Share

Chapter 40

Author: Nananailalala
last update Petsa ng paglalathala: 2026-04-09 15:14:26

Yang tidak diketahui Salsa, di perusahaan Akas hari itu suasana tampak jauh lebih mencekam. Dengan seorang pemimpin yang workaholic dan kapitalis, hidup para karyawan di perusahaan Akas tidak bisa di bilang mudah. Namun semua kerja keras yang kamu lakukan disini akan mendapatkan hasil yang sepadan. Karena itulah banyak pekerja dari seluruh dunia dengan berbagai gelar, keterampilan, berusaha memasuki gerbang perusahaan Akas.

Akas selalu menerapkan peraturan yang ketat namun juga longgar, ia tida
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 123

    "Ayah, apa ayah percaya anak itu adalah anak ayah? Bagaimana jika? Bagaimana jika kali ini Sienna juga berbohong?" Salsa tiba-tiba berkata, ia masih sulit untuk percaya. Jadi alam bawah sadarnya menggunakan hipotesis, menggunakan dugaan untuk menyangkal kebenaran secara sementara. Hendry mengangkat alisnya, ia jelas menyadari bahwa Salsa tampak begitu tidak menerima adik dari perut Sienna. Memang sulit di percaya, bahkan dirinya sebagai ayahnya juga merasa enggan mengakuinya hingga saat ini. Seperti ada rasa bersalah yang kuat pada mendiang istrinya dan putri kesayangannya. Sebuah pengkhianatan yang sulit untuk dimaafkan. Rasa mengganjal di hatinya, Hendry menundukkan kepalanya dan tidak mampu untuk berbicara. Namun ia tetap harus memberikan jawaban pada putrinya. Salsa masih muda, ia belum dewasa. Kabar ini juga bukan kabar baik untuknya. Hendry menarik nafas dalam dalam dan menekan rasa bersalahnya. "Ayah akan berpura pura dan bermain melanjutkan sandiwara ini. Kamu jaga diri baik

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 122

    Salsa melangkah turun dari taksi, ia sudah membuat janji dengan ayahnya. Bertemu kembali di sebuah restoran tempat mereka pernah makan bersama beberapa waktu yang lalu. Ketika Salsa masuk ke dalam, ia melihat sosok familiar duduk di salah satu kursi dekat jendela.Berapa hari dia tidak bertemu ayahnya, mengapa Salsa merasa ayahnya semakin tua? Salsa berjalan menghampiri ayahnya dengan langkah sedikit lebih cepat. Salsa melihatnya duduk disana dengan pandangan kosong. Entah apa yang dipikirkannya, namun punggungnya sedikit membungkuk terlihat penuh jejak kelelahan."Ayah..." Panggil Salsa dengan ekspresi rumit. Beberapa waktu lalu, ayahnya masih tampil sangat bersemangat. Namun, beberapa waktu sudah berlalu, dan semuanya berubah sedemikian rupa. Kondisi ayahnya jelas memburuk entah dengan alasan apa.Hendry segera tersadar ketika Salsa memanggilnya, ia mendongak dan terkejut melihat putrinya ternyata sudah berdiri di sampingnya. Hendry berdiri, membantu Salsa menarik kursinya. Untuk se

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 121

    "Hmm, Makasih paman." Ucap Salsa, ia tidak menyalahkan Akas. Dia tidak mengeluh atau menyebutkan apapun. Nadanya sangat tenang dan dingin, seperti yang dilakukannya hanya sebuah keharusan. Hal itu justru membuat Akas merasa sakit hati, ia lebih suka Salsa mengeluh dan bertingkah seperti putri manja.Ia ingin Salsa cemberut, berkata bahwa dirinya terlalu kasar sebelumnya. Namun Akas tidak memiliki hak menuntut dan berbicara. Statusnya semalam hanya sebagai debitur sementara Salsa sebagai seorang penyewa. Sebuah transaksi pembayaran yang dingin.Apakah kedepannya akan terus seperti ini? Akas jelas tidak ingin terus berada dalam kedinginan seperti ini. Rasanya seperti hampa dan kosong, namun ia tidak memiliki hak berbicara. Dia yang memulainya, dan Salsa hanya menerima tawarannya. Sesederhana itu!Beberapa waktu kemudian, Salsa berjalan keluar sudah dengan berpakaian rapi. Ia mengikat rambutnya dengan gaya ponytail, rok pendek berwarna putih dan kemeja berwarna merah muda. Gaya khas anak

