Home / Young Adult / Don't Touch Me, Prince! / First Semester Closing Day

Share

First Semester Closing Day

last update publish date: 2026-07-27 23:50:23

Hari ini di SMA Cendekia, semua murid berkumpul di auditorium.

Pada hari ini adalah hari penutupan semester pertama. Serta pembagian rapor buat siswa-siswi SMA Cendekia.

"Sekarang kita mendengarkan sepatah kata dari ketua OSIS SMA Cendekia" ucap pembawa acara.

Alex sebagai ketua OSIS maju ke depan, di atas panggung, untuk menyampaikan sepatah kata nya.

Suara tepukan meriah terdengar di seluruh ruangan, saat Alex menaiki panggung.

"Sepertinya Alex sudah sehat sepenuhnya" bisik Sora di telinga Z
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Don't Touch Me, Prince!   Nembak or Lamaran

    Setelah acara balapan-balapan itu, Zara jadi terjebak pada malam itu juga.Well, kok dia merasa dijadikan bahan taruhan ya. Tapikan, dia juga yang kesusahan begini.Seperti malam ini. Dia terjebak dalam acara pernyataan cinta Axelle, atau yang disebut acara tembak-tembakan. Masalahnya, orangtua Zara juga berada disini. Orangtua Axelle juga ada disini. Bukan itu saja, orangtua Alex, Arzan, dan Arion juga berada disini.Ini acara nembak, atau lamaran sih. Pake bawa orangtua segala lagi. Inilah, yang membuat Zara kesusahan pada malam ini.Zara menggunakan dress putih, sama dengan warna kemeja Axelle. "Ini lo mau nembak, atau lamaran sih?!" kesal Zara.Axelle tersenyum. "Kalau lo anggap ini sebagai lamaran, no problem."Sedangkan ketiga cowok itu yang sedang memandangi Axelle dan Zara, sangat kesal bercampur marah. Apalagi Alex, dia benar-benar marah saat ini.Apalagi, karena Axelle pake acara undang orangtua segala lagi."Kok jadi Axelle yang bareng Zara, Alex?" tanya Sinta.Alex tidak

  • Don't Touch Me, Prince!   Balapan

    Seperti yang di sepakati. Zara akan pulang bareng Prince Charming dengan naik motor. Siapa yang nggak iri dengan Zara. Bisa mendapat empat cowok tampan sekaligus, itu adalah impian terindah para cewek-cewek.Siswi-siswi SMA Cendekia memekik histeris saat melihat Prince Charming menaiki motor sport. Oh My God, damage minta ampun.Zara yang mendengar suara teriakan itu, ingin sekali mengurungkan niatnya untuk tidak pulang bersama Prince Charming. Tapi dia masih sayang nyawanya. Dia tidak mau cari masalah dengan Prince Charming, apalagi cowok-cowok itu mempunyai sifat emosian, dingin, kejam, dan berjiwa iblis. Hoho... Zara tidak mau memancing emosi para jelmaan iblis tampan itu.Zara menaiki motor Arzan. Saat itu juga ada sebagian cewek yang pingsan saat Zara menaiki motor Arzan. Siapa lagi yang pingsan itu kalau bukan fans nya Arzan."Astaga, pake pingsan segala lagi" gumam Zara."Udah. Jangan pedulikan mereka." Arsan memberikan helm pada Zara. Zara memakai helm itu. "Udah siap pak

  • Don't Touch Me, Prince!   First Semester Closing Day

    Hari ini di SMA Cendekia, semua murid berkumpul di auditorium. Pada hari ini adalah hari penutupan semester pertama. Serta pembagian rapor buat siswa-siswi SMA Cendekia."Sekarang kita mendengarkan sepatah kata dari ketua OSIS SMA Cendekia" ucap pembawa acara.Alex sebagai ketua OSIS maju ke depan, di atas panggung, untuk menyampaikan sepatah kata nya.Suara tepukan meriah terdengar di seluruh ruangan, saat Alex menaiki panggung."Sepertinya Alex sudah sehat sepenuhnya" bisik Sora di telinga Zara. "Iya. Gue khawatir kalau dia tidak bisa datang hari ini" balas Zara dengan nada berbisik.Pandangan Zara kembali ke depan. Mendengarkan Alex yang sudah berbicara di depan semua orang.Rasa khawatirnya hilang, saat berpikir kalau Alex masih sepenuhnya pulih. Tapi melihat Alex berdiri di atas panggung, Zara dapat menghembuskan nafas lega."Kita akan bertemu kembali tahun depan dengan semester baru. Saya harap teman-teman semua lebih semangat untuk belajar di semester kedua." Alex mengakhiri

