Share

ADU DOMBA

Author: suciradewi
last update publish date: 2026-05-13 10:18:57

“Mas, kasihan lho Rima belum makan. Dia nunggu kamu di meja makan. Kamu bete begini karena kedatangan Riko?” tanya Alda.

“Ya jelas aku kesal. Rima menerima tamu laki-laki ketika suaminya sedang tidak di rumah,” ungkap Fandi dengan wajah cemberut.

Rima yang berada di balik pintu terpaku mendengar ucapan Fandi. Ia ingin menjelaskannya namun ia tahu kakaknya pasti kesal. Alda sangat mengharamkan Rima masuk ke dalam kamar di saat ada Fandi di sana.

“Non, ayo dimakan makanannya nanti sup nya dingin,
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA   PERJANJIAN

    “Sayang? Kenapa kamu gak bilang akan datang ke sini?” tanya Hary.“Ini!” Olin melempar sebuah goodie bag berisi gaun ke atas sofa.Hary membukanya lalu memeluk Olin. “Maaf ya sayang. Aku tahu ini berat. Aku mohon sebentar lagi.”“Sampai kapan? Apalagi yang kamu tunggu? Bukankah seharusnya Alda sudah hancur karena skandal kemarin? Kenapa kamu malah membantunya?” protes Olin.“Aku gak mungkin mengatakan kebenaran soal anak yang dikandung Alda. Olin tak boleh tahu aku melakukannya malam itu hingga Alda hamil.”“Kita harus menghancurkannya hingga ia tak mungkin lagi bisa bangkit. Ada rahasia yang masih belum ku ketahui tentang Alda. Aku mohon beri aku waktu sebentar lagi,” pinta Hary.“Kamu tidak sedang berbohong ‘kan?” Olin menatap lekat mata Hary.“Bohong? Untuk apa aku berbohong? Aku melakukannya demi kematian Cika. Aku ingin Alda merasakan hal yang dirasakan oleh Cika,” mata Hary mulai basah.Olin memeluk erat kekasihnya. “Ya, kamu harus ingat dengan tujuan kita. Aku melakukannya demi

  • AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA   TUDUHAN PALSU

    ‎"Mengapa kamu mengingkarinya, Al. Bukankah kita telah berjanji akan merayakan hari ulang tahunmu bersama?" Hary meletakkan kue ulang tahun di tangannya di atas meja lalu merebahkan diri di atas ranjang.‎Pikirnya melayang teringat kisah manis di antara dirinya dan Alda beberapa tahun yang lalu.‎"Kak Hary!" Alda berlari ketika masuk ke dalam apartemen milik Hary. Wajahnya sangat panik melihat Hary tergeletak di lantai.‎"Happy birthday!" Hary membuka matanya lalu memeluk Alda dengan hangat.‎"Jadi, kamu bohongi aku?" Alda melepaskan pelukan Hary dengan kesal.‎Hary menahan tangan Alda sambil terkekeh.‎"Maaf, Al. Aku hanya bercanda. Aku ingin tahu seberapa cepat kamu datang ketika tahu aku sekarat."‎"Kamu tertawa? Kamu gak tahu bagaimana paniknya aku? Jantungku rasanya hampir lepas," protes Alda.‎"Cup," Hary mendaratkan bibirnya di bibir Alda. Wajah Alda seketika berubah warna. Pipinya merona karena tersipu malu.‎Hary mengulanginya dengan memberikan kecupan kedua. Alda membalasnya

  • AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA   ADIL

    POV. Pertemuan Rafael dan Hary.“Rafael?” Hary menghampiri pria yang menggunakan hoodie berwarna biru di meja paling pojok sebuah kafe.“Pak Hary?” Rafael beranjak dengan mata terbelalak.“Mau kemana? Kenapa kamu seperti ketakutan?” Hary menahan lengan Rafael.“Sial! Aku dijebak,” gerutu Rafael.“Jadi, bapak yang meminta saya untuk bertemu?” tanya Rafael.“Sebaiknya sekarang kamu duduk. Saya punya kesepakatan yang sangat menguntungkan untuk kamu,” Hary menepuk salah satu bahu Rafael.“Sekarang jelaskan pada saya. Apa tujuan pertemuan kamu dengan Bu Tika?” Hary menunjuk foto Rafael dan Bu Tika di sebuah club malam.Rafael terdiam dengan wajah gugup. Ia tak menyangka pertemuannya dengan Bu Tika di tempat yang menurutnya paling aman diketahui orang lain. Foto itu diambil dua hari sebelum skandal tentang kebohongan Alda terbongkar.“Kenapa? Kamu bingung kenapa saya bisa punya foto-foto ini?” tanya Hary dengan senyum sinis.“Kalau saya jawab, anda bisa kasih yang lebih besar dari Bu Tika?”

  • AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA   Suster Ida

    “Dari hasil pemeriksaan, Bu Rima mengalami kontraksi setelah mengonsumsi air rendaman rumput Fatimah. Ini sangat berbahaya, Pak. Beruntung janin dalam kandungannya kuat. Saya harap ke depannya bapak bisa lebih memperhatikan apapun yang dikonsumsi oleh Bu Rima,” ungkap Dokter Cindy.“Baik, Dokter. Terima kasih. Saya akan lebih perhatian terhadap istri saya,” Fandi berusaha tetap tenang. Ia melirik Rima yang masih terbaring lemah di ruang perawatan.“Suster Ida. Dia yang mengurus semua tentang Rima,” ujar Fandi dalam hati.“Mbak kamu ke rumah sakit sekarang!” Fandi menelepon asisten rumah tangganya.Fandi membuka tirai IGD tempat ia melihat Hary dan Alda. Namun tak ada siapapun di sana.“Ternyata benar, aku salah lihat.”**“Al, kamu yakin gak masalah? Kamu harus mendapat perawatan lebih lanjut. Kamu baru saja mengalami keguguran,” tanya Hary khawatir.“Aku gak mau suami aku tahu soal ini. Tolong rahasiakan semuanya, Kak,” jawab Alda dengan wajah sendu. Tubuhnya terbaring di atas ranjan

  • AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA   DENDA(M)

    POV. Pertengkaran Olin dan Hary di apartemen.“Sayang, kamu mau makan apa?” tanya Hary menatap layar ponselnya untuk memesan makanan online.“Terserah,” jawab Olin singkat.Hary menatap wajah Olin yang tampak kesal. “Sayang, kamu kenapa?” Hary menggenggam tangan Olin dengan lembut.“Ini!” Olin meletakkan sebuah goodie bag di atas meja.Hary membuka goodie bag tersebut. “Gaun yang dipakai Alda untuk syuting? Kenapa ada di kamu, sayang?”Olin tertawa getir. “Bukankah seharusnya aku yang bertanya? Kenapa Alda bisa memakai gaun milikku?”Hary tersentak. “Ya Tuhan, aku baru sadar kalau gaun ini milik Olin bukannya keperluan syuting,” gumam Hary dalam hati.“Maaf, sayang. Sepertinya aku salah mengambilkan gaun untuk keperluan syuting Alda kemarin.”“Jadi, Alda sudah menjalani syuting di apartemen pribadi kamu? Bukankah jadwal syuting akan dilakukan lusa? Aku kecewa sama kamu, Mas. Bisa-bisanya Alda mengembalikan gaun ini ke aku. Kalian hanya berdua kala itu?” Olin semakin kesal.“Tentu, tid

  • AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA   RAFAEL

    “Aku gak percaya kamu pergi secepat ini, Riko. Maafkan aku, Rik,” Rima menangis di depan pusara Riko.Ia masih tak percaya dengan apa yang terjadi pada sahabatnya.“Seandainya kemarin kita bertemu. Apakah takdir akan berubah?”“Rima, ayo kita pulang!” ajak Alda.“Ayo, sayang!” Fandi membantu Rima beranjak dari duduknya.Rima masih terpaku seraya memandangi makam Riko yang penuh dengan bunga.“Rima, kamu harus belajar mengikhlaskan Riko. Aku tahu kamu sangat menyesali apa yang terjadi pada Riko apalagi alasannya mengakhiri hidup karena cintanya bertepuk sebelah tangan,” ujar Alda dengan sengaja.Fandi dan Rima terkesiap.“Mengapa Alda bisa bicara seperti itu di depan orang banyak? Apakah dia sengaja?” gumam Fandi dalam hati.“Kak Alda bisa setega ini? Ia sengaja ingin semua orang tahu isi surat itu?” gumam Rima dalam hati.“Alda! Jaga bicaramu!” bentak Fandi.“Itu semua fakta, Mas. Kenapa kamu marah? Kamu gak boleh lho pilih kasih. Istri sah kamu itu aku dan saat ini aku juga sedang me

  • AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA   SATU GINJAL

    “Influencer berinisial “R” yang dijuluki si Malaikat mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak sebuah warung. Menurut hasil penyelidikan sementara, kecelakaan terjadi diduga karena mabuk,” Alda tersenyum lebar membaca berita di sosial media.“Akhirnya, si malaikat itu tumbang juga? Ini balasannya un

  • AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA   ANAK SIAPA?

    “Bu, maaf jika pertanyaan saya ini terdengar lancang,” ujar Mbak Asih.“Oh ya, Asih. Kemarin saat ditelepon saya belum bilang semuanya. Sesuai dugaan kamu, Rima memang sedang hamil. Anak dalam kandungannya adalah anak suami saya. Rima seorang gundik. Tugas kamu selain mengurus rumah ini, kamu juga

  • AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA   ORANG DARI MASA LALU

    “Ri, bagaimana kabar kamu? Apa semuanya baik-baik saja?” tanya Riko dalam pesan singkat.“Sejauh ini semuanya baik. Kak Alda jauh lebih tenang dari yang ku kira. Aku semakin merasa bersalah, Rik,” balas Rima.“Maksudmu, Kak Alda bersedia menjalani pernikahan poligami ini?” tanya Riko.“Tidak, Riko.

  • AKU ISTRI PERTAMA TETAPI AKULAH GUNDIKNYA   TIPU DAYA ALDA

    “Sayang, kamu sudah sadar?” Fandi mengecup lembut tangan Alda.Alda membuka matanya perlahan.“Mas Fandi. Aku cinta sama kamu, Mas,” ucapnya lirih.“Aku tidak akan pernah meninggalkan kamu. Aku hanya ingin meminta waktu untuk melepaskan Rima. Aku mohon, Al. Anak dalam kandungan Rima tidak bersalah.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status