Share

Chapter 89

Author: Nananailalala
last update publish date: 2026-05-25 15:22:10

PLAKKK!!!

Suara tamparan itu cukup keras hingga kembali menarik perhatian semua orang yang hampir pergi. Hendry membelalakkan matanya sementara Sienna buru buru menghampiri Audrey.

Disisi lain, Audrey yang tiba tiba ditampar menatap Salsa dengan tak percaya dan kemarahan. Namun melirik ayahnya, ia tersenyum. Salsa berani memukulnya di depan ayahnya, dia sudah berakhir! Bagaimana mungkin ayahnya mentolerir perilakunya yang kasar dan tiba tiba menampar.

"Kak aku tahu aku salah, aku bisa meminta m
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 123

    "Ayah, apa ayah percaya anak itu adalah anak ayah? Bagaimana jika? Bagaimana jika kali ini Sienna juga berbohong?" Salsa tiba-tiba berkata, ia masih sulit untuk percaya. Jadi alam bawah sadarnya menggunakan hipotesis, menggunakan dugaan untuk menyangkal kebenaran secara sementara. Hendry mengangkat alisnya, ia jelas menyadari bahwa Salsa tampak begitu tidak menerima adik dari perut Sienna. Memang sulit di percaya, bahkan dirinya sebagai ayahnya juga merasa enggan mengakuinya hingga saat ini. Seperti ada rasa bersalah yang kuat pada mendiang istrinya dan putri kesayangannya. Sebuah pengkhianatan yang sulit untuk dimaafkan. Rasa mengganjal di hatinya, Hendry menundukkan kepalanya dan tidak mampu untuk berbicara. Namun ia tetap harus memberikan jawaban pada putrinya. Salsa masih muda, ia belum dewasa. Kabar ini juga bukan kabar baik untuknya. Hendry menarik nafas dalam dalam dan menekan rasa bersalahnya. "Ayah akan berpura pura dan bermain melanjutkan sandiwara ini. Kamu jaga diri baik

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 122

    Salsa melangkah turun dari taksi, ia sudah membuat janji dengan ayahnya. Bertemu kembali di sebuah restoran tempat mereka pernah makan bersama beberapa waktu yang lalu. Ketika Salsa masuk ke dalam, ia melihat sosok familiar duduk di salah satu kursi dekat jendela.Berapa hari dia tidak bertemu ayahnya, mengapa Salsa merasa ayahnya semakin tua? Salsa berjalan menghampiri ayahnya dengan langkah sedikit lebih cepat. Salsa melihatnya duduk disana dengan pandangan kosong. Entah apa yang dipikirkannya, namun punggungnya sedikit membungkuk terlihat penuh jejak kelelahan."Ayah..." Panggil Salsa dengan ekspresi rumit. Beberapa waktu lalu, ayahnya masih tampil sangat bersemangat. Namun, beberapa waktu sudah berlalu, dan semuanya berubah sedemikian rupa. Kondisi ayahnya jelas memburuk entah dengan alasan apa.Hendry segera tersadar ketika Salsa memanggilnya, ia mendongak dan terkejut melihat putrinya ternyata sudah berdiri di sampingnya. Hendry berdiri, membantu Salsa menarik kursinya. Untuk se

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 121

    "Hmm, Makasih paman." Ucap Salsa, ia tidak menyalahkan Akas. Dia tidak mengeluh atau menyebutkan apapun. Nadanya sangat tenang dan dingin, seperti yang dilakukannya hanya sebuah keharusan. Hal itu justru membuat Akas merasa sakit hati, ia lebih suka Salsa mengeluh dan bertingkah seperti putri manja.Ia ingin Salsa cemberut, berkata bahwa dirinya terlalu kasar sebelumnya. Namun Akas tidak memiliki hak menuntut dan berbicara. Statusnya semalam hanya sebagai debitur sementara Salsa sebagai seorang penyewa. Sebuah transaksi pembayaran yang dingin.Apakah kedepannya akan terus seperti ini? Akas jelas tidak ingin terus berada dalam kedinginan seperti ini. Rasanya seperti hampa dan kosong, namun ia tidak memiliki hak berbicara. Dia yang memulainya, dan Salsa hanya menerima tawarannya. Sesederhana itu!Beberapa waktu kemudian, Salsa berjalan keluar sudah dengan berpakaian rapi. Ia mengikat rambutnya dengan gaya ponytail, rok pendek berwarna putih dan kemeja berwarna merah muda. Gaya khas anak

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 120

    Selesai menyelesaikan panggilan telepon, Salsa mengembalikan handphonenya pada Akas. Namun fokus Akas tidak sedang berada di situ saat ini. Ia meraih dagu Salsa, kemudian memaksanya mendongak. Akas sedikit menundukkan kepalanya dan mencium bibir Salsa dengan ganas.Akas sudah memperhatikannya sejak awal, bibir merah merona yang terus menggoda dirinya untuk mengambil alih. Salsa membelalakkan matanya terkejut. Ia ingin mendorong Akas menjauh, namun pelukan Akas dari belakang ini mencengkram dirinya dengan kuat. Tangan Akas yang lebar memeluk pinggangnya dan menyelimutinya.Salsa yang merasakan suhu tubuh Akas melonjak drastis, ciuman yang dahsyat ini membuatnya perlahan kehilangan kendali. Tidak ada yang berbicara, tidak ada yang meminta, atau mengisyaratkan sesuatu. Dalam hubungan seperti ini, tidak ada kejelasan dan hanya berisi kesepakatan bersama.Salsa tidak mengatakan apapun, ia tidak meminta penjelasan, tidak memaksakan status. Ia hanya duduk di pangkuan Noah, memeluk leher Noah

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 119

    "album foto ini benar-benar dari ayah?" Salsa bertanya dengan suara serak. Matanya sudah memerah dan pelumpuknya sudah penuh dengan air mata. Ia melihat catatan memori di belakang setiap foto. Beberapa ditulis oleh ibunya dan beberapa ditulis oleh ayahnya. Ibunya menceritakan banyak hal tentang ayahnya, tentang memori yang tidak ingat. Tentang masa kecilnya yang tak pernah masuk dalam kode ingatannya. Ucapan-ucapan itu pernah kelembutan, kadang terdapat keluhan terkadang terdapat harapan. Ayah dan ibunya tidak pernah berharap besar padanya, mereka tidak memiliki harapan tinggi agar selesai mencapai status dan kekayaan yang luar biasa. Ayah dan ibunya hanya ingin Salsa bahagia dan sehat selalu dimata pun ia berada. Orang tua ini cukup romantis! Pikir Salsa ketika ia melihat catatan ayahnya dibalik salah satu foto.Ada begitu banyak foto ibu dan ayahnya juga dirinya. Sekarang Salsa merasa seolah-olah menjadi lelucon, Salsa manira dia hanya mempunyai satu foto yang tersisa. Ternyata ay

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 118

    Tiba di apartemen, Akas melihat sosok yang familiar sedang duduk di sofa. Namun, tidak seperti biasanya, tidak ada cemilan di sekelilingnya juga tidak ada suara televisi yang menyala. Akas menyebutkan matanya, ia melihat punggung yang familiar itu. Begitu Akas berjalan mendekat, ia dapat melihat bahwa itu benar-benar Salsa dan bukan orang lain. Saat ini Salsa masih mengenakan seragam sekolahnya. Iya duduk di sofa dalam diam, tenggelam dalam pikirannya tanpa menyadari Akas yang terus berjalan mendekat. Tangannya memegang sebuah foto, sebuah foto yang berhasil diperbaiki oleh tukang restorasi. Akas bisa melihatnya, foto itu adalah foto seorang gadis kecil bersama seorang wanita yang sangat familiar. Mengapa itu familiar? Karena Akas baru saja melihatnya di album foto yang diberikan oleh Hendry. Keduanya tersenyum cerah ke arah kamera, mengenakan gaun putih yang senada. Wajah mereka sebelas dua belas mirip, Salsa benar-benar seperti cetakan kecilnya. Akas mungkin tidak bisa mendengar

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 43

    Carles yang mendengar pertanyaan itu melirik Adam dengan ringan. "Ya begitu, apa lagi yang harus ku lakukan? Lagipula kita berdua sama sama mau." Ucap Carles ringan. Adam mengerutkan keningnya dan bertanya kembali. "Lalu bagaimana jika kita berdua dalam keadaan tidak sadar?" Tanyanya dengan ragu.

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 42

    Bar Malam yang berada di kota asing, negeri seberang. Isla dan Adam memesan sebuah kamar VIP. Duduk di sofa kulit, Adam tampak sibuk mengirim pesan sementara Isla sudah mulai menuangkan wine merah ke dalam gelas anggurnya."Pria tua itu hanya bisa bekerja, seperti robot tanpa emosi. Ada wanita cant

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 41

    Di seberang lautan, negara asing yang penuh dengan kebebasan. Wanita dan pria berambut pirang dan berkulit putih ada dimana mana. Beberapa bergandengan tangan mesra dan berciuman intens di pinggir jalan raya.Isla Josephine, wanita cantik itu baru saja turun dari pesawat pribadi milik suaminya. Ia

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 29

    Night bar, malam hari. Salsa terhuyung kembali ke tempat duduknya. Ia memesan beberapa botol bir lagi dan meneguknya habis. Matanya tidak bisa fokus dan air mata terus menetes entah mengapa. Padahal ia sudah berkata pada dirinya sendiri bahwa semuanya akan baik baik saja, namun melihat ayahnya memi

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status