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 120

    Selesai menyelesaikan panggilan telepon, Salsa mengembalikan handphonenya pada Akas. Namun fokus Akas tidak sedang berada di situ saat ini. Ia meraih dagu Salsa, kemudian memaksanya mendongak. Akas sedikit menundukkan kepalanya dan mencium bibir Salsa dengan ganas.Akas sudah memperhatikannya sejak awal, bibir merah merona yang terus menggoda dirinya untuk mengambil alih. Salsa membelalakkan matanya terkejut. Ia ingin mendorong Akas menjauh, namun pelukan Akas dari belakang ini mencengkram dirinya dengan kuat. Tangan Akas yang lebar memeluk pinggangnya dan menyelimutinya.Salsa yang merasakan suhu tubuh Akas melonjak drastis, ciuman yang dahsyat ini membuatnya perlahan kehilangan kendali. Tidak ada yang berbicara, tidak ada yang meminta, atau mengisyaratkan sesuatu. Dalam hubungan seperti ini, tidak ada kejelasan dan hanya berisi kesepakatan bersama.Salsa tidak mengatakan apapun, ia tidak meminta penjelasan, tidak memaksakan status. Ia hanya duduk di pangkuan Noah, memeluk leher Noah

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 119

    "album foto ini benar-benar dari ayah?" Salsa bertanya dengan suara serak. Matanya sudah memerah dan pelumpuknya sudah penuh dengan air mata. Ia melihat catatan memori di belakang setiap foto. Beberapa ditulis oleh ibunya dan beberapa ditulis oleh ayahnya. Ibunya menceritakan banyak hal tentang ayahnya, tentang memori yang tidak ingat. Tentang masa kecilnya yang tak pernah masuk dalam kode ingatannya. Ucapan-ucapan itu pernah kelembutan, kadang terdapat keluhan terkadang terdapat harapan. Ayah dan ibunya tidak pernah berharap besar padanya, mereka tidak memiliki harapan tinggi agar selesai mencapai status dan kekayaan yang luar biasa. Ayah dan ibunya hanya ingin Salsa bahagia dan sehat selalu dimata pun ia berada. Orang tua ini cukup romantis! Pikir Salsa ketika ia melihat catatan ayahnya dibalik salah satu foto.Ada begitu banyak foto ibu dan ayahnya juga dirinya. Sekarang Salsa merasa seolah-olah menjadi lelucon, Salsa manira dia hanya mempunyai satu foto yang tersisa. Ternyata ay

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 118

    Tiba di apartemen, Akas melihat sosok yang familiar sedang duduk di sofa. Namun, tidak seperti biasanya, tidak ada cemilan di sekelilingnya juga tidak ada suara televisi yang menyala. Akas menyebutkan matanya, ia melihat punggung yang familiar itu. Begitu Akas berjalan mendekat, ia dapat melihat bahwa itu benar-benar Salsa dan bukan orang lain. Saat ini Salsa masih mengenakan seragam sekolahnya. Iya duduk di sofa dalam diam, tenggelam dalam pikirannya tanpa menyadari Akas yang terus berjalan mendekat. Tangannya memegang sebuah foto, sebuah foto yang berhasil diperbaiki oleh tukang restorasi. Akas bisa melihatnya, foto itu adalah foto seorang gadis kecil bersama seorang wanita yang sangat familiar. Mengapa itu familiar? Karena Akas baru saja melihatnya di album foto yang diberikan oleh Hendry. Keduanya tersenyum cerah ke arah kamera, mengenakan gaun putih yang senada. Wajah mereka sebelas dua belas mirip, Salsa benar-benar seperti cetakan kecilnya. Akas mungkin tidak bisa mendengar

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 72

    Entah mengapa dan sejak kapan, air matanya telah menetes membasahi pipinya. Matanya yang berkaca kaca membuat pandangannya menjadi kabur. Salsa menggenggam pulpen tersebut lembut dan mendekapnya di dadanya.Mengapa baru saat ini? Mengapa? Salsa ingin bertanya namun seakan akan seluruh suaranya ters

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 68

    "APA YANG TERJADI?" Sebuah suara keras terdengar menggelegar di koridor lantai dua villa itu. Beberapa sosok bergegas berjalan mendekat, melihat pemandangan berantakan itu dengan alis mengerut.Salsa mendongak, melihat kedatangan Hendry bersama Sienna dan Audrey dengan sorot mata tenang. Meski begi

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 67

    Keesokan paginya Salsa terbangun oleh ketukan pintu. Matanya masih mengerjap karena mengantuk, dia duduk di tepi tempat tidur sejenak untuk mengumpulkan sisa nyawanya yang melayang karena tidur. Namun suara ketukan pintu itu semakin terdesak yang membuat Salsa mengerutkan keningnya merasa sangat ke

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 66

    Salsa tidak memikirkan bagaimana reaksi Akas ketika ia melihat apartemennya yang sekali lagi kosong dan sunyi. Salsa hanya berpikir ingin segera pergi dari sini. Salsa takut, kenangan kenangan indah itu akan menahannya untuk kembali ke rumahnya.Salsa menyelinap keluar apartemen, dengan pakaian yan

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status