Share

Bab 2723

Author: Hazel
Di sisi lain, amarah Fiona sudah reda setelah mereka kembali ke hotel. Bahkan Fiona terus mengingat rasanya saat menunggangi ikan hiu yang berenang dengan cepat tadi sore.

Fiona berujar dengan antusias, "Tirta, besok kamu harus bawa kami menunggangi ikan hiu lagi. Oke?"

Tirta mengiakan, "Oke. Kamu dan Sherina mandi dulu, lalu aku mandi. Selesai mandi, kita tidur."

Fiona mengkritik, "Hei, pria abnormal! Masa kamu cuma memikirkan hal itu? Kamu benar-benar nggak romantis. Aku curiga bagaimana pria
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3262

    Alam rahasia surgawi adalah sebuah nama yang sangat kuno. Di antara begitu banyak kultivator yang hadir, mungkin hanya lima teratas dari 18 Orang Suci yang telah hidup paling lama yang benar-benar mengetahui makna di balik nama itu.Menurut legenda, tiga puluh ribu tahun yang lalu, nama dunia ini adalah dunia surgawi. Nama itu bahkan telah digunakan selama ratusan ribu tahun. Namanya terpaksa diganti menjadi dunia awani karena terjadi suatu perubahan besar dan tak seorang pun yang mengetahui alasan pasti di balik perubahan itu. Namun, lima Orang Suci teratas pernah mendengar legenda mengenai dunia surgawi.Konon, para kultivator pada masa itu semuanya sangat kuat. Jangankan tingkat pencapaian agung, bahkan tidak sedikit dari mereka yang sudah mencapai lebih jauh hingga mencapai tingkat pengguncang langit. Itu adalah masa yang dipenuhi para ahli dengan peradaban kultivasi yang makmur dan gemilang, sama sekali tidak dapat dibandingkan dengan para kultivator zaman sekarang."Mungkin di al

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3261

    "Tapi, aku nggak bermaksud mengancam kalian semua. Benda apa pun yang didapat dari reruntuhan ini dan selama itu bukan yang aku butuh, semuanya akan jadi milik orang yang mendapatkannya," lanjut Priya setelah melihat seluruh kerumunan itu.Ucapan itu langsung membuat semua orang yang berada di sana menghela napas lega. Jika tidak, mereka pasti sudah memilih untuk mundur daripada tetap tinggal di sana dan hanya menjadi pekerja yang menguntungkan orang lain."Baik, terima kasih atas kemurahan hati Nona Priya. Kalau begitu, silakan Nona Priya buka reruntuhan ini. Kami bersedia jadi yang pertama masuk untuk buka jalan bagi Nona," seru sekelompok kultivator tingkat penebas dewa secara serempak.Sebelum Priya sempat bergerak, anjing hitam besar itu sudah terlebih dulu berteriak dengan angkuh, "Sialan, bukannya tadi kalian para tua bangka ini masih berteriak-teriak? Sekarang malah menjilat dan pura-pura patuh. Aku beri tahu kalian. Kalau nggak bersujud dan minta maaf padaku, jangan harap ada

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3260

    Sekelompok kultivator itu dimaki habis-habisan oleh Raja Anjing hingga wajah mereka memerah.Namun, karena Tabib Suci ada di tempat itu, tidak seorang pun berani maju menerima tantangan. Bisa dibilang, dimaki oleh seekor anjing tanpa ada yang berani membalas, merupakan hal yang sangat memalukan."Hmph, benar-benar anjing yang mengandalkan kekuasaan tuannya. Nanti setelah masuk ke reruntuhan, aku ingin lihat sampai kapan kamu masih bisa bersikap sombong!"Tetap saja, ada beberapa orang yang melontarkan keluhan seperti itu."Sekumpulan orang tua! Setelah masuk ke reruntuhan, kalian juga nggak akan bisa berbuat apa-apa padaku!""Hmph, hmph, yang kutakutkan justru kalian menyinggungku sampai-sampai nggak bisa masuk ke reruntuhan!"Raja Anjing mengunci pandangannya pada beberapa lelaki tua yang berbicara tadi, lalu meniru gerakan manusia dan meludah dengan ekspresi meremehkan.Bagi para kultivator tingkat penebas dewa yang memiliki reputasi tinggi itu, penghinaan semacam ini tentu terasa ja

