Share

Bab 71

Penulis: Ayesha
Raline duduk di samping Devina untuk mengobrol, sementara Jay dan Raka membicarakan situasi politik dan ekonomi saat ini.

Tak lama kemudian, pikiran Raline sudah melayang ke luar ruangan. Dia ingin menemani Lambert.

Di area bermain anak, pandangan Brielle tiba-tiba menggelap dan kepalanya terasa pusing. Mungkin karena dia terlalu lelah akhir-akhir ini.

Dalam kepanikan, dia segera berpegangan pada lengan Lambert untuk menopang tubuhnya.

Lambert langsung menyadari kondisinya dan bertanya dengan kh
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (3)
goodnovel comment avatar
Rahma Diana Utami
lambert memiliki hati nurani shgga bs merasakan gmn perasaan brielle..smntra si dungu raka bnr2 hati nuraninya dimkn anjing spt raline..smga kelak apa yg brielle alami dg perlakuan raka akan raline alami jg biar tau rasanya menjd brielle
goodnovel comment avatar
Merry Ongko
Raline nuduh ga karuan..siapa Lo .
goodnovel comment avatar
Jihan Dwi Annisa
si Raline adik ipar songong juga kurang ajar..
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1372

    Raka hanya memandang Brielle dalam diam. Pikirannya dipenuhi perasaan yang rumit.Saat ini, dia sangat berharap ada seseorang yang bisa melihat pemandangan ini. Karena dia yakin, jika orang itu melihat Brielle seperti sekarang, dia pasti akan merasa sangat bangga.Orang itu adalah Adam.Ayah mertuanya.Brielle mewarisi bakat, keteguhan, dan kecintaan terhadap penelitian dari ayahnya dengan sempurna.Saat ini, dia berdiri dengan penuh percaya diri dan ketenangan, mengendalikan jalannya rapat. Dia menjawab setiap pertanyaan dari perwakilan militer dengan lancar dan terus-menerus mendapatkan pengakuan serta apresiasi dari mereka.Pada saat itu, ponsel Raka berdering. Dia melirik layarnya, lalu berdiri dan keluar melalui pintu belakang ruang rapat. Raka berjalan menuju sudut koridor yang tenang sebelum mengangkat telepon."Dokter."Suara Doktor Smith terdengar dari seberang sana, "Pak Raka, maaf mengganggu. Sesuai perjanjian, kami sudah berkali-kali menghubungi Bu Devina untuk memenuhi kew

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1371

    Setelah insiden fitnah terhadap Brielle terjadi, Lambert membatalkan proyek tersebut dan memecat para insinyur serta peneliti yang terlibat. Pada dasarnya, itu adalah cara untuk melindungi reputasi terakhir laboratorium Chiva.Tentu saja, tanpa disadari, tindakan itu juga membuatnya mendapatkan kesan baik dari Brielle.Pada masa itu, niat Lambert untuk mendekati Brielle terlihat sangat jelas. Saat itulah, Raka benar-benar merasakan tekanan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.Saat itu, Lambert tanpa ragu berdiri di sisi Brielle. Bahkan dia rela mengorbankan keuntungan bisnis yang sangat besar demi melindunginya. Ketegasan dan keyakinan seperti itu benar-benar mengejutkannya.Saat itu pula, Lambert berhasil melakukan sesuatu yang tidak mampu dilakukan olehnya. Memberikan keberpihakan dan perlindungan tanpa syarat kepada Brielle.Namun sekarang, karena dia sudah kembali berada di sisi Brielle, dia tidak akan membiarkan sejarah terulang lagi. Ada beberapa hal yang justru kehilangan m

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1370

    Lambert hanya akan menjadi seorang pengunjung dalam kehidupan Brielle. Setelah sempat berpapasan untuk sesaat, mereka ditakdirkan melaju ke arah yang berbeda. Meski sudah lama dia menyadari hal itu, saat ini tetap ada rasa kegetiran yang samar yang muncul di dalam hatinya.Tidak terlalu kuat, tetapi cukup jelas untuk dirasakan.Memahami sesuatu secara logis dan benar-benar menerimanya secara emosional memang dua hal yang berbeda. Dia mengagumi bakat Brielle. Dia menghormati keteguhan hatinya. Bahkan tanpa sadar tertarik pada kepercayaan diri Brielle saat bersinar di bidang yang paling dikuasainya.Namun, dia juga tahu dengan sangat jelas bahwa Brielle selalu menjaga jarak yang pas terhadap dirinya. Hanya rasa hormat dan rasa terima kasih sebagai seorang teman.Tidak lebih dari itu.Tadi di depan gerbang sekolah, dia melihat Raka duduk dengan begitu alami di kursi penumpang mobil Brielle. Dia melihat mereka pergi bersama.Kekompakan dan ikatan tak terlihat di antara mereka adalah sesuat

