MasukSemua orang terkejut kala mendengarkan hal ini. Semua orang diam diam menatap pada Xu Qingyu dan ingin mendapatkan penjelasan darinya.Kaisar mempersilakannya untuk menjelaskan kondisi apa yang terjadi padanya dan apa yang dia hadapi.“Pada saat pertemuan bunga, Qingyu mengalami pusing sehingga harus mendapatkan perawatan dari Tabib Kekaisaran Wang. Namun… siapa yang menyangka bahwa obat yang diberikan oleh Tabib Kekaisaran Wang ternyata beracun?”tanya Xu Qingyu dengan tenang.Tabib Kekaisaran Wang, Wang Zhu langsung mendongak dan menatapnya dengan tatapan tidak percaya.Tidak menyangka bahwa dia akan mengungkit masalah ini lagi secara jelas dan terbuka.Xu Qingyu sengaja untuk menunggu momentum yang tepat untuk menjatuhkan siapa yang berani untuk mencoba membunuhnya.Kebetulan sekali bahwa Kaisar saat ini sedang murka karena upaya pembunuhan oleh harem Kekaisaran sehingga bisa sejalan dengan niatnya.Lagipula seorang Tabib Kekaisaran biasa mustahil untuk merencanakan dan memiliki keb
Kaisar dan Xu Qingyu bertukar beberapa kata lagi sebelum akhirnya Kaisar mengulurkan tangannya, Xu Qingyu segera bangkit dan memegang tangan Kaisar.“Bantu aku keluar, aku ingin melihat bagaimana penampilan orang orang yang disebut keluargaku ini,” ucap Kaisar dengan maksud ganda.Xu Qingyu tidak menanggapi dan hanya menundukkan kepala lalu memakan tubuh Kaisar yang saat ini masih lemah karena kondisi pemulihan.Mereka berjalan ke ruang tunggu dan melihat puluhan anggota Kekaisaran, mulai dari Permaisuri, para selir sampai ke pangeran dan putri yang berjajar.Ditambah adik Kaisar, Putri Huailing, Keponakan Kaisar, Ling Shang serta Putri Mahkota, Xu Yin.Hanya kurang Putra Mahkota yang saat ini masih mencari Pangeran ketiga untuk ditangkap dan dieksekusi.Pangeran yang ada di sini pun hanya tersisa Pangeran kedua yang duduk di kursi roda, dikatakan bahwa tubuhnya lemah sejak lahir sehingga sulit untuk berinteraksi dengan orang lain.Xu Qingyu memandang semua orang ini dari atas yang me
Kasim muda itu terlihat mencatat pernyataan pernyataan yang diucapkan oleh Xu Qingyu, seluruhnya. Pertanyaan itu masih ada beberapa pertanyaan lain yang diberikan oleh kasim muda itu kepadanya dan Xu Qingyu mampu menjelaskan semuanya dengan jelas tanpa ada yang ditutup tutupi. Semuanya murni karena dirinya mengatakan kejujuran di setiap hal, jadi dia tidak merasakan kebingungan sedikitpun saat memberikan jawaban. Berbeda jika dia harus berbohong maka dia harus berpikir dengan hati hati agar kebohongannya terangkai dengan baik. Sama seperti saat dirinya membohongi Tuan Putri Huailing sebelumnya. Kemudian dirinya dibiarkan untuk duduk dengan tenang dan menunggu sendirian di ruang samping sementara orang lain masih diinterogasi oleh Kasim muda lainnya.Xu Qingyu tidak terburu-buru, lagipula di sini seluruh kebutuhannya terpenuhi mulai dari makanan sampai ke pelayan yang melayaninya pun lengkap.“Nyonya muda, apakah kamu tidak lelah? Yueyue akan meminta Kasim untuk mengizinkan Nyonya
“Anak baik… apakah kamu pikir aku buta dan tidak bisa menilai situasi? Meskipun aku merasa kesal namun aku bisa mengetahui apa alasanmu membohongi ku.”Ucap Putri Huailing mengelus kepala Xu Qingyu. Xu Qingyu memeluk Putri Huailing dengan erat dan merasa lega bahwa semuanya berakhir baik baik saja. Setelah semuanya selesai, Ling Shang terlihat menunggu Kaisar untuk sadar. Saat ini tidak ada yang lebih jelas dibandingkan Ling Shang mengenai situasi sebenarnya yang terjadi di Arena Perburuan Kekaisaran. Tidak ada yang menyangka bahwa ritual tahunan yang selalu dilakukan dengan normal ini bisa membawa petaka yang begitu besar. Saat ini Selir Agung Shunzhi sudah ditahan, atas tuduhan mencoba memberontak. Saat ini sedang diselidiki atas keterlibatannya di dalam pemberontakan Putranya. Namun Xu Qingyu samar samar bisa menebak bahwa Selir Agung Shunzhi tidak hanya sekedar ditahan dan diperiksa, melainkan sedang dijatuhkan. Karena menurutnya, Permaisuri pasti akan mengambil keuntungan i
Karena menangis tanpa henti untuk beberapa menit, matanya terasa berat dan dia perlahan lahan tertidur pulas. Hatinya juga merasa lebih tenang dan iklas setelah dirinya menangis, rasanya seperti semua kesedihan dan keputus asaannya telah disalurkan oleh tangisannya. Sebelum tertidur pulas, Xu Qingyu merasa seperti kesadarannya tenggelam ke dalam perairan yang dalam dan gelap. Tempat dimana hanya ada dirinya sendiri tanpa ada orang lain yang mampu untuk menyelamatkannya. Rasa yang bisa dia rasakan adalah rasa dingin dan kesepian yang mendalam, sebelum akhirnya benar benar tertidur. “Qingyu, Qingyu! Cepatlah bangun!” Panggil seseorang di sampingnya. Xu Qingyu yang masih tertidur lelap tiba tiba merasa ada yang mengguncang tubuhnya, panggilan ini tidak asing. Yang pasti bukan Yueyue yang memanggilnya, karena Yueyue tidak akan memanggilnya dengan nama. Karena itu Xu Qingyu langsung terbangun dan membuka mata nya hanya untuk melihat Lu Hua yang memanggil manggilnya. “Ada apa, Kaka
“Tidak ada … “Jawab Xu Yin dengan senyum misterius. Xu Qingyu mengeluh dan merengut, karena kesal. Tapi tidak mengejar lebih jauh karena dia tahu bahwa itu adalah hal yang sia sia. Karena jika kakaknya sudah mengatakan seperti itu maka pasti tidak akan ada apapun yang akan kakaknya bocorkan. Jadi daripada mengejar hal yang sia sia, Xu Qingyu lebih senang untuk fokus pada kondisi Kaisar. Lu Hua tetap berada di sisi Xu Qingyu dan Xu Yin sampai fajar tiba, sementara kondisi Kaisar saat ini baik baik saja. Satu hal yang harus mereka pikirkan dengan keras adalah cara untuk menentang Tabib Kekaisaran yang merawat Kaisar. Karena Xu Qingyu menduga bahwa kebobrokan ini dimulai dari Tabib Kekaisaran yang telah kehilangan integritas mereka. Tabib Kekaisaran Wang pun berani meracuninya secara terbuka, sementara saat ini Kaisar sedang tidak sadar. Bukankah ini adalah kesempatan emas? Bahkan jika Kaisar diracuni pun, beliau tidak akan memiliki kemampuan untuk menuduh atau membela diri. Ke