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3259

    Tabib Suci juga tidak mempermasalahkannya. Dengan wajah sedikit muram, dia berkata, "Baiklah, kita berangkat sekarang."Kemudian, dia berbalik kepada Tirta dan yang lainnya. "Tirta, tolong kalian pimpin jalan.""Nggak masalah, Kak." Tirta menjawab sambil menahan tawa.Bahkan sebelum dia sempat berbicara, Priya sudah lebih dulu melesat ke udara. Anjing hitam besar itu tentu juga diseret Tirta untuk ikut bersama. Hanya saja, anjing itu tidak bisa terbang.Tirta terpaksa membagi konsentrasinya dan mengendalikan dua Pedang Terbang sekaligus untuk membawanya terbang.Swiing! Swiing! Swiing! Hampir semua kultivator yang telah bersiap sejak semalam berangkat bersama.Sesaat kemudian, langit tampak seperti dihujani meteor. Berbagai jenis Pedang Terbang dan cahaya spiritual berwarna-warni membentuk pemandangan yang sangat indah.Mereka melesat dengan kecepatan tinggi sambil meninggalkan jejak panjang di belakangnya.Tak lama kemudian, semuanya berubah menjadi titik-titik hitam yang bahkan tidak

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3258

    Selain Tabib Suci, masih ada 17 orang suci dunia awani serta sejumlah kultivator kuat yang termasuk tokoh paling menonjol di antara para kultivator lainnya. Begitu melihat Tabib Suci memimpin Tirta dan rombongannya keluar dari gerbang Kebun Obat Suci, mereka langsung berbondong-bondong mendekat.Meski hanya menunggu semalam, cara mereka memandang rombongan itu sudah seperti narapidana yang mendekam sepuluh tahun di penjara lalu tiba-tiba melihat wanita cantik. Benar-benar penuh hasrat dan antusiasme yang sulit disembunyikan.Pendekar Suci berkata dengan tidak sabar, "Tiga Belas, sekarang kita sudah bisa berangkat, 'kan?"Pedang Terbang yang tergantung di pinggangnya juga berdengung tanpa henti, seolah siap menembus langit kapan saja.Sementara itu, orang suci peringkat ke-18, yaitu nenek tua yang tampak sangat renta hingga tubuhnya membungkuk, tersenyum sambil melangkah maju, memperlihatkan beberapa gigi yang masih tersisa."Kak, kamu buat adikmu ini menunggu begitu lama. Sekarang aku

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3257

    Jangan bilang Tirta berhati licik karena menjebak mereka, padahal mereka tidak punya dendam dengannya.Ini adalah dunia kultivasi, tempat yang kuat memangsa yang lemah. Kalau kultivator lain yang menguasai Pedang Penumpas Dewa milik Tirta, membunuh mereka saja sudah termasuk hukuman yang ringan.Dibandingkan dengan keserakahan mereka terhadap harta karun di dalam reruntuhan, pelajaran kecil yang diberikan Tirta sama sekali bukan apa-apa.'Hehe, semua ini juga berkat kerja sama Kakak. Setelah aku mendapat banyak keuntungan nanti, tentu aku nggak akan melupakanmu.' Tirta mengirim transmisi suara.'Kalau begitu, aku ucapkan terima kasih lebih dulu.' Tabib Suci juga tidak sungkan dan langsung menerimanya dengan senang hati."Oh ya, Kak, sejak datang ke dunia awani, aku masih belum mendapat kabar tentang Guru. Kamu tahu beliau pergi ke mana?" Inilah yang sebenarnya ingin Tirta tanyakan sejak sore tadi. Namun, urusan Sodam yang menyebarkan kabar telah membuatnya tertunda.Petani Suci memang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1937

    Tirta tertawa dan menanggapi, 'Kamu menolak, tapi reaksi tubuhmu nggak sesuai omonganmu!'"Manusia nggak tahu malu ... aku mau buat perhitungan denganmu!" balas gadis harimau putih. Didengar dari suaranya, sepertinya dia makin malu. Cakarnya masuk ke dalam baju Tirta.Awalnya Elisa memejamkan mata u

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1836

    Tirta tidak memperhatikan 2 pertandingan sebelumnya. Alasannya karena dia sudah tahu tim Negara Khalo tidak mampu melawan tim Negara Darsia. Tirta juga menebak Negara Raigorou pasti pasti dikalahkan Negara Aftab.Namun, kali ini tim Negara Darsia melawan tim Negara Yumai. Situasinya sangat berbeda.

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1904

    Tirta bisa menebak niat Shinta, jadi dia langsung menyetujuinya. Devika melihat Tirta tidak memperhatikannya dari tadi. Dia yang arogan mengeluh, "Hei, Tirta. Bagaimana dengan aku? Apa kamu nggak mencariku?"Tirta tersenyum kepada Devika dan juga menyetujuinya, "Mau. Setelah kembali, aku langsung ca

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1910

    Tirta juga tidak menemukan ide bagus untuk sementara waktu. Dia hanya bisa berkata, "Setelah aku pergi ke Sekte Mujarab, biar aku yang coba bicara dengan gurumu."Elisa bertanya dengan alis berkerut, "Tirta, kamu nggak ikut aku pergi ke Sekte Mujarab?"Tirta menjawab dengan ambigu, "Aku mau bantu gu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status