Mag-log inYuvrelina baru saja tiba di dalam ruangan, beberapa pria langsung pergi menghampiri dirinya. Hal itu membuatnya agak terkejut, Yuvrelina masih belum terlalu pandai beradaptasi dengan suasana di sekitarnya.
Geo menatap sosok jelita yang kini sedang dikerubungi beberapa orang pria.“Aku tidak yakin Mike tidak akan muncul dalam pertemuan ini,” gumam Geo seraya meneguk anggur dari dalam gelas di genggaman tangannya.“Barbie, kamu semakin cantik saja,” seru salah satu pria pebisnis yanYurelina dan Geo saling bertukar pandang satu sama lain. Mereka tidak tahu harus memulainya dari mana, kini Yuvrelina dan Geo duduk bersebelahan di kursi ruangan utama sementara Mike Miland duduk di seberang meja.“Aku hanya ingin menyelamatkannya,” ucap Geo memecah keheningan selama beberapa saat di dalam ruangan utama tersebut.“Aku tidak bertanya padamu, tapi aku menunggu penjelasan darinya,” balas Mike sambil menunjuk wajah Yuvrelina menggunakan jari telunjuk tangan kanannya.“Aku sadar dari koma, Geo merawatku dengan baik selama ini, aku tinggal di sini dengan wajah ini,” ujar Yuvrelina pada Mike.“Kalian tinggal bersama selama ini? Kalian bahkan hanya memiliki satu ranjang,” ucap Mike dengan tatapan mata penuh kecemburuan.“Bukankah kontrak kerja sama dalam penyamaran sudah selesai saat aku meninggalkan kediamanmu waktu itu? Kenapa kamu terus mengungkit bahwa aku adalah istrimu?” keluh Yuvrelina pada Mike.Mike mengusap wajahnya sendiri dengan perasaan
Usai melakukan hubungan intim Mike tak henti-hentinya mengukir senyum penuh kepuasan pada bibirnya.“Kamu terlihat sangat lelah, apa aku perlu mengantarkanmu sampai tiba di rumah?” tawar Mike pada Yuvrelina.Yuvrelina spontan menggelengkan kepalanya, dia tidak mungkin menyetujuinya. Yuvrelina tidak ingin pelayan di kediamannya mengetahui tentang Mike, jika sampai itu terjadi maka tidak lama lagi pasti akan sampai ke telinga Geo Worland.“Kenapa malah melamun? Kamu cemas aku berbohong dan tidak sungguh-sungguh mengantarkanmu hingga tiba di rumah?” tanya Mike pada Yuvrelina.Yuvrelina menggelengkan kepalanya, dia segera mengambil kacamata miliknya dari atas meja.“Saya akan pulang sendiri, lagi pula tidak jauh dari sini,” ujarnya dengan gugup sambil merapikan kembali bajunya. “Presdir, saya akan pulang sekarang,” pamit Yuvrelina pada Mike.“Hm,” gumam Mike sambil menganggukkan kepalanya. Mike duduk di sofa, Yuvrelina mengambil tasnya lalu berjalan pelan keluar
“Pres-presdir, oukh, sssh,” desah Yuvrelina lantaran tidak bisa menolak sentuhan dari Mike. Batinnya mengumpat Mike berulang kali tapi tetap saja kocokkan yang dilakukan Mike dan gosokan Mike Miland pada sisi intimnya membuat Yuvrelina mendesah dan mengerjap nikmat.“Sisi intimmu sangat basah, Barbie, aku sangat menyukainya,” ujar Mike tanpa sadar. Mike menarik lepas celana dalam berenda dari dalam rok Yuvrelina.Yuvrelina terkejut mendengar Mike memanggilnya dengan nama Barbie akan tetapi perkataan Mike barusan tidak bisa merubah rasa dan desiran setiap sentuhan yang Mike lakukan saat ini.Mike turun dan berjongkok tepat di depan Yuvrelina, dia merasa semua itu nyata jadi Mike memutuskan untuk mencicipi cairan di antara kedua pangkal paha Yuvrelina. Mike membuka kedua paha Yuvrelina ke sisi samping kiri dan kanan lalu memeluknya menggunakan kedua lengannya dan mulai menyapukan lidahnya pada celah di antaranya.“Sssh, oukhh, Presdir, akh, ssh, oukh, Presdir, aku tida
