تسجيل الدخولBerawal dari menyelamatkan seorang pria yang tidak dikenal. Hidup Valin berubah total. Demi kesembuhan sang adik, Valin akhirnya menerima tawaran Razen Archlight untuk jadi dokter pribadi. Namun segalanya tidak berhenti di sana. Zen menginginkan lebih, dia ingin Valin jadi penghangat ranjangnya juga. Ketika dominasi dan kekuasaan Zen bertindak, Valin tidak punya pilihan selain menuruti keinginan Zen. Sejak saat itu Valin hidup dalam sangkar emas. Sampai rahasia Zen perlahan terbongkar. Valin balik menyerang. Tapi tidak semudah itu untuk menghancurkan Zen. Pria itu mengancam Valin menggunakan keselamatan adiknya. Zen ingin Valin tetap tunduk padanya. Tapi dendam yang terlanjur membara, membuat Valin sulit dihadapi. Apalagi ketika Valin ternyata dekat dengan Xavier Langton, rival Zen. Maka konflik tidak sekedar balas dendam, tapi juga soal cinta. Bagaimana Valin menghadapi semua itu? Dan siapa yang akhirnya akan dia pilih? Temukan dalam kisah mereka.
عرض المزيدDua bulan kemudian. "Kamu ikut papamu dulu ya. Lihat bunga." Yang diajak bicara mengedip sambil tersenyum. Menampilkan gusinya yang masih belum bergigi. Ompong tapi justru sangat manis untuk bayi. "Kamu nanti bikin dia insecure," seloroh Zen yang kemampuan berjalannya sudah pulih. Tidak seperti ingatannya yang masih stuck, tak bertambah. "Niatku kan baik. Aku tidak bermaksud mengintimidasinya." Valin merapikan tampilannya. Dia baru saja menyusui sang putri. "Terserahlah. Ayo, Re, kita jalan-jalan dulu. Aku hubungi kalau dia nangis." "Paling pol dia bakal tidur lagi," kata Valin sambil membuka pintu mobil. Zen menggendong Rea menjauh dari Valin. Pria yang mengenakan kemeja putih itu benar-benar menjelma jadi hot daddy. Matang, tampan dan mempesona. Dalam gendongan lengan kekar Zen, Rea tertawa-tawa sambil melihat keadaan sekitarnya. Sementara Valin, perempuan bergaun hitam itu berbalik setelah melihat Zen menghilang di balik pintu. Tubuh Valin tampak ramping. Tapi aset kembar d
"Sudah sembuh?"Yang ditanya hanya menunjuk bekas luka seperti selulit tapi versi lebih parah di lehernya."Dijadwalkan untuk bedah estetik, biar mulus lagi." Balas Kian lelaki yang beberapa kali melirik ke arah Rea. Bayi cantik yang masih lelap dalam tidurnya."Dapat kloningannya?""Nope! She's is mine," sambar Zen tegas. Dia tahu ke arah mana pembicaraan Kian.Dulu Zen mungkin tak terlalu peduli pada eksistensi Kian. Tapi kini dia sadar kalau lelaki di depannya masih punya sesuatu yang disembunyikan dengan apik.Perasaan Kian belum sepenuhnya lepas dari Valin. Dengan ingatan lama, Zen tidak bisa melihatnya. Namun ketika dia amnesia. Saat dia menilai sikap Kian dari sudut yang berbeda. Dia menemukannya. Dia bisa menyadarinya."Aku akan menikah."Itