MasukApa yang terjadi jika kamu dinikahkan dengan orang yang telah kamu kagumi selama tiga tahun lamanya? Itulah yang dialami oleh Nona Kelima Keluarga Xu, Xu Qingyu yang dijodohkan dengan Tuan Adipati. Namun, siapa yang menyangka bahwa ini adalah gerbang menuju kemalangannya? Tuan Adipati tidak benar benar mencintainya. Melainkan hanya mencari seorang wanita acak untuk menggantikan cinta sejati Tuan Adipati yang telah direbut oleh Putra Mahkota. "Kita telah menikah selama tiga tahun, apakah kamu benar benar tidak ada perasaan sedikitpun padaku? " Tanya Xu Qingyu dengan gemetar. "Sejak awal hingga akhir, kita memang tidak ada hubungan apapun. " Jawab Tuan Adipati dengan dingin. "Kalau begitu, anggap saja kita tidak pernah saling mengenal di kehidupan ini. " Namun rencana takdir justru terus menerus mempersatukan mereka yang ingin berpisah. Akankah hati Tuan Adipati yang dingin dapat diluluhkan oleh Nona Kelima Xu yang polos dan naif?
Lihat lebih banyak“Dimana Nona Kelima? Nona Kelima! Cepat bangun! “Seorang wanita yang berpakaian pelayan berlari lari dengan suara nyaring.
Sementara seorang gadis yang dipanggil Nona Kelima itu masih terbaring di atas ranjangnya dengan mata terpejam. “ Nona kelima, cepat bangun! “Seru pelayan wanita itu membangunkan Nona Kelimanya. “ Ada apa, Yueyue? “Tanya Nona Kelima dengan malas. “ Yang Mulia telah menurunkan dekrit pernikahan! “Jawab pelayan wanita itu dengan panik. “ Oh… hanya dekrit pernikahan … APA?! Dekrit Pernikahan ?! “Tanya Nona Kelima dengan terkejut. Nona Kelima langsung terduduk dan menatap pelayannya yang dipanggil Yueyue itu dengan tatapan menyelidik. “ Aku sungguh sungguh, Nona… cepat berganti pakaian! Jika tidak maka Nyonya akan menyalahkan kita! “Desak Yueyue. Tatapan Nona Kelima tiba tiba mengerjap lalu berpikir sejenak ‘pada akhirnya kakak keduanya, Xu Yin lah yang akan menikah dengan Tuan Adipati’. Tuan Adipati adalah sosok yang sangat dikaguminya namun pada saat yang sama juga hanya sosok yang bisa dia lihat dari jauh. Tuan Adipati telah mengembangkan perasaan mendalam dengan kakak keduanya, Xu Yin dan cepat atau lambat mereka pasti akan menikah. Hanya saja waktunya benar benar terlalu mengejutkan untuk menjadi kenyataan! Jadi, dia agak merasa terkejut. Nona Kelima itu dengan buru buru berganti pakaian lalu dengan asal asalan membasuh wajahnya. Lalu membiarkan rambutnya terurai dengan bebas, gadis yang dipanggil Nona Kelima ini adalah Nona muda dari Kediaman Wakil Menteri Personalia, Xu Yong. Nona ini adalah Nona Kelima yang merupakan putri dari selir, Xu Qingyu. Biasanya hari harinya santai tanpa ada yang mengganggu. Tidak menyangka bahwa hari ini, harinya yang tenang dan damai tiba tiba terganggu oleh kedatangan dekrit pernikahan. “Nona… apakah kamu yakin untuk tidak mengikat rambutmu? “Tanya Yueyue dengan khawatir. “ Tenang saja, Ayah dan Nyonya tidak akan menyalahkan ku. “Jawab Xu Qingyu dengan senyum lembut. Xu Qingyu demi kesopanan, memanggil Ibu tirinya sebagai Nyonya. Terkesan asing dan jauh tapi juga baik untuk mereka. Sesampainya di halaman depan, sudah ada Ayahnya dan Nyonya Rumah bersama dengan saudara saudarinya yang lain. “Adik kelima, kamu akhirnya tiba. “ Ucap seorang gadis yang menggunakan perhiasan mencolok. “Kakak keempat, apa yang terjadi? “ Tanya Xu Qingyu dengan heran. Kediaman Xu yang biasanya selalu sibuk dan tidak dapat berkumpul kecuali di hari hari penting atau perayaan, ternyata juga bisa berkumpul. Tuan dan Nyonya di barisan depan, di belakangnya ada seorang selir kediaman dengan putra putri sah. Barulah di bagian paling belakang, tersisa anak anak selir seperti Qingyu. Orang yang memanggil Qingyu tadi adalah kakak keempatnya, Xu Qianyi. “Kemarilah, kamu jangan banyak bicara dulu. Ayah mengatakan bahwa kita akan segera menerima dekrit pernikahan untuk kakak kedua. “Bisik Xu Qianyi. Xu Qingyu baru akan bertanya lagi, tiba tiba seorang pria tua dengan pakaian serba hijau datang membawa gulungan kertas. Pria tua itu adalah seorang Kasim Istana dan Xu Qingyu pernah melihatnya beberapa kali melayani Kaisar secara langsung di Istana. Jadi seluruh Keluarga Xu langsung antusias dan berlutut, Xu Qingyu walaupun tahu bahwa dekrit pernikahan ini bukan untuknya tetapi ikut bersemangat. Xu Qingyu dengan wajah mengantuk, memaksakan diri untuk tetap sadar dan berada dalam posisi sikap berlutut yang sempurna. Xu Qingyu menatap kasim tua itu dari atas sampai bawah dan melihat bahwa kasim tua itu membawa dua gulungan, hanya saja tidak terlalu memikirkannya. Xu Qingyu menundukkan kepalanya dan menguap diam diam kala kasim sedang membuka gulungan kertas. “Yang Mulia berpendapat bahwa Nona Kedua Xu, Xu Yin cantik dan berbakat, elegan dan berbudi luhur. Dengan ini, Yang Mulia menganugerahi Nona Kedua Xu, Xu Yin sebuah pernikahan sebagai Putri Mahkota! “Seru Kasim tua itu. Xu Qingyu tertegun dan hampir menjatuhkan rahangnya kala mendengar ini. Kakak Keduanya akan menjadi Putri Mahkota?! Seluruh Kediaman Xu terkejut, bahkan Ayah mereka, Xu Yong juga terkejut dengan fakta mengejutkan ini. Semua orang tahu bahwa Xu Yin memiliki hubungan dekat dengan Kediaman Adipati dan hampir memiliki pertunangan. Tetapi, Kaisar menunjuknya sebagai Putri Mahkota? Kediaman Xu mereka benar benar menerima berkah besar! Bahkan Xu Qingyu pun tidak bisa menahan untuk membuka mulutnya lebar lebar dan membelalakkan matanya dengan tidak percaya. “Tidak menerima dekrit pernikahannya? “Tanya Kasim tua itu. “ Kami mengucapkan terima kasih atas berkah yang diberikan oleh Yang Mulia! “Jawab Xu Yong dengan lantang kemudian bersujud dan menerima Dekrit Pernikahan itu. Baru saja Xu Yong akan berdiri, tiba tiba Kasim Tua itu menahan bahu Xu Yong dan membiarkannya untuk berlutut lagi. Xu Qingyu yang menyaksikan hal ini tampak terkejut juga dan bertanya tanya di dalam hatinya, apa yang sebenarnya terjadi? Lalu Kasim Tua itu mengeluarkan sebuah gulungan lain yang membuat seluruh Keluarga Xu terkejut untuk sekali lagi! “Mu-mungkinkah… “Xu Yong sampai tergagap ketika harus menanyakan hal ini. “Benar sekali, Tuan Xu kebetulan mendapatkan keberuntungan ganda dari Yang Mulia hari ini. Jadi, tolong dengarkan dengan baik baik. “Balas Kasim Tua itu menepuk bahu Xu Yong. Keberuntungan ganda? Apa itu keberuntungan ganda? Xu Qingyu bertanya tanya di dalam hatinya ketika mendengar hal ini. Kenapa Ayahnya terlihat begitu terkejut dengan kata kata dari Kasim Tua itu? Ada banyak pikiran berkecamuk di dalan otaknya. Xu Yong dengan gemetar