Yuvrelina terpaku menatap Mike, begitu juga sebaliknya, Yuvrelina pikir Mike bakalan memecat dirinya hari ini. Apalagi Mike melotot dan menatap dirinya dengan kedua mata tidak berkedip. Yuvrelina ingin menegurnya tapi dia cemas kalau Mike akan memarahinya seperti hari kemarin, jadi dia hanya berdiri dan menunggu Mike membuka kata.Cukup lama hingga Mike bersedia mengalihkan perhatiannya dari sosok Yuvrelina di depannya.“Ah, iya, kenapa kamu datang ke ruangan kerjaku?” tanya Mike pada Yuvrelina. Mike sudah kehilangan akal, dia bahkan tidak bisa mengingat lagi dengan apa yang pernah dia katakan kemarin pada Yuvrelina.“Apa? Kenapa?” tanya balik Yuvrelina dengan tubuh condong ke depan, dia sama sekali tidak mengerti. Yuvrelina ingat kalau kemarin Mike bilang padanya bahwa dia harus bekerja sebagai asisten pribadi Mike dan bekerja di dalam ruangan tersebut bersama Mike.“Kenapa bagaimana?” ulang Mike dengan ekspresi bingung.“Presdir bilang saya harus bekerja di dal
Yuvrelina sangat menikmati sensasi yang Mike berikan untuknya. Entah kenapa dia tidak peduli lagi jika Mike tahu siapa dirinya. Tubuh Yuvrelina tidak bisa menolak sentuhan yang memang dia inginkan sejak lama!Puas menikmati hubungan intim dengan posisi berdiri, Mike segera membawa tubuh Yuvrelina ke sofa di dalam ruangan, dia membuat tubuh Yuvrelina telanjang bulat dan kembali berpacu di atasnya dengan menahan kedua kaki Yuvrelina ke atas."Ah, ah, Presdir, oukhhh, sshhh, oukhhh, sssshhhh, aaaaaaaaakhhhhhh," pekik Yuvrelina penuh kenikmatan.Mike melumat bibir Yuvrelina sambil terus berpacu."Aku senang kamu tidak menolaknya," bisik Mike pada telinganya.Yuvrelina mengangguk pelan sambil memeluk tengkuk Mike. Sampai Mike puas dengannya Yuvrelina baru sadar kalau dia menggunakan sosok lain untuk bertemu dengan Mike hari ini. Yuvrelina masih rebah sambil mengatur nafas. Sementara Mike tidur dengan posisi miring di sebelahnya sambil menyentuh area intimnya dan menge
"Kenapa kamu diam saja? Kamu tidak ingin menjawab pertanyaan dariku?" Bisik Mike tepat di depan bibir Yuvrelina, ditatapnya wajah dan kedua mata Yuvrelina. Di balik bingkai kacamata tersebut jelas sekali bahwa kedua mata itu adalah milik Yuvrelina. Mike mengendus napas Yuvrelina, kini dia benar-benar yakin wanita di hadapannya ini itu adalah Yuvrelina."Selama ini aku hanya menginginkan dirimu, akhirnya aku menemukanmu, jadi apakah Geo Worland sudah menipuku selama ini?" Tanya Mike dalam hati.Mike melamun, Yuvrelina segera menjawab pertanyaan dari Mike."Anda salah paham, Presdir, saya harus melanjutkan pekerjaan," jawab Yuvrelina. Yuvrelina memberanikan diri untuk menyentuh dada Mike dengan maksud mendorong Mike agar menjauh darinya. Akan tetapi Mike malah mencekal kedua pergelangan tangan Yuvrelina dan menahannya di dinding tepat di atas kepala Yuvrelina."Kamu tidak akan bisa meninggalkan ruangan ini kecuali aku mengizinkannya," bisik Mike tepat di depan matanya.
Selesai memberikan kecupan pada bibir Mike, Yuvrelina berlalu masuk ke dalam kamar mandi.“Jangan bercanda, aku serius!” keluh Mike padanya.Yuvrelina sudah melepaskan seluruh bajunya dan dia mendengar keluhan Mike tentangnya. “Memangnya seperti apa pasangan suami-istri itu, menurutmu? Sa
Mike benar-benar tidak mengira bahwa Yuvrelina akan benar-benar menggunakan posisinya untuk menggantikan Barbie di sisinya. Mike sendiri lupa, dia yang memberikan keputusan tentang itu. Mike tidak bisa protes lagi, dia hanya mengusap wajahnya sendiri dengan gelisah. Dan itu tidak berlangsung lama l
Barbie memiliki rencana, dia bersumpah tidak akan pernah membiarkan Mike Miland hidup bahagia bersama wanita pengganti dirinya. Barbie pikir ketika dia mendapatkan kebebasan dan terlepas dari Mike maka suatu hari saat dia bosan dengan rutinitasnya yang hanya bermalas-malasan seperti sekarang maka d
Yuvrelina kembali ke kediaman jauh lebih larut dari biasanya. Dia merasa sangat lelah karena harus beradaptasi dengan lingkungan baru di sekitarnya. Melakukan akting hampir sepanjang hari di depan publik membuatnya sangat kelelahan.Ketika tiba di rumah, Yuvrelina langsung melepaskan kedua high hee







