Share

Bab 99

Penulis: Adinasya Mahila
last update Tanggal publikasi: 2024-01-12 09:19:31
Rain tertawa, dia usap punggung Embun yang netranya tampak berkaca-kaca. Axel pun meminta sang putri untuk segera memotong kue itu karena dia juga tidak sabar mengetahui apa jenis kelamin cucunya.

Perlahan Embun memotong dengan membentuk segitiga, Ia mencoba mengintip kue itu dan seletika tak bisa
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Yessy Susanti
yg nyulik bodyguard ny Mama Bianca Rain wkwkwkkk
goodnovel comment avatar
Wida
yg menculikku adalah mama mertua tersayangku
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 111

    “Baby, itu daddy,” ucap Embun dengan senyuman manis. Karena kepalang tanggung untuk memindahkan Embun ke kamar persalinan, akhirnya dokter memutuskan untuk membawa beberapa alat ke sana. Terlebih persalinan itu tidak ada kendala, ibu dan bayinya sehat. Rain mendekat dengan mata yang berkaca-kaca,

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 110

    “Onty … onty, ya ampun aku harus bagaimana ini?” Una panik setelah mengabari Rain bahwa Embun sakit perut dan mungkin saja akan melahirkan. Remaja itu belutut di depan Embun dan malah bernafas dengan mulut sama seperti yang Embun lakukan. “Huh … hah … huh … hah, nafas onty nafas.” Una merasa perut

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 109

    Embun pun menoleh kebingungan, hingga Aura mendekat dan meraih tangannya Matanya tiba-tiba berkaca-kaca. “Aku minta maaf karena dulu jahat padamu, sebagai ABG labil yang sok berkuasa aku--” “Tidak apa-apa,” potong Embun cepat. Ia balas mengusap tangan Aura, baginya mendengar kata maaf dari gadis ya

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 108

    Dua Bulan kemudian Rain hari itu merasa ketar-ketir karena Embun masih saja berangkat bekerja. Kehamilan istrinya itu sudah melewati hari perkiraan lahir, tapi belum juga ada tanda-tanda Boo ingin terlahir ke dunia. Alasan Embun bersikeras bekerja hari itu karena ingin menemui sendiri klien yang ak

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 107

    “Dia sedang berdansa atau main bola? Anakmu sepertinya besok akan seperti kelinci yang suka melompat ke sana ke mari.” Bening menggelengkan kepala tak habis pikir, bibirnya tersenyum dan tangannya mulai membelokkan kemudi untuk membawa keluar mobil dari parkiran gedung. “Hiss … Tabebe, aku itu prin

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 106

    Sadar bahwa masalah tentang kelahiran mereka pasti akan terus menjadi kontroversi jika tidak segera diakhiri. Hari itu Bening dan Embun datang ke stasiun TV milik orangtua teman Bening. Keduanya ingin menceritakan sejarah kelahiran mereka. Baik Embun dan Bening sudah meminta izin pada orangtua masin

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 38

    Memilih untuk mengabaikan, Rain menelepon Embun berharap gadis itu belum tidur agar dia bisa mengambil baju gantinya. Ia berjalan keluar kamar saat Embun menjawab. Masih dengan ponsel yang menempel di telinga, Rain berdiri di depan kamar Embun hingga tak dia sadari sebuah pukulan mendarat di kepala

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 37

    “Bu Embun, apa yang Anda lakukan?” Manager hotel itu malah bertanya lagi dan membuat Embun kalang kabut.Resepsionis yang sedang bekerja pun memberi kode kedipan mata bahwa GMnya itu sedang bersembunyi, tapi si manager hotel yang tidak peka malah bertanya lagi.“Apa Anda mencari sesuatu, mari saya b

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 36

    💦💦“Aku baru tahu kalau kadal gurun itu mantan pacarmu,” ucap Rain saat Embun mengambil berkas yang baru saja dia tandatangani.“Maaf ya Pak, namanya Oskar. Mohon dicatat! Oskar, bukan kadal gurun.” Embun terlihat tidak suka saat Rain memanggil pria bule mantan kekasihnya itu dengan sebutan kadal

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 35

    “Makan siang bersama?” Embun masih tak percaya bahwa Rain menawarkan hal itu. Namun, dia sepertinya terlalu gede rasa menyangka Rain hanya mengajak makan berdua. Pria yang terlihat sangat tampan mengenakan kemeja berwarna biru muda itu menoleh ke staff divisi pemasaran yang masih berada di meja ker

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status