Share

Bab 700

Author: Hazel
"Hais, pamanmu nggak mungkin bohong padaku." Tabir menggeleng dan mengembuskan napas panjang. "Bukan cuma itu. Baru-baru ini kamu ada dengar soal kerja sama antara Keluarga Manggala dengan Keluarga Purnomo, 'kan?"

"Ya, aku tahu soal itu. Keluarga Purnomo punya aset senilai ratusan triliun. Keluarga Manggala beruntung sekali bisa kerja sama dengan mereka. Secara logika, Keluarga Purnomo nggak mungkin tertarik dengan aset Keluarga Manggala," sahut Aaris.

Tiba-tiba, Aaris menyadari sesuatu. Dia ber
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** bagus lanjut
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3326

    Gua itu sangat sederhana, semua yang ada di dalamnya dapat terlihat dengan sekali pandang. Jika memang ada formasi teleportasi, Tirta dan yang lainnya pasti bisa langsung menemukannya bahkan tanpa menggunakan kesadaran spiritual."Kalau memang nggak ada, ya sudah. Untung saja Lavanya nggak ikut masuk ke sini dan tetap di Kota Suci untuk siapkan berbagai bahan sebagai rencana cadangan," kata Tirta yang tidak begitu kecewa soal formasi teleportasi. Sebelum datang ke sini, dia juga sudah memperkirakan hasil seperti ini.Sekitar dua jam kemudian, Tirta akhirnya berhasil menstabilkan luka Selvi. Setelah membersihkan ranjang batu, dia membaringkan Selvi di atasnya untuk beristirahat."Bocah, aku benar-benar nggak menyangka kemampuan medismu ternyata memang nggak kalah dari si tua Tabib Suci itu. Karena kamu sudah susah payah begitu lama, bagaimana kalau kamu berbaring di sampingku untuk istirahat sebentar?" kata Selvi yang langsung membuka mata dan tersenyum jahil begitu Tirta membaringkanny

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3325

    Selvi mendengus malu-malu, tetapi tidak menyerang Tirta."Hehe. Tapi, Senior sama sekali nggak terlihat tua, bahkan gadis berusia delapan belas tahun pun nggak secantik Senior," kata Tirta sambil tersenyum makin puas."Dasar genit. Kalau kamu nggak bisa sembuhkan aku, nanti aku baru hitung semuanya denganmu," kata Selvi dengan nada kesal, tetapi hatinya berbunga-bunga.Bagaimanapun juga, wanita tetap wanita. Meskipun Selvi sudah hidup sepuluh ribu tahun, dia tetap merasa senang jika ada yang memuji kecantikannya. Apalagi kini kecantikannya memang luar biasa dan penampilan mudanya jauh melampaui wanita biasa.Setelah itu, Selvi tidak bertanya dan tidak mengatakan apa pun lagi. Dia berbaring di pelukan Tirta dengan santai dan tenang agar Tirta mengobati lukanya yang sangat parah. Dengan tubuh penuh luka dan hati dipenuhi rasa cemas, dia sudah mengerahkan seluruh tenaganya hanya untuk menemukan Tirta. Kini bahaya sudah berlalu, dia tanpa sadar melepaskan kewaspadaannya dan tertidur lelap.

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3324

    "Gawat. Orang itu sudah temukan tempat ini. Bocah-bocah, cepat lihat apa ada jalan keluar lain di dalam gua ini. Aku akan mengalihkan perhatiannya lagi," kata Selvi sambil mengernyitkan alis. Terlihat rasa sedih yang tidak sesuai penampilannya di wajah mudanya yang lembut seperti seorang gadis. Dia berusaha bangkit dengan wajah yang langsung memerah, tetapi itu jelas bukan rona yang alami.Namun, Tirta segera menghentikan Selvi. "Senior, aku hargai niat baikmu, tapi percayalah padaku sekali ini saja. Aku pasti nggak akan mengecewakanmu."Menghadapi Selvi yang mulutnya tajam tetapi hatinya lembut, hati Tirta terasa hangat. Tanpa panik sedikit pun, dia mengeluarkan kertas emas dan peta bintang. Dengan kesadaran ilahinya, dia mengendalikan kedua benda itu untuk melayang keluar dari gua dan berhenti tepat di pintu masuk.Setelah itu, Tirta tidak memedulikan keadaan di luar gua lagi dan tetap fokus untuk mengobati Selvi. Dia menyambungkan kembali meridian Selvi, menyatukan tulang-tulang yan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3323