  • Don't Touch Me, Prince!   Back to Activities

    "Zara, suapin gue dong" ucap Alex dengan nada manja.Zara mendelik. Kenapa Alex tiba-tiba manja kepadanya."Punya tangan kan. Makan sendiri" ketusnya."Lo masih marah sama gue?" Zara memejamkan matanya. Menahan kekesalan di hatinya. Siapa yang marah coba, kalau disosor sembarangan."Jangan marah ya. Tadi gue khilaf.""Khilaf, khilaf. Lo emang dasar mesum ya" ucap Zara."Kan mesumnya juga sama lo Ra.""Alex! Jangan ngomong aneh-aneh.""Ya udah. Tapi suapin gue."Kalau mengingat Alex sakit karena dirinya, dia ogah menyuapi nya.Zara menyendok kan bubur ke dalam mulut Alex.Zara terus menyuapi Alex, sampai makannya habis."Makanan lo sudah habis. Lo istirahat sekarang." Zara bangkit berdiri dari kursinya."Lo mau kemana?""Mau pulang. Sudah mau malam soalnya" jawab Zara."Nginap disini ya. Temenin gue disini" pinta Alex."Gue mau pulang Alex. Besok gue kesini lagi.""Nggak. Lo harus tetap disini temenin gue" tegas Alex."Lah. Kok maksa.""Kalau gue maksa, emangnya kenapa?"Zara menggeru

  • Don't Touch Me, Prince!   Pulih

    Beberapa hari setelah operasi, Alex masih belum menunjukkan tanda-tanda siuman. Dia masih tetap berbaring sambil menutup mata, entah sampai kapan.Dan sudah menjadi kebiasaan Zara beberapa hari ini, setelah pulang sekolah, dia langsung ke rumah sakit menjenguk Alex. Zara mengambil tempat, duduk di samping kasur Alex."Apa kabar Alex? Lo masih betah aja tidur" ucapnya, tanpa ada sahutan dari Alex.Zara hanya bisa menguatkan dirinya untuk tidak menangis. Sejak Alex kecelakaan, dia menjadi sangat sensitif. Apalagi kalau berhubungan dengan Alex, dia benar-benar tidak sanggup.Zara mengingat-ingat kebersamaan Alex beberapa minggu yang lalu. Kata-kata Alex masih terngiang-ngiang di otaknya."Gue jadi pengen di khawatirin sama lo Zara""Gue ingin lo jadi istri gue di masa depan. Biar lo selalu perhatian dan khawatir sama gue""Gue suka sama lo. Gue tulus sama lo.""Kalau lo masih belum suka sama gue. Gue akan buat lo suka sama gue. Bukan cuman suka, gue akan buat jatuh cinta sama gue."Zara

  • Don't Touch Me, Prince!   Operasi

    Alex di bawa ke rumah sakit milik keluarganya. Dia langsung di bawa masuk ke ruang UGD.Sinta dan Bryan datang. "Tuan, Nyonya. Tuan Muda sudah di bawa masuk ke dalam ruangan" ucap salah satu dokter pada Bryan dan Sinta."Ma. Papa masuk dulu. Biar papa yang tangani Alex" ucap Bryan pada Sinta."Selamatkan Alex pa" ucap Sinta dengan tangis. Dia shock mendengar Alex kecelakaan."Tentu sayang." Bryan dan diikuti dokter lainnya masuk ke dalam ruang UGD. Zara berjalan mendekati Sinta sambil menundukkan kepalanya menahan tangisnya. "Zara minta maaf. Ini semua salah Zara..." lirihnya.Sinta menoleh ke arah Zara. Dia langsung memeluk nya. "Ini bukan salah kamu sayang..." Tangis Zara langsung pecah."Ini semua salah Zara Ma... hiks... hiks... Andaikan Zara tidak menyeberang sembarangan. Alex nggak akan kecelakaan..." tangis Zara.Sinta mengelus kepala Zara. "Alex akan selamat Zara. Itu pasti, kamu tenang saja."Bryan keluar dari ruang UGD. "Ma, Alex harus segera di operasi. Dia sudah kehilanga

  • Don't Touch Me, Prince!   Zara, Alex and Axelle

    Zara yang sedang membersihkan ruangan OSIS, tiba-tiba di kagetkan oleh kedatangan ketua OSIS. Siapa lagi kalau bukan Alex."Yang bersih nyapu nya" tegur Alex."Bodoh amat. Yang nyapu kan gue, jadi terserah gue dong." Zara menjulurkan lidahnya mengejek Alex.Alex tidak menanggapi Zara. Dia duduk di

  • Don't Touch Me, Prince!   Jadi Babu Iblis Tampan 2

    "Zara, beliin gue minum!" titah Arion pada Zara.Zara yang sedang asyik menulis di buku, harus menghentikan aktivitasnya. Dia pergi ke arah Arion."Mana uang beli minumannya?" Zara menyodorkan tangannya, meminta uang pada Arion."Pake uang lo lah. Masa pake uang gue" jawab Arion ketus."Tapi lo kan

  • Don't Touch Me, Prince!   Jadi Baby Iblis Tampan

    Zara Aurora adalah gadis yang menyandang status sebagai siswa kelas 10 di SMA Cendekia.Tapi sekarang, kehidupan sekolah yang diidam-idamkan nya pupus sudah, setelah mencari masalah dengan Prince Charming.Tap... Tap... Tap...Seorang gadis terus berlari di lorong sekolah. Dia seperti sedang menghi

  • Don't Touch Me, Prince!   Prince Charming

    Tap... Tap... Tap... Seorang gadis terus berlari di lorong sekolah. Dia seperti sedang menghindari sesuatu. "Zara...!" panggil Sora. "Lo kenapa lari-lari sih." "Sora, please... Bantuin gue untuk jauh dari mereka" mohon Zara sambil mengatupkan kedua tangannya. "Lo dikejar Prince Charming lagi" uj

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status