menundukkan kepalanya dan siap untuk mendengarkan titah kedua dari Kaisar. Seluruh Keluarga Xu menebak nebak dengan liar, Dekrit Pernikahan kedua ditujukan pada siapa? Semua orang sudah menebak jika Dekrit Pernikahan akan diberikan pada Xu Yin. Sekarang Xu Yin sudah selesai dan masih ada satu lagi Dekrit yang belum dibacakan, lalu untuk siapa Dekrit kedua ini? “Yang Mulia menilai bahwa Tuan Adipati memiliki sikap yang pendiam , penuh dengan hawa berdarah akibat peperangan, dan berpikiran mendalam maka menilai bahwa seorang istrinya haruslah orang yang sederhana, ceria dan polos. Dengan ini, Yang Mulia menganugerahi Nona Kelima Xu, Xu Qingyu sebagai Nyonya Adipati! “Seru Kasim itu dengan penuh semangat. Kata kata ini bagaikan sambaran petir di siang hari, Xu Qingyu tiba tiba mendongak dan menatap Kasim itu dengan tatapan tidak percaya sebelum akhirnya terasa ada sesuatu yang hangat mengalir dari hidungnya. Dia akan menikah dengan Tuan Adipati? Hal ini berputar putar di kepalanya seperti mesin yang rusak. Pria yang dikaguminya selama tiga tahun.... akan menikah dengannya?! Apakah ini adalah kenyataan?! Mendadak, Xu Qingyu merasa bahwa dunia ini berputar putar dan orang orang di depannya tampak tidak nyata. “Kamu berdarah! “Tiga hari berlalu dengan sangat cepat sejak Putri Huailing ditemukan pingsan di kediaman, namun masih belum ada kabar baik saat ini. Baik di pihak Xu Qingyu maupun di pihak Ling Shang sementara perjamuan yang diadakan oleh Istana menjadi semakin dekat dan dekat. Lusa adalah waktu untuk mereka pergi namun dengan situasi saat ini maka tidak nyaman bagi mereka untuk meninggalkan Putri Huailing. “Bagaimana jika kamu pergi namun aku tidak pergi? “ Tanya Xu Qingyu menawarkan bantuan ini pada Ling Shang. Ling Shang berpikir sejenak dan merasa gelisah, karena ini adalah acara perburuan maka Kaisar pasti akan mencari pemenangnya. Jika Ling Shang menang maka dirinya akan menarik banyak perhatian orang orang sementara dirinya saat ini pun tidak boleh banyak menarik perhatian. Jika tidak maka akan ada banyak orang yang ingin membunuhnya. “Sepertinya agak tidak mungkin, bagaimana jika kamu pergi dan aku akan menyusul di akhir acara? Dengan begitu maka kita tidak akan diasingkan. “ Ucap Lin
Xu Qingyu terkesan dengan permintaan Chunli dan tidak pernah menyangka bahwa Chunli yang pengecut akan meminta ini sebagai gantinya. “Kamu ingin melepaskan kakakmu? Apakah kamu tidak ingin bebas? “ Tanya Xu Qingyu dengan agak kasihan. “Sejak awal hingga akhir, hanya salah satu dari kami yang bisa keluar dan menghadap publik. “Jawab Chunli dengan tawa menyedihkan. Xu Qingyu tidak memahami maksud perkataan Chunli sehingga memandang Chunli dan menunggu penjelasan lebih lanjut dari Chunli mengenai hal ini. “ Dikatakan bahwa hanya ada satu Tuan Putri yang lahir namun sebenarnya kembar, kembar identik yang berbeda satu jam saja. Namun satu membawa nasib buruk sementara yang lain membawa nasib baik. ““Peramal Kerajaan mengatakan bahwa akan ada Putri kembar yang lahir dari Permaisuri dengan nasib adik yang lebih kecil memiliki keberuntungan yang membawa kemajuan bagi Kerajaan. ““Sementara kakaknya membawa keburukan dan kesialan bagi masa depan Kerajaan. Serta akan membawa kehancuran bag
