مشاركة

Bab 1879

مؤلف: Imgnmln
last update تاريخ النشر: 2026-05-17 23:29:15

Dua pendekar itu saling melirik, tetapi tidak ada yang berani menjawab.

“Cih…” Haye mendengus pelan.

Lalu, hembusan napas tipis keluar dari mulutnya.

Whooosh~

Kabut samar langsung menyelimuti tubuh kedua pendekar itu.

“Aaaarghhh!”

Keduanya tiba-tiba menjerit bersamaan. Tubuh mereka kejang-kejang hebat seperti sedang dihancurkan sesuatu dari dalam, wajah mereka pucat pasi.

“T-Tuan Haye… ampun…”

“Kami bicara!”

Salah satu pendekar akhirnya tidak tahan lagi.

“Itu perintah Kepala Keluarga! Karena or
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2143

    Raut wajah Zeryn berubah drastis. Ia buru-buru mengangkat Artefak Soulrender untuk menahan serangan itu sekali lagi, tetapi Nathan sama sekali tidak menghentikan lajunya dan langsung menghantamkannya dengan satu pukulan.BAAANG!Ledakan dahsyat mengguncang bumi. Tanah bergetar hebat, bahkan Raze dan rombongannya yang berada jauh di kawasan pegunungan ikut merasakan getaran aneh itu.Tatapan Zeryn dipenuhi ketakutan ketika melihat Artefak Soulrendernya hancur seketika diterjang pukulan Nathan. Momentum serangan itu sama sekali tidak berkurang dan terus menghantam dadanya dengan telak.Tubuh Zeryn langsung terpental seperti daun kering yang diterbangkan badai, menerobos puluhan batang pohon sebelum akhirnya jatuh menghantam tanah."Ugh..."Darah menyembur dari mulutnya, sementara wajahnya dipenuhi keterkejutan."Bagaimana mungkin...""S-siapa kau sebenarnya?!"Ia benar-benar tidak menyangka Nathan, yang sejak awal sama sekali tidak dianggapnya sebagai ancaman, mampu mengeluarkan kekuata

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2142

    Artefak Soulrender di tangannya terangkat tinggi sebelum dihantamkan dengan kekuatan penuh."MATILAH!"Serangan itu membawa tekanan yang sanggup menghancurkan batu gunung dalam sekejap.Namun Nathan hanya tersenyum tipis, tubuhnya bergeser setengah langkah.Serangan Zeryn meleset begitu saja.Detik berikutnya, cahaya keemasan menyelimuti tubuh Nathan. Kilauan emas mengalir di setiap bagian tubuhnya, membentuk zirah megah yang memancarkan aura suci. Tubuh Vajra Naga Emas kembali muncul. Nathan kini berdiri laksana dewa perang berbalut zirah emas.Zeryn dan Zerion sama-sama tercengang."Pantas saja kau begitu percaya diri."Zeryn menyeringai dingin. "Jadi kau menyembunyikan Artefak Pelindung. Tapi sayangnya, walaupun tubuhmu sekeras baja, hari ini aku tetap akan menghancurkannya hingga berkeping-keping!"Nathan tidak menjawab, sorot matanya berubah dingin. Cahaya keemasan di sekitar tubuhnya meledak hebat. Tanpa peringatan, ia mengayunkan tinjunya lurus ke depan.“Tinju Naga Penghancur!

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2141

    Mereka sama sekali tidak menempatkan Nathan dan Velisa sebagai lawan sepadan. Di mata mereka, Nathan hanyalah seorang Sovereign, sedangkan Velisa berada di Puncak Sovereign Tingkat Awal. Dengan kekuatan mereka berdua yang telah mencapai Puncak Sovereign Tingkat Menengah, hasil pertarungan ini sudah dipastikan bahkan sebelum dimulai."Kalian..." Velisa menggertakkan gigi, wajahnya memerah karena amarah. "Dasar manusia menjijikkan!""Hahaha! Melihat gadis kecil itu marah seperti ini justru membuatku semakin bersemangat." Zerion tertawa lepas, sama sekali tidak berusaha menyembunyikan tatapan cabulnya.Di sisi lain, Zeryn mengalihkan pandangan kepada Nathan. "Anak muda, tinggalkan semua barang berhargamu lalu pergi."Tatapannya menyapu Nathan dari ujung kepala hingga kaki. "Dengan kultivasimu, kau jelas bukan orang Sektor Bayangan. Aku sedang bermurah hati. Pergilah sekarang, dan aku akan mengampuni nyawamu."Nathan mengangkat sebelah alis. "Jadi kau benar-benar tidak berniat membunuhku?

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2140

    Di sisi lain, Nathan mengangkat tangan kanannya.Seketika muncul daya hisap yang sangat kuat hingga seluruh kabut hijau di sekitarnya berputar dan tersedot ke arahnya. Cahaya keemasan memancar dari tubuh Nathan. Gelombang energi menyebar ke segala arah, membuat ruang di sekitarnya beriak seperti permukaan air.Namun tepat saat Nathan hendak menghancurkan Formasi itu, tatapannya mendadak berubah tajam."Keluar!"Bentaknya menggema laksana halilintar.Suara yang dibungkus Kekuatan Spiritual itu menyapu seluruh kawasan hutan, mengguncang pepohonan di sekitarnya."Ahh... tak kusangka masih ada ahli Formasi di Sektor Bayangan yang mampu menembus Formasi kami secepat ini."Sebuah suara dingin terdengar dari balik kabut.Sesaat kemudian, dua sosok perlahan melangkah keluar. Jubah mereka sama-sama dihiasi lambang kobaran api besar di dada, menandakan identitas mereka sebagai anggota Ordo Ignis.Zeryn bertubuh kekar dengan wajah dipenuhi bekas luka, sedangkan Zerion memiliki tubuh lebih rampin

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2139

    Mendengar penjelasan itu, Velisa akhirnya memperhatikan keadaan di sekelilingnya dengan saksama. Benar saja, entah sejak kapan kabut kehitaman yang semula menyelimuti hutan telah berubah menjadi hijau pekat, lalu terus merayap perlahan tanpa suara hingga menutupi pepohonan sedikit demi sedikit. Beruntung, sebelum memasuki kawasan itu ia telah meminum Elixir Kesehatan, sehingga racun dalam kabut tidak lagi membahayakan tubuhnya. Karena itulah, sejak tadi ia sama sekali tidak menyadari perubahan yang terjadi. Nathan perlahan memejamkan mata, lalu menarik napas panjang. Kabut hijau di sekelilingnya langsung tersedot masuk ke dalam tubuh.Beberapa saat kemudian, kedua alis Nathan bertaut rapat."Tuan Nathan, ada apa?" tanya Velisa cemas. "Apa kabut beracun ini berbeda?"Nathan membuka matanya perlahan. "Kabut yang pertama memang terbentuk secara alami." Ia mengangkat tangan, membiarkan sisa kabut hijau mengalir di sela-sela jemarinya. "Tapi yang ini dibuat dengan sengaja."Sorot matanya

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2138

    Di sisi lain hutan, terbentang sebuah tanah lapang yang tersembunyi di balik pepohonan.Beberapa pria berjubah aneh tengah berkumpul di sana. Di sekitar mereka berserakan bangkai monster yang baru dibunuh.Jubah mereka dihiasi motif kobaran api merah gelap, sementara aura yang memancar dari tubuh masing-masing dipenuhi hawa suram dan menyesakkan.Sekali pandang saja sudah cukup untuk mengetahui bahwa mereka adalah para Kultivator Jahat.Seorang pria tua berdiri di depan kelompok itu dengan wajah serius. "Selama Pemimpin Ordo belum kembali, kita harus mempertahankan posisi ini."Tatapannya menyapu seluruh anggota yang hadir. "Kalau kita berhasil menguasai Kerajaan Luminus, maka Ordo Ignis tidak perlu lagi takut menghadapi Sembilan Pilar Agung."Salah seorang anggota segera mengangkat tangan. "Arkhon, apakah Anda yakin reruntuhan Kerajaan Luminus benar-benar berada di tempat ini?""Keributan sebesar ini pasti sudah menarik perhatian banyak kekuatan. Mustahil mereka tidak mengirim orang.

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 974

    Tak lama kemudian, beberapa dari mereka bergegas mendekati Sarah dan Beverly, dengan tatapan campuran antara ngeri dan takjub. Sementara itu, Sarah dan Beverly hanya tersenyum dingin dan terus melangkah, bahkan ketika mereka melewati mobil bmw itu, Sarah dengan ringan menepuk bodinya. Mobil meleleh

    last updateآخر تحديث : 2026-03-28
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1013

    Sementara itu, pukulan dahsyat membuat Ryuki terbanting dengan keras, menciptakan lubang besar di tanah. Di tengah debu dan asap, Nathan perlahan naik dari reruntuhan, cahaya keemasannya tak hanya tetap bersinar, tapi semakin memukau. Penampilan Nathan yang mempesona seakan menyihir seluruh hadirin

    last updateآخر تحديث : 2026-03-28
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1020

    Cahaya emas menyelimuti sekeliling medan pertempuran, seketika membuat lonceng itu terhenti. “Hahaha! Sudah kukatakan, sia-sia saja kau berjuang. Terimalah nasibmu! Berlututlah, dan mungkin aku akan berbaik hati untuk tidak membunuhmu,” ejek Ryuki dengan senyum sinis, menatap Nathan yang kini berad

    last updateآخر تحديث : 2026-03-28
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 971

    Meskipun usianya sudah menua, Justin tetap menunjukkan ketegasan dan kekejaman yang diperlukan untuk menjaga kehormatan keluarga. Seperti kata pepatah, orang yang dermawan sulit mempertahankan kekayaan tanpa kendali yang keras.Setelah menata para petinggi Keluarga Alvaro, Nathan mengeluarkan sebua

    last updateآخر تحديث : 2026-03-28
فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status