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1369

    Saat Faye kembali ke rumah, dia melihat ibunya yang tampak sangat lesu. Wajah yang biasanya terawat kini seolah menua beberapa tahun dalam semalam. Saat ini, dia dan ibunya harus menghadapi masalah ini dengan kepala dingin.Apa pun yang terjadi, dia tidak akan membiarkan Papanya serta Windy membawa kabur uang itu dan hidup santai di luar negeri.Kilatan kejam melintas di mata Faye. Dia sangat paham bahwa Papanya licik dan berpengalaman. Windy juga wanita yang sangat cerdas.Jika hanya mengandalkan kemampuan mereka berdua, Faye dan ibunya tidak akan mendapatkan keuntungan apa pun.Namun, bukti-bukti yang dimiliki Thoriq mengenai penyuapan bisnis dan pemindahan aset ilegal yang pernah dilakukan Papanya bisa menjadi senjata yang mematikan.Sebuah rencana berbahaya dengan cepat terbentuk di benaknya. Dia ingin memanfaatkan Thoriq untuk menekan Papanya dan menuntut uang tutup mulut dalam jumlah besar.Biarkan saja Papanya yang tidak tahu malu itu dan Thoriq saling menerkam satu sama lain. S

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1368

    Sejak kejadian pertama itu, Thoriq beberapa kali lagi memaksa Faye memenuhi permintaannya. Faye sebenarnya sangat ingin melapor ke polisi. Namun saat itu, Thoriq tidak hanya memegang bukti tentang ayahnya, tetapi juga menggunakan kejadian ketika dia melindungi Faye di MD sebagai ancaman.Faye tahu Thoriq adalah orang gila. Dia tidak berani memprovokasi Thoriq dan hanya bisa berusaha menjauhinya sebisa mungkin.Akan tetapi, malam ini berbeda. Dia harus mendapatkan informasi tentang anak di luar nikah ayahnya. Dia harus tahu siapa wanita yang bisa melahirkan anak diam-diam di bawah pengawasan ketat ibunya.Setelah makan malam yang sama sekali tidak bisa dinikmatinya, Faye akhirnya mengikuti Thoriq kembali ke apartemen yang sangat dia benci. Di bawah tatapan yang setengah mengisyaratkan dan setengah mengancam dari pria itu, dia tidak punya banyak pilihan.Setelah semuanya selesai, Faye menahan rasa tidak nyaman dan mual di seluruh tubuhnya. Dia segera mengenakan pakaiannya lalu bertanya,

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1367

    Setelah menenangkan ibunya beberapa saat melalui telepon, Faye menarik napas dalam-dalam lalu menelepon Thoriq, "Di mana kita bertemu?"Faye menahan emosinya dan memutuskan untuk menemui Thoriq guna mencari tahu tentang urusan ayahnya. Thoriq pernah bekerja di perusahaan ayahnya selama setahun. Dia pasti tahu cukup banyak rahasia pribadi ayahnya.Di seberang sana, Thoriq tampak sedikit terkejut dengan kesediaannya. Lalu, dia menyebutkan nama sebuah restoran yang berada tidak jauh dari rumahnya."Jam tujuh malam. Jangan sampai nggak datang."Setelah telepon ditutup, Faye kembali duduk di kursinya. Tampaknya informasi dari Thoriq memang benar. Dia tidak menyangka ayahnya benar-benar memiliki anak di luar nikah. Bahkan demi anak itu, ayahnya sekarang rela meninggalkan keluarganya sendiri.Memang benar.Terlahir dalam keluarga yang lebih mengutamakan anak laki-laki, sekeras apa pun dia berusaha, dia tetap tidak akan pernah mendapatkan perhatian khusus dari ayahnya.Saat itu juga, ponselnya

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 405

    "Papa!"Suara anak kecil tiba-tiba menggema di dalam aula pesta. Raka spontan menoleh dan matanya langsung menangkap sosok mungil di samping menara sampanye.Wajahnya seketika berubah kaget. Dia segera meletakkan gelas sampanye dan bergegas menghampiri. "Anya, kenapa kamu ada di sini?"Senyum di waj

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 382

    Kali ini, demi tidak menyeret Devina ke dalam masalah, Raline sengaja menanggung seluruh kesalahan sendiri.Saat itu, Raka turun ke bawah untuk mengambil air minum. Raline yang duduk di ruang tamu menatapnya dengan wajah penuh rasa bersalah, tapi Raka sama sekali tidak menanggapinya.Semakin diabaik

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 335

    Makan malam berakhir dalam suasana yang menyenangkan.Dengan sikap seorang gentleman, Lambert menarikkan kursi untuk Brielle, sementara dua anak kecil itu berpegangan tangan sambil melompat-lompat riang di depan mereka. Di bawah cahaya lampu restoran yang lembut, bayangan keempatnya terlihat begitu

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 315

    Setelah menutup telepon, Niro tersenyum. "Nenek sudah lama menanti kedatanganmu di rumah. Sepertinya dia sudah menyiapkan banyak makanan enak untuk menyambutmu."Kemudian, mereka memasuki kompleks perumahan bergaya villa. Niro mengajak Brielle masuk ke rumah dua lantai dengan halaman kecil di depann

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status