CINTA MANUSIA DAN HANTU

CINTA MANUSIA DAN HANTU

last updateLast Updated : 2026-07-11
By:  Ashara SilalahiUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
14Chapters
7views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Memenuhi hasrat yang belum terpuaskan. Hantu cantik bernama Sari harus mencari pria yang dapat melihat wujudnya. Dan membantunya dalam memenuhi kepuasan jasmaninya. Sari adalah setan yang sangat posesif terhadap pasangannya. Baginya, jika pria yang dapat memenuhi segala ke inginannya maka Sari tidak akan melepaskan pria itu. Meski mereka dalam wujud dua dunia yang berbeda. Menjalani sekolah hantu khusus penggoda pria, semakin membuat Sari ahli dalam dunia menakhlukkan pria incarannya. Horor. Komedi. Misteri. Cinta Terlarang. Pesugihan.

View More

Chapter 1

Bab 1. *Hantu Gatal Penggoda*

Brak.

Jendela kamar milik seorang pria terbuka lebar, hingga menimbulkan suara dobrakan yang cukup kuat. Pria yang masih terpejam dalam tidurnya tidak terusik sama sekali, meski angin kencang menerpa gorden penutup kaca jendela.

"Dia pria yang aku cari," jari-jari panjangnya mengelus lembut bagian dada pria yang masih tertidur pulas. "Dadanya yang kekar, otot perut yang sixpack, dan dia memiliki kemaluan yang tidak dimiliki hantu mana pun itu?" ucapnya dengan tersenyum bangga.

Dia semakin tidak terkendali, kedua tangannya mulai melakukan hal yang dia inginkan. Wajahnya yang penuh luka-luka mendekat ke arah dada pria itu. Mengendus, menciumi, dan lidah panjangnya menjilati pangkal leher.

Seakan terbawa suasana, pria itu merasakan hal yang sama meski dalam kondisi tertidur pulas. Ia bergerak gelisah ke kanan dan ke kiri. Celana boxernya memperlihatkan gundukan yang sangat besar.

"Kau meresponnya, sayang?" Semakin pria itu terbawa suasana, semakin gencar Sari melakukan hal di luar batasnya.

"Akh... mengapa bagian dadaku merespon begitu cepat saat kau terbawa arus bersamaku, sayang?" Sari meremas-remas bagian gunung kembarnya. Napasnya mulai tidak teratur. Suara tidak pantas keluar begitu saja dari bibir tipisnya.

Mata Sari semakin melebar saat pria itu mengelus lembut wajahnya, dengan mata yang masih tertutup rapat. Elusan tangan kekar itu semakin turun ke dada Sari, meremat kuat bagian kembar itu.

"Aku tidak tahu jika hanya disentuh saja hasratku sudah terbakar," napasnya semakin memburu. Sari semakin liar, dia mendongakkan kepalanya ke atas, merespon setiap sentuhan yang diberikan manusia itu.

"Lakukanlah... lakukan semakin dalam... ah..." Keduanya seakan tidak sadar dengan apa yang mereka lakukan malam ini.

Saat Sari berada di puncaknya, pria itu terusik dan bangun dari tidurnya. Ia merasa ada hal aneh dengan kondisi tubuhnya malam ini. Saat terbangun, dia tidak melihat apa pun di sekitarnya. Tapi yang anehnya, celananya basah dan lengket. Lengket karena terkena cairan yang sangat menyengat.

"Apa yang terjadi dengan tubuhku?" Melirik ke seluruh isi kamar. "Sial. Mengapa jendelanya terbuka? Padahal aku sudah menutupnya tadi sebelum tidur."

Stiven. Nama pria yang dikenal dengan wajah tampannya, tubuh kekar dan atletis. Dan paling utama, Stiven adalah laki-laki paling perkasa saat di ranjang.

Banyak gadis yang mengincar tubuhnya. Namun Stiven tidak suka menyentuh sembarang wanita yang dia tidak sukai.

Mata itu menyipit tajam, melihat bayangan seseorang yang melintas dari depan cermin. _'Apa setan gila itu melakukannya padaku? Apa dia benar-benar tidak malu dengan apa yang dia lakukan padaku malam ini?'_ batin Stiven.

"Sial. Mengapa kau harus terbangun sih? Kan aku belum puas melakukannya denganmu," nada suara Sari terdengar sedih. Kegagalan malam ini untuk menuntaskan misinya harus berakhir karena pria incarannya terbangun dari tidur.

Sari menunduk, dengan rasa kesal ia segera pergi meninggalkan kamar milik Stiven. Setelah Sari pergi, barulah Stiven melihat ke arah di mana Sari saat ini tengah berdiri di halaman rumah dengan wajah kusutnya.

"Aku tak menyangka hantu pun mampu melakukan hal sebodoh itu?" Dengan rasa kesal, Stiven bangkit dari tempat tidur untuk membersihkan tubuhnya yang mulai terasa lengket.

Shower menyala, gemericik air jatuh membasahi tubuh kekarnya. Saat ini Stiven tidak memakai sehelai benang pun saat membersihkan seluruh area tubuh.

Bau wangi sabun mandi menyerbak di seluruh ruangan. Sari, hantu itu, kini tengah berada di sebelah Stiven yang sedang menggosok bagian dada dengan busa sabun.

"Akh..." teriak Sari dengan tangan menutup kedua mata. "Kenapa kau tidak pakai celana dalam sih jika ingin mandi? Kan aku jadi melihatnya secara langsung," cecar Sari tidak terima.

Stiven yang memiliki indra keenam, indra penglihat hantu sejak usianya masih dua tahun. "PERGI KAU, SETAN GATAL..." teriak marah Stiven. Tangannya sigap menarik selang shower, lalu menyiram tubuh Sari sampai basah kuyup.

"Ahk... mengapa kau menyiramku? Aku jadi basah, bodoh!" umpat geram Sari.

"Kau bilang aku bodoh? Kau yang bodoh, hantu tidak tahu malu. Dengan mata terbuka, kau melihat kejantananku dengan bebas?" cecar Stiven tidak terima. Ia semakin gencar menyiram tubuh Sari.

"STOP!" Sari menarik napas dalam. Ia menatap tajam Stiven. Lalu tatapannya beralih ke arah pangkal paha pria itu. "Wow. Besar sekali? Apa aku tidak akan mati kedua kalinya jika benda itu masuk ke dalam tubuhku?" Pertanyaan bodoh itu keluar begitu saja.

Tanpa aba-aba, Stiven melempar kasar shower dan menutup benda panjang itu dengan kedua tangannya.

"Setan gila. Pergi kau dari sini..." usir Stiven. Tangan kanannya segera mengambil handuk yang berada di gantungan pintu kamar mandi, melilitkan handuk di bagian pinggang hingga sebagian area tubuhnya tertutupi oleh kain.

"Kau sudah menyiramku sampai basah. Jadi sebagai balasannya, kau harus mandi berdua denganku!"

"Apa kau gila? Sejak kapan hantu bisa basah terkena air, hah?"

Sari yang tadinya panik seakan sadar akan ucapan Stiven. "Oh, iya juga ya? Sejak kapan hantu bisa basah terkena air?"

Brak.

Tanpa aba-aba lagi, Stiven segera keluar dari kamar mandi. Niat ingin membersihkan tubuhnya malah keganggu oleh hantu cantik nan genit itu.

"Dasar manusia tidak bertanggung jawab," kesal Sari. Niat ingin mengerjai pria pujaan hatinya, malah apes masuk ke dalam kamar mandi dan melihat hal yang tidak terduga.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
14 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status