    Setiap kali mengucapkan satu kata, Selvi akan memuntahkan cukup banyak darah dan membuat Tirta merasa iba. Selvi memang sudah menukar teknik kultivasinya dengan satu obat spiritual berusia sepuluh ribu tahun miliknya, tetapi dia yang sebenarnya memperoleh keuntungan. Oleh karena itu, saat melihat Selvi terluka seperti ini, dia tentu saja tidak akan tinggal diam."Senior, jangan panik. Selama ada aku di sini, aku nggak akan biarkan makhluk itu melukaimu lagi. Lukamu terlalu parah. Bersembunyilah dulu, biar aku obati lukamu," kata Tirta sambil menggendong Selvi dan berjalan ke depan gua, lalu menendang pintu batunya. Setelah pintu batu yang satunya lagi langsung hancur berkeping-keping, dia pun melangkah masuk ke dalam gua."Kita juga masuk," kata Irena dan Yumika sambil mengeluarkan artefak mereka untuk menerangi bagian dalam gua, lalu segera mengikut dari belakang.Di dalam gua, ternyata tidak ada pemandangan berupa batu spiritual menutupi lantai, obat spiritual memenuhi dinding, atau

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3322

    "Kamu pernah lihat tulisan tangan ini di mana?" tanya Tirta buru-buru. Apa mungkin pemilik gua ini masih berkelana di dunia awani hingga sekarang? Jika tidak, mengapa Yumika yang baru pertama kali datang ke tempat ini bisa merasa tulisan tangan itu begitu familier?"Aku nggak begitu ingat karena itu sudah terjadi sangat lama. Mungkin saja aku yang salah ingat. Atau mungkin aku pernah lihat tulisan yang mirip, jadi merasa familier," kata Yumika. Dia berusaha mengingat kembali dengan saksama, tetapi dia tetap tidak dapat memberikan jawaban yang pasti.Setelah mendengar itu, Tirta juga merasa kemungkinan besar Yumika yang sudah salah ingat."Bagaimana caranya buka pintu batu ini? Apa mungkin ada tempat legendaris yang bisa buat orang mencapai tingkat pencapaian agung yang sebenarnya di dalam gua ini?" tanya Irena sambil menatap pintu batu yang tebal itu dengan ekspresi gembira sekaligus hormat."Coba pakai kekuatan kasar," jawab Tirta sambil mengaktifkan mata tembus pandang dan memeriksa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3321

    Ruang hampa pun berubah bentuk.Setelah menunggu sampai pria itu benar-benar mati, Irena baru melangkah keluar. Beberapa saat kemudian, dia berkata dengan nada penuh penghinaan, "Aku rasa semuanya sudah dipakai untuk sempurnakan senjata spiritual ini. Benda ini cukup bagus, tapi aku nggak tahu apa Tirta akan suka ini atau nggak."Setelah tubuhnya berkelebat, Yumika juga muncul di dekat sana. Dia memungut cambuk naga itu, lalu menghapus jejak kesadaran ilahi pemilik sebelumnya dan berkata, "Irena, Kak Yumika, sepertinya Ilmu 18 Transformasi Jangkrik Emas benar-benar meningkatkan kekuatan kalian. Kalian sampai bisa bunuh seorang kultivator tingkat penebas dewa tahap akhir tanpa terluka sedikit pun."Saat itu, Tirta baru melangkah mendekat sambil tersenyum."Sayang, kamu sendiri saja sudah bisa bunuh seorang kultivator tingkat penebas dewa tahap akhir, jangan ejek kami lagi ya," kata Irena sambil menyimpan Pedang Haus Darahnya. Meskipun begitu, nada bicaranya tetap terdengar merasa bangga

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 486

    "Cari tahu apa yang sebenarnya terjadi!" Kadir sungguh murka dan terkejut. Dia ingin melayani Resnu dengan baik supaya kariernya terjamin di masa depan. Siapa sangka, malah terjadi hal di luar nalar seperti ini.Kalau sampai Resnu cacat, Kadir tidak akan bisa menyanjungnya lagi. Sudah syukur jika Res

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 442

    Tirta langsung memberikan dua butir Pil Kecantikan ke tangan kedua wanita itu. "Kalian berdua yang terpilih. Langsung minum saja pilnya, nggak usah terlalu banyak mikir. Setelah minum Pil Kecantikan kami ini, jerawat dan tanda lahir di wajah kalian akan langsung hilang."Semua orang di lokasi itu tam

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 484

    Tirta menggenggam tangan Bella untuk sengaja membuat Resnu kesal. Bukankah Resnu menyukai Bella? Jika ingin menyerang seseorang, seranglah hal yang paling menyakitkan baginya."Bu Bella, cuma penyu saja kok, nggak usah marah."Bella yang hampir tak bisa lagi menahan amarahnya, terkejut melihat Tirta y

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 532

    Ternyata, di antara kelompok ini, dua orang yang memimpin adalah Damar dan istrinya yang baru saja keluar dari penjara! Mereka adalah mantan mertua Melati! Sebulan yang lalu, mereka kembali dari luar kota dan melihat Melati berdarah dari celananya dan bahkan tidak bisa berdiri tegak. Mereka langsung

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status