LOGINCinta yang Sinta yang telah tumbuh untuk Mas Rendra selama ini, akhirnya dia lampiaskan pada malam bersama Mas Rendra. Dia memadu kasih dengan suami temannya itu. Malam itu sebenarnya dingin, karna hujan mengguyur dengan derasnya, AC di ruangan hotelpun menyala di suhu paling dingin. Namun antara Sinta dan Mas Rendra sedang menikmati suasana panas, yang mereka tahan-tahan jadi membuncah di malam panas itu. Tari masih belum bisa tidur walau waktu telah menunjukkan pukul 11 malam, dia khawatikan suaminya yang belum pulang, sedangkan orang yang sedang dikhawatirkan sedang menikmati malam yang indah bersama sahabatnya. Cumbuan.. desahan.. memenuhi kamar hotel mewah itu, seperti dua kekasih yang lama tak jumpa, nafsu mereka begitu membara. ---------------------------------------------- Bagaimana nasib pernikahan Tari dan Mas Rendra? Dan apakah Tari akan tetap bersahabat dengan Sinta setelah apa yang Sinta lakukan bersama Suaminya?
View MoreSetelah puas menikmati malam yang panas, Rindu dan Yash saling menatap langit-langit hotel."Yash, apakah yang kita lakukan ini benar?" "Tentu saja benar, sayang. Aku mencintaimu." "Seharusnya kamu menghabiskan malam pertama dengan Azura. Hiks." Rindu menangis meratapi kenyataan bahwa Yash sudah beristri tapi malah menghabiskan malam bersamanya. "Hai.. hai dengarkan Aku. Aku punya tujuan lain menikahi Azura. Aku sama sekali tidak mencintainya." "Kenapa kamu seperti ini Mas?""Itu karena ornagtua Azura yang sudah mengahancurlan masa kecilku, Rin." "Apa? Tante Tari dan Om Mozhaf memang mereka melakukan apa." Akhirnya Mozhaf menceritakan semuanya kepada Rindu. Rindu sangat terkejut ternyata meraka masih memiliki hubungan di masa lalu. "Yash.. apa kamu sudah gila?" Rindu mendorong Yash setelah mendengar ceritanya."Biarlah aku melakukan urusan balas dendamku, Rin. Cintaku tetaplah kamu, tolong jangan campuri rencanaku dan tetap bahagia bersamaku." "Tapi.. Azura tidak bersalah."
Satu jam sebelum ijab qobul Yash dan Azura.Setelah semalam berkabar dengan penuh penyesalan kepada Azura bahwa Rindu tidak bisa datang di acara pernikahannya, Rindu sudah berada di bandara untuk menunggu pesawat yang akan dia naiki menuju Bali."Kenapa begitu mendadak acara bedah buku ini ya? Pas sekali di acara pernikahan Adikku." Cicit Rindu ketika sudah menunggu jadwal keberangkatannya. Tapi karena sedang ada masalah di pesawat yang akan Rindu naiki, maka penerbangan akan delay selama enam jam untuk proses perbaikan. Rindu begitu senang, dengan delaynya pesawat, jadi dirinya bisa menghadiri pernikahan Azura dan ikut berbahagia bersama adiknya itu."Zura, Kaka datang, Kaka ingin ikut hadir dalam acara bahagiamu." Rindu segera mengendarai mobilnya ke rumah Tari dan Mozhaf dimana acara pernikahan Azura berlangsung. Sekitar dua puluh menit Rindu mengendarai akhirnya Rindu sampai di rumah Tari dan Mozhaf.Tari yang melihat Rindu datang begitu bahagia, menyambut Rindu dengan hangat b
Azura dan keluarganya sibuk mengurus pernikahannya yang akan dilaksanakan besok, hanya beberapa tamu undangan yang akan menghadiri acara pernikahan Azura dan Yash.Sesuai permintaan Yash, acara di laksanakan di rumah Azura dan tidak mengadakan acara besar-besaran. Tari dan Mozhaf mengikuti semua permintaan Yash asal nanti Azura bisa berbahagia.Namun tampak Azura tidak bersemangat, wajahnya terlihat sedih dan murung. Tari yang menyadari itu langsung mengajak Azura untuk berbicara di kamarnya."Nak, ada apa denganmu? Harusnya kamu bahagia besok hari pernikahanmu." Tanya Tari saat sudah berada di kamar pengantin Azura."Ma, apakah Mas Yash sesibuk itu? Sampai selama seminggu ini kami tidak bertemu? Bahkan Mas Yash meminta temannya yang menyerahkan sesesahan itu. Bahkan pas fitting baju Mas Yash tidak hadir, sepertinya pernikahan ini tidak membuatnya senang." Azura tertunduk sedih, bulir bening menetes dari pipinya. Azura yang memiliki hari lembut, sangat kecewa dengan sikap dari Yash
"Tuan, apakah kita akan memberitahu ornagtua Tuan dan kakek bahwa Tuan akan segera menikah?" Tanya Baim sembari menyetir.Yash mendekati Baim dan memukul kepala Baim dengan cukup keras walau tidak terlalu sakit."Apa kau sudah gila, Im? Ini pernikahan jebakan, orangtua dan kakek ku tidak harus tahu!" "Baik Tuan, maafkan saya." "Kamu juga harus merahasiakan ini, mengerti Im?" "Baik Tuan." Baim kembali serius menyetir, agar bisa membawa mobil mewah Tuannya dengan nyaman.Yash kembali menatap kearah luar mobil, kecupan yang Azura berikan tadi masih terbayang di pikirannya. Tiba-tiba ponsel Yash berdering. Tertera naman Cintaku di sana. Bayang-bayang Azura seketika hilang saat Yash melihat panggilan telepon itu dan segera menerima telepon itu."Halo , sayang. Maaf Aku terlalu sibuk jika tidak bisa menghubungimu." Wanita di sebrang sana yang sedang bertelepon dengan Yash pun dengan lembut menjawab. (Tidak apa-apa sayang. Kamu pasti sibuk setelah pelantikan CEO dan kebebasan ibumu."
"Kenapa minta maaf Mas?" "Aku sudah mencoba melarang Rindu untuk tidak kemari, tetapi Rindu tetep kekeuh ingin bertemu dengan bayimu." Tari tersenyum kecut, ya mau bagaimana lagi mereka berdua sudah ada di rumah tidak mungkin juga Tari mengusir mereka. "Adik Azura dimana Tante?" "Azura ada di kamar,
Pak Wijaya segera menghubungi pengacara keluarganya, meminta segera datang ke kantor kepolisian yang sudah Pak Wijaya kirim alamatnya. Pak Wijaya bergegas ke kantor polisi dengan mobil Alphard hitamnya, berusaha menata hati untuk bisa tenang menghadapi situasi yang menimpa putrinya. Pak Wijaya sama
Mozhaf menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi, stir menjadi sasaran kekesalannya. "Sial.. maunya apa orang itu?" Gumamnya saat mengingat telepon dari orang suruhannya."Halo ada apa?" Tanya Mozhaf panik.(Bos, laki-laki ini tetap tidak akan membuka mulut, sebelum di sediakan uang dua miliar.)"Gi
"kita harus operasi Bu, karena ternyata bayinya sungsang." Tari terkejut mendengar ucapan dokter, untuk pertama kalinya Tari akan melakukan operasi Caesar setelah tiga kali melahirkan normal pervaginal."Lakukan apapun yang terbaik untuk anakku dan cucuku dok. Selamatkan mereka berdua." Ujar Bu Rina


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore