Share

Bab 21 Ritual Pagi

Author: R.yan
last update publish date: 2026-04-27 12:00:02

​Bab 21: Ritual Pagi

​Fajar di Akademi Aethelgard biasanya disambut dengan denting pedang yang beradu atau rapalan mantra para jenius. Namun, di kamar asrama nomor 303, fajar disambut oleh suasana yang jauh lebih mencekam bagi harga diri seorang ksatria. Kael Gold Glave berbaring kaku di atas tempat tidur Raka yang sempit. Wajahnya ia tutup memakai bantal busa, berharap ada yang menelan eksistensinya saat itu juga.

​Sebagai Nobel Knight Rank A, Kael memiliki refleks yang sanggup m
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 152: Pelanggan ke-100

    Bab 152: Pelanggan ke-100Mentari pagi menyinari jalan utama Distrik Satu.Embun masih menempel di dedaunan pot bunga yang berjajar rapi di depan bangunan kayu dua lantai bertuliskan Momo Cafe.Di depan pintu masih tergantung sebuah papan kayu kecil.CLOSERaka keluar sambil membawa sapu.Seperti biasa, ia menyapu halaman depan dengan ekspresi datarnya.Namun kali ini suasananya berbeda.Di depan cafe sudah terbentuk antrean pelanggan sejak pagi."Bos! Cepat buka cafenya!""Aku kehabisan Kue Strawberry kemarin!""Aku mau Banana Smoothies!"Raka hanya melirik sekilas."...Ramai."Di dalam cafe, Anna sibuk menyusun loyang-loyang cookies yang baru matang ke dalam etalase.Aroma mentega, pisang, dan vanila memenuhi seluruh ruangan.Tak jauh darinya, Chiki berlari kecil sambil membawa sebutir telur hangat."Ciii!"Anna tersenyum

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 151 – Pulang

    Bab 151 – PulangSuasana halaman Mansion Gold Glave kembali ramai setelah seluruh kekacauan hari itu berakhir.Para pelayan sibuk membuka gerbang, sementara kereta keluarga yang sedari tadi menunggu mulai bersiap berangkat.Raka, Marco, Bima, Elena, Amanda, dan Kael keluar dari ruang ganti dengan pakaian sehari-hari. Mereka tampak jauh lebih santai dibanding saat memakai pakaian pesta sebelumnya.Raka tersenyum."Ayo pulang."Di depan gerbang, Richard Ironheart sudah berdiri di samping keretanya sambil melambaikan tangan.Bima langsung berlari kecil."Ayah!"Richard tersenyum lebar."Ayo naik. Ayah sengaja menjemputmu. Daripada anakku pulang jalan kaki."Bima tertawa kecil sebelum naik ke dalam kereta.Elena ikut mendekat."Om Richard... boleh nebeng sampai Menara Sihir?""Boleh. Naik saja."Belum sempat Elena melangkah..."Hmph! Hmph!"

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 150: Curhatan Dede Ian

    Bab 150: Curhatan Dede IanKereta perang keluarga Gold Glave berhenti tepat di depan gerbang mansion.Alaric Gold Glave turun lebih dulu, masih mengenakan mantel Panglima Perang yang dipenuhi debu perjalanan.Di belakangnya, Richard Ironheart ikut turun sambil meregangkan bahunya."Capek juga. Sekalian saja aku jemput Bima. Daripada anak itu pulang sendiri," gumam Richard.Alaric mengangguk singkat."Aku juga ingin melihat keadaan Kael."Keduanya berjalan memasuki aula utama mansion.Belum sempat seorang pelayan menyambut...Langkah mereka mendadak berhenti."...""..."Di ruang tamu...Rose Gold Glave sedang menikmati teh dengan anggun.Kael duduk menunggu teman-temannya ganti baju.Dan di sofa panjang...Seorang pria tampan berwajah muda mengenakan onesie panda hitam putih sedang duduk memeluk boneka panda besar.Empeng masih meng

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 149 Fitting

    Bab 149 – FittingKereta milik Putri Amanda perlahan memasuki kawasan keluarga Goldglave.Semakin jauh mereka masuk, pemandangan di sekitar berubah drastis.Jalanan batu yang tertata rapi.Deretan taman mawar bermekaran di kedua sisi jalan.Air mancur marmer menghiasi halaman depan.Tak lama kemudian...Gerbang besi hitam perlahan terbuka.Di baliknya berdiri mansion megah tiga lantai dengan pilar-pilar putih menjulang tinggi. Dindingnya dihiasi ukiran emas yang elegan, sementara jendela-jendela kaca besar memantulkan cahaya matahari sore.Di sisi kiri mansion berdiri butik keluarga Goldglave yang terkenal di seluruh Kerajaan Aethelgard.Raka menghentikan langkahnya."...""Wow..."Kael tersenyum kecil."Selamat datang di rumahku, Kak."Raka masih menatap bangunan itu."Kael...""Ini rumahmu?""Iya."Raka menganggu

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 148 — Design

    Bab 148 — DesignMatahari mulai condong ke barat.Suasana Momo Cafe perlahan kembali tenang setelah kesibukan sejak pagi.Veronica dan para pengawalnya telah kembali menuju Serikat Dagang Aethelgard.Anna juga sudah selesai memanggang Banana Biscuit terakhir untuk hari itu.Sementara itu, Frans telah berpamitan untuk mengantarkan sampel ke Guild Petualang.Kini, hanya tersisa keluarga kecil Momo Cafe.Raka menghela napas panjang."Hari ini benar-benar sibuk."Jack tertawa kecil sambil menyandarkan cangkul di bahunya."Padahal kita baru panen pisang."Marco mengangguk."Siapa sangka buah itu langsung berubah jadi produk baru."Bima ikut tertawa."Aku masih penasaran bagaimana rasanya kalau dijadikan kue lain."Anna yang sedang membereskan dapur tersenyum kecil."Masih banyak yang bisa dicoba.""Mungkin nanti."Amanda yang se

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 147 — Ketua Guild

    Bab 147 — Ketua GuildSuasana Guild Petualang Aethelgard tetap ramai seperti biasanya.Para petualang memenuhi aula utama.Sebagian baru kembali dari dungeon.Sebagian lagi sedang memilih quest di papan misi.Di tengah keramaian itu...Seorang pria bertubuh kekar dengan rambut cokelat tua dan janggut tipis masih memegang sepotong Banana Biscuit di tangannya.Namanya...Roland Blackwood.Ketua Guild Petualang Aethelgard.Pria yang telah memimpin Guild selama belasan tahun.Ia terkenal ramah kepada para anggota, tetapi tidak ada satu pun petualang yang berani membangkang saat ia mulai serius.Roland kembali menggigit biskuit itu.Kress."...""Enak."Namun beberapa detik kemudian...Ia mengepalkan tangan kanannya."Hm?"Tatapannya berubah."Badanku...""...terasa lebih kuat."Frans tersenyu

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   bab 11 Bangsawan

    Bab 11: Bangsawan Di sudut gelap kandang kuda akademi yang berbau jerami dan tanah basah, Kael mengerang frustrasi. Urat-urat di leher dan lengannya menonjol ekstrem, memancarkan aura emas kemerahan khas ksatria Rank A yang sedang memusatkan seluruh energinya. Tangannya mencengkeram erat ujung pop

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   bab 10 berontak

    Bab 10: berontak Halaman belakang akademi kini menjadi sangat bersih, bahkan hampir mengkilap. Belasan senior dari tim elit Golden Griffon baru saja melesat pergi secepat kilat setelah meletakkan sapu mereka. Mereka meninggalkan debu yang mengepul dan aroma ketakutan yang pekat; seolah-olah mereka

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   bab 9 disiplin

    Bab 9: disiplin Sambil lanjut menyapu dedaunan kering yang berguguran di halaman belakang akademi, Raka merasakan saku celananya bergetar hebat. Ia merogoh botol susu artefaknya yang kini berpendar merah muda lembut. Jendela sistem muncul secara otomatis, memuntahkan rentetan notifikasi yang mem

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 8 Keadilan

    Bab 8: keadilanDebu pertempuran telah mengendap, namun atmosfer di Aula Utama Akademi Aethelgard justru memuncak hingga ke titik didih. Di tengah ruangan yang megah itu, Raka berdiri dengan tenang meskipun kedua tangannya terborgol sihir penekan mana yang berpendar ungu gelap. Di sampingnya,

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status