“Biarkan aku ikut denganmu , dengan begitu maka aku bisa membantumu menilai. “ Ucap Lu Hua. Xu Qingyu menganggukkan kepalanya, saat ini dirinya sedang berada di dalam emosi yang kurang stabil. Sehingga mengamati orang lain akan menjadi tidak objektif bagi dirinya, hal ini tidak akan terlalu baik untuk perkembangan kasus ini. Xu Qingyu tidak berharap bahwa dirinya bisa memecahkan keseluruhan kasus ini, namun asalkan dia bisa memberikan petunjuk bagus untuk Ling Shang yang mempermudah pemuda itu untuk menemukan pelakunya. Maka itu adalah hal yang sangat baik, karena meski tidak mengatakannya namun Xu Qingyu bisa merasakan bahwa Ling Shang sebenarnya tidak ingin keluar. Ling Shang lebih ingin berdiam diri di rumah dan menghabiskan waktunya untuk menemani Ibunya yang masih belum sadarkan diri. Sesampainya mereka di halaman Putri Huailing, darah berceceran dimana mana dan Xu Qingyu mengernyit kan dahinya dengan tidak nyaman. Meski sudah beberapa kali berkontak langsung dengan darah
“Penyakit parah yang merusak tubuhnya? Kalau begitu maka aneh, seingatku tidak ada kecuali beberapa bekas luka perang saja. “ Ucap Lu Hua sambil berpikir keras. “Benar benar tidak ada? “ Tanya Xu Qingyu dengan kecewa. Jika memang tidak ada penyakit pada Ling Shang maka kesimpulannya hanya satu, yang bermasalah adalah dirinya. Entah dirinya tidak menarik atau Ling Shang tidak pernah benar benar mencintainya. Keduanya sangat mungkin sekali untuk terjadi di pernikahan yang dilandasi perjodohan seperti mereka. Xu Qingyu sudah sering mendengarkan pernyataan cinta Ling Shang namun rasanya seperti masih ada hal yang mengganjal di hatinya. “Spesifiknya penyakit tentang apa? Biar ku ingat ingat lagi, mungkin saja aku melupakannya. “ Ucap Lu Hua dengan tulus membantu. “Mengenai… keturunan. “Balas Xu Qingyu sembari meremas gaunnya. Lu Hua tampaknya adalah orang yang jujur jadi dengan tulus berpikir mengenai penyakit Ling Shang yang berkaitan dengan keturunan. “Seharusnya… tidak ada satu
Xu Qingyu hanya menanggapinya dengan senyuman dan merasa agak kurang nyaman. Entah kenapa dia merasa bahwa ini bukan sekedar keberuntungan atau kebenaran melainkan sebuah pengaturan yang telah dibuat dengan teliti untuk menariknya masuk. Hanya saja Xu Qingyu tidak yakin apakah ini hanya perasaann
Bagimana mungkin tidak menegang? Sementara kedua tangan Ling Shang menghimpit pinggangnya dari kanan dan kiri untuk memegang tali kekang kuda. Seolah olah selimut besar telah membungkus tubuhnya yang mungil ini. Belum lagi karena ukuran kuda yang seharusnya didesain untuk satu orang ini ketika did
Keesokan harinya berjalan seperti biasa namun terasa retakan yang nyata di antara Xu Qingyu dan Ling Shang. Keduanya tidak saling menyapa dan tidak berbicara satu sama lain, hanya saling berbicara ketika dibutuhkan saja. Sisanya mereka hanya mengurus urusan masing masing dan sibuk dengan urusan m
Xu Qingyu segera melarikan diri dari hadapan Putri Huailing setelah mengatakan kata katanya tadi dan memerintahkan Yueyue untuk menyiapkan kereta kuda. “Nyonya muda, apakah kita akan berangkat ke bengkel besi? “Tanya Yueyue memastikan. “Ya.” Jawab Xu Qingyu. “Nyonya muda, ini adalah kusir baru y






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasanLebih banyak