Share

Bab 749

Penulis: Imgnmln
last update Tanggal publikasi: 2024-12-11 21:17:17

​”Uhuk! Uhuk!”

“Tuan Marcel, biar aku yang mengatakannya,” Zephir meminta Marcel untuk beristirahat dan dia yang melanjutkan berbicara pada Nathan. “Tuan Muda, meskipun saat ini kamu aman, hanya saja cepat atau lambat keluarga Zellon pasti akan mengetahui identitasmu, kamu harus pergi ke pulau Draken untuk menemukan batu mata Naga. Hanya dengan mendapatkan batu mata Naga, kamu akan memiliki harapan untuk bertarung dengan keluarga Zellon! Bukankah kamu pernah bertanya padaku, energi spiritual ya
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2045

    Di bawah komando Sheerena, situasi di dalam Klan Draken Ascalon perlahan kembali terkendali.Tak lama kemudian, Tetua Herold yang menerima kabar itu segera bergegas datang. Namun, begitu melihat kondisi Kieran dan Bonang, ekspresinya langsung berubah muram.“Tetua Herold, bagaimana keadaan mereka?” tanya Seraphyne dengan wajah penuh kecemasan. “Apakah Guru Bonang masih bisa diselamatkan?”Tetua Herold menghela napas panjang sebelum menggeleng pelan. “Nona Seraphyne, luka Guru Bonang terlalu parah. Seluruh meridian dan tulangnya telah hancur. Bahkan jika Dewa Pengobatan turun tangan, belum tentu beliau dapat dipulihkan.”Dia berhenti sejenak sebelum melanjutkan dengan nada berat. “Sekalipun nyawanya berhasil diselamatkan, saya khawatir beliau tidak akan bisa berdiri lagi dan hanya akan menghabiskan sisa hidupnya sebagai orang lumpuh.”“Tidak...” Mata Seraphyne langsung memerah. Saat menatap Bonang yang masih tidak sadarkan diri, air mata perlahan mengalir di pipinya.“Tetua Herold, tol

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2044

    Bonang tidak mampu mempertahankan artefak itu dan terpaksa melepaskannya. Tubuhnya sendiri terpental ke udara akibat gelombang kekuatan tersebut.Brak!Tubuh Bonang menghantam tanah dengan keras. Suara retakan tulang terdengar dari sekujur tubuhnya. Luka-luka bermunculan di kulitnya dan darah segar langsung menyembur keluar. Tulang serta meridiannya telah hancur akibat serangan tadi.“GHAAAK—!” Bonang memuntahkan seteguk darah sebelum akhirnya kehilangan kesadaran.Di sisi lain, Loyd memainkan Botol Porselen Hitam di tangannya sambil tersenyum puas. Rasa gembira di wajahnya sama sekali tidak disembunyikan.“Suruh Nathan keluar dan menyerahkan nyawanya!” seru Garrick dengan nada dingin. “Kalau tidak, kami akan membantai seluruh Klan Draken Ascalon!”Melihat Bonang yang kini terbaring seperti orang cacat, hati Garrick terasa sangat lega. Bagaimanapun, Bonang adalah salah satu orang yang menghancurkan Aula Seribu Relik. Jika mereka berhasil melumpuhkan Nathan juga, maka dendam mereka bis

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2043

    Bzztt!Gelombang energi yang tak terhitung jumlahnya berkumpul di telapak tangannya sebelum melesat ke arah kerumunan anggota Klan Draken Ascalon. Walaupun dirinya tidak mampu melawan Nathan, membantai para anggota biasa seperti ini sama sekali bukan perkara sulit baginya.Melihat serangan mengerikan itu datang, raut wajah seluruh anggota Klan Draken Ascalon berubah. Namun tepat pada saat itu, beberapa kilatan cahaya emas tiba-tiba menyala di udara.Whoosh!Beberapa Sigil berwarna emas muncul di hadapan mereka, membentuk lapisan pertahanan.BANG!Ledakan keras mengguncang seluruh halaman. Gelombang energi yang dilepaskan Magnus langsung terhalang oleh Sigil-Sigil tersebut.Magnus mengernyit dan perlahan mengangkat kepalanya.Di langit, sesosok bayangan sedang melayang dengan pakaian berkibar tertiup angin. Tak lama kemudian, sosok itu turun perlahan dan mendarat di depan para anggota Klan Draken Ascalon. Orang yang datang tidak lain adalah Bonang.Magnus Veylor langsung memerah saat m

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2042

    Runtuhnya gerbang utama segera menarik perhatian seluruh anggota Klan Draken Ascalon.Suara langkah kaki bergema dari segala arah ketika puluhan orang berhamburan keluar. Begitu melihat tiga orang asing berdiri di depan puing-puing gerbang, kemarahan langsung meledak di mata mereka.Saat ini, nama Klan Draken Ascalon sudah mengguncang seluruh dunia bela diri. Bukan hanya di Kota Moniyan, bahkan di seluruh Northern pun hampir tidak ada yang berani datang mencari masalah. Karena itulah, ketika melihat seseorang berani menghancurkan gerbang utama, para anggota klan langsung mencabut senjata dan menyerbu tanpa ragu.Loyd hanya mencibir melihat pemandangan itu. Lengan jubahnya berkibar ringan. Gelombang energi yang dahsyat langsung menyapu ke depan seperti badai.Brak! Brak! Brak!Para anggota Klan Draken Ascalon terpental satu demi satu. Beberapa orang memuntahkan darah di udara, sedangkan sebagian lainnya jatuh tanpa sempat mengeluarkan suara lagi."Siapa kalian? Berani sekali membuat ke

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2041

    Namun Nathan sama sekali tidak menjawab. Dia segera bangkit, lalu menatap patung yang berdiri di hadapannya dengan sorot mata tajam, seolah sedang memastikan sesuatu. "Apa yang sebenarnya terjadi?" gumamnya pelan. "Jangan-jangan... mereka bukan patung, melainkan manusia yang diubah menjadi batu oleh suatu teknik?"Tatapannya kemudian beralih ke bagian terdalam Sanctum Oblivion. "Kalau begitu... siapa sosok yang tadi keluar dari dalam tempat ini?"Semakin banyak pertanyaan bermunculan di benaknya, sementara wajah Nathan dipenuhi kebingungan dan keraguan.Sarah, Rebecca, dan Prisly hanya bisa saling berpandangan tanpa memahami apa yang sebenarnya dialami Nathan.Nathan kembali mengulurkan tangan dan menyentuh patung di depannya. Kesadaran spiritualnya sekali lagi menyusup ke dalam patung itu, tetapi kali ini tidak ada pemandangan maupun informasi apa pun yang muncul."Kenapa bisa begini... sebenarnya apa yang terjadi?" Nathan terus mengusap permukaan patung itu dengan wajah dipenuhi keb

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2040

    "Di mana... aku?" Nathan mengedarkan pandangan ke segala arah dengan wajah dipenuhi kebingungan.Sejauh mata memandang terbentang hamparan daratan yang begitu luas. Burung-burung beterbangan bebas di langit, kawanan binatang buas berkeliaran tanpa rasa takut, sementara energi spiritual yang memenuhi tempat itu jauh lebih pekat dibandingkan Sektor Bayangan.Saat masih mencoba memahami situasi, delapan sosok perlahan berjalan menghampirinya. Mereka mengenakan jubah bergaya kuno, dan pada dada setiap jubah terbordir dua kata yang langsung menarik perhatian Nathan.Aula Luminaris.Tatapan Nathan langsung membeku. "Bukankah mereka..."Jantungnya berdegup kencang ketika menyadari wajah kedelapan orang itu identik dengan patung-patung yang berdiri di dalam Sanctum Oblivion.Tanpa berpikir panjang, Nathan segera melangkah maju untuk menghentikan mereka dan mencari jawaban. Namun, sesuatu yang aneh terjadi. Kedelapan orang itu sama sekali tidak mempedulikannya, seakan dirinya hanyalah bayangan

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 125

    Rendy yang mendengarnya seketika menciut dan melangkah mundur, dia sudah tahu kekuatan Nathan. “Nathan, sekarang kamu sudah tidak bersama Sarah si wanita jalang itu lagi, kamu kira kamu siapa? Masih berani berbicara seperti itu pada Kak Rendy?!” Sherly berteriak ke arah Nathan. Nathan menyipitkan ma

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 155

    “Tunggu, berhenti!"Lisa melangkah maju dan menghentikan mereka.Lily yang disampingnya juga berusaha menghalangi mereka.“Lisa, apa yang kamu lakukan?” Andrew mengernyitkan keningnya.“Andrew, aku akan mencoba membujuknya, jangan main tangan, kalau sampai terlihat oleh presdir, kita juga akan kena imba

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 131

    “Kamu tidak boleh menolak, masalah ini sudah aku tetapkan, aku juga tidak menyuruhmu harus berangkat kerja setiap hari, kamu urus saja urusanmu!” Kevin mengira Nathan hanya malu-malu, jadi menolak dengan sopan, maka dia bersikeras untuk menyerahkan perusahaan itu pada Nathan. Nathan yang melihat sit

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 147

    Lisa yang mendengar ucapan Nathan juga tidak terlalu kaget, dia hanya tersenyum datar. “Sebenarnya. Andrew tidak seburuk yang kamu pikirkan, dia mungkin sering mempersulitmu. Tapi, aku akan berusaha untuk membujuknya!” Lisa salah sangka terhadap Nathan, dia mengira Nathan mengatakan itu karena Andre

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status