Share

Chapter 41

Author: Nananailalala
last update publish date: 2026-04-10 15:40:00

Di seberang lautan, negara asing yang penuh dengan kebebasan. Wanita dan pria berambut pirang dan berkulit putih ada dimana mana. Beberapa bergandengan tangan mesra dan berciuman intens di pinggir jalan raya.

Isla Josephine, wanita cantik itu baru saja turun dari pesawat pribadi milik suaminya. Ia mengenakan kacamata hitam, topi matahari berwarna kuning dan gaun putih kemerahan yang indah. Ia memiliki ekspresi dingin namun penuh keanggunan seorang putri bangsawan.

"Dimana Adam sekarang?" Tanya
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 122

    Salsa melangkah turun dari taksi, ia sudah membuat janji dengan ayahnya. Bertemu kembali di sebuah restoran tempat mereka pernah makan bersama beberapa waktu yang lalu. Ketika Salsa masuk ke dalam, ia melihat sosok familiar duduk di salah satu kursi dekat jendela.Berapa hari dia tidak bertemu ayahnya, mengapa Salsa merasa ayahnya semakin tua? Salsa berjalan menghampiri ayahnya dengan langkah sedikit lebih cepat. Salsa melihatnya duduk disana dengan pandangan kosong. Entah apa yang dipikirkannya, namun punggungnya sedikit membungkuk terlihat penuh jejak kelelahan."Ayah..." Panggil Salsa dengan ekspresi rumit. Beberapa waktu lalu, ayahnya masih tampil sangat bersemangat. Namun, beberapa waktu sudah berlalu, dan semuanya berubah sedemikian rupa. Kondisi ayahnya jelas memburuk entah dengan alasan apa.Hendry segera tersadar ketika Salsa memanggilnya, ia mendongak dan terkejut melihat putrinya ternyata sudah berdiri di sampingnya. Hendry berdiri, membantu Salsa menarik kursinya. Untuk se

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 121

    "Hmm, Makasih paman." Ucap Salsa, ia tidak menyalahkan Akas. Dia tidak mengeluh atau menyebutkan apapun. Nadanya sangat tenang dan dingin, seperti yang dilakukannya hanya sebuah keharusan. Hal itu justru membuat Akas merasa sakit hati, ia lebih suka Salsa mengeluh dan bertingkah seperti putri manja.Ia ingin Salsa cemberut, berkata bahwa dirinya terlalu kasar sebelumnya. Namun Akas tidak memiliki hak menuntut dan berbicara. Statusnya semalam hanya sebagai debitur sementara Salsa sebagai seorang penyewa. Sebuah transaksi pembayaran yang dingin.Apakah kedepannya akan terus seperti ini? Akas jelas tidak ingin terus berada dalam kedinginan seperti ini. Rasanya seperti hampa dan kosong, namun ia tidak memiliki hak berbicara. Dia yang memulainya, dan Salsa hanya menerima tawarannya. Sesederhana itu!Beberapa waktu kemudian, Salsa berjalan keluar sudah dengan berpakaian rapi. Ia mengikat rambutnya dengan gaya ponytail, rok pendek berwarna putih dan kemeja berwarna merah muda. Gaya khas anak

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 120

    Selesai menyelesaikan panggilan telepon, Salsa mengembalikan handphonenya pada Akas. Namun fokus Akas tidak sedang berada di situ saat ini. Ia meraih dagu Salsa, kemudian memaksanya mendongak. Akas sedikit menundukkan kepalanya dan mencium bibir Salsa dengan ganas.Akas sudah memperhatikannya sejak awal, bibir merah merona yang terus menggoda dirinya untuk mengambil alih. Salsa membelalakkan matanya terkejut. Ia ingin mendorong Akas menjauh, namun pelukan Akas dari belakang ini mencengkram dirinya dengan kuat. Tangan Akas yang lebar memeluk pinggangnya dan menyelimutinya.Salsa yang merasakan suhu tubuh Akas melonjak drastis, ciuman yang dahsyat ini membuatnya perlahan kehilangan kendali. Tidak ada yang berbicara, tidak ada yang meminta, atau mengisyaratkan sesuatu. Dalam hubungan seperti ini, tidak ada kejelasan dan hanya berisi kesepakatan bersama.Salsa tidak mengatakan apapun, ia tidak meminta penjelasan, tidak memaksakan status. Ia hanya duduk di pangkuan Noah, memeluk leher Noah

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 119

    "album foto ini benar-benar dari ayah?" Salsa bertanya dengan suara serak. Matanya sudah memerah dan pelumpuknya sudah penuh dengan air mata. Ia melihat catatan memori di belakang setiap foto. Beberapa ditulis oleh ibunya dan beberapa ditulis oleh ayahnya. Ibunya menceritakan banyak hal tentang ayahnya, tentang memori yang tidak ingat. Tentang masa kecilnya yang tak pernah masuk dalam kode ingatannya. Ucapan-ucapan itu pernah kelembutan, kadang terdapat keluhan terkadang terdapat harapan. Ayah dan ibunya tidak pernah berharap besar padanya, mereka tidak memiliki harapan tinggi agar selesai mencapai status dan kekayaan yang luar biasa. Ayah dan ibunya hanya ingin Salsa bahagia dan sehat selalu dimata pun ia berada. Orang tua ini cukup romantis! Pikir Salsa ketika ia melihat catatan ayahnya dibalik salah satu foto.Ada begitu banyak foto ibu dan ayahnya juga dirinya. Sekarang Salsa merasa seolah-olah menjadi lelucon, Salsa manira dia hanya mempunyai satu foto yang tersisa. Ternyata ay

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 118

    Tiba di apartemen, Akas melihat sosok yang familiar sedang duduk di sofa. Namun, tidak seperti biasanya, tidak ada cemilan di sekelilingnya juga tidak ada suara televisi yang menyala. Akas menyebutkan matanya, ia melihat punggung yang familiar itu. Begitu Akas berjalan mendekat, ia dapat melihat bahwa itu benar-benar Salsa dan bukan orang lain. Saat ini Salsa masih mengenakan seragam sekolahnya. Iya duduk di sofa dalam diam, tenggelam dalam pikirannya tanpa menyadari Akas yang terus berjalan mendekat. Tangannya memegang sebuah foto, sebuah foto yang berhasil diperbaiki oleh tukang restorasi. Akas bisa melihatnya, foto itu adalah foto seorang gadis kecil bersama seorang wanita yang sangat familiar. Mengapa itu familiar? Karena Akas baru saja melihatnya di album foto yang diberikan oleh Hendry. Keduanya tersenyum cerah ke arah kamera, mengenakan gaun putih yang senada. Wajah mereka sebelas dua belas mirip, Salsa benar-benar seperti cetakan kecilnya. Akas mungkin tidak bisa mendengar

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 117

    Akas mengambil album foto tersebut, dan membuka beberapa halaman di antaranya. Mendengar apa yang Hendry katakan, Akas sedikit memahami akar masalah ayah dan anak ini. Ternyata kurang nya komunikasi menyebabkan banyaknya kesalahpahaman. "Lalu bagaimana kamu akan memberitahukan tentang kehamilan Sienna?" Akas menyesap tehnya dan bertanya. Pertanyaan tersebut jelas membuat Hendry tersentak dan terdiam tidak mampu untuk membalas dan berbicara.Hendry bertanya dengan ragu, "Apa itu masih perlu diberitahukan?" Bukan berarti ia ingin menyembunyikannya dari Salsa. Namun, Hendry tidak ingin selesai merasa tersakiti oleh kehadiran orang lain di rumah mereka. Jika emosi Salsa bisa tertahan dan ia kembali tenang Hendry mungkin ingin membicarakannya baik-baik. Namun jika membicarakannya sekarang, Hendri takut Salsa akan kabur lebih jauh'Hal ini memang tidak bisa dihindari, memang seorang Tuan Putri. Itulah Salsa miliknya, sifatnya memang seperti itu.' Akas mau tidak mau bergumam dalam hatinya.

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 17

    Ekspresi beberapa guru berikutnya juga berubah, dan mereka merasa keringat dingin membasahi punggung mereka. Wajah mereka pucat pasi dan beberapa bahkan pingsan dan terjatuh di tempat. Keadaan berubah dengan kecepatan yang dapat dilihat oleh mata telanjang yang membuat banyak murid yang tersisa dan

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 8

    Otak Salsa seakan akan tidak mampu merespon informasi yang baru diperolehnya. Ia berjalan linglung dengan bantuan Crystal dan seluruh matanya menatap kosong pada sosok tersebut.Mendengar suara langkah kaki mendengar, dua orang yang berada di ruang tamu utu juga mengalihkan pandangannya. Ketika Hen

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 7 Revisi

    Beruntungnya, ketika Salsa melihat Crystal hendak bergegas menyerbu pintu hotel tanpa pikir panjang, Salsa akhirnya menghentikannya tepat waktu. "Crystal, tidak sekarang!" Ucap Salsa dengan alis mengerut. Hatinya menjadi hangat mendengar kata kata Crystal. Kali ini ia tidak akan salah pilih teman l

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 6 Revisi

    Akas sedikit terkejut ketika Salsa bahkan menolak kontaknya. Melihat Salsa yang buru buru berbalik hendak pergi, Akas mengeluarkan kartu nama miliknya dari dalam dompetnya. "Setidaknya kamu bisa menerima kartu nama ini kan? Hubungi aku jika kamu butuh sesuatu." Ucap Akas dengan sedikit kelembutan. S

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status