka, bocah ini mau menyerangku."Meskipun Max tahu dirinya sudah tamat, dia masih ingin melakukan perlawanan terakhir. Dia pun berteriak keras, "Pasukan Berani Mati!"Begitu suaranya terdengar, sekelompok prajurit keluar dari dalam kastel. Jumlahnya lebih dari seratus orang. Mereka mengenakan zirah, membawa senapan mesin ringan, dan memancarkan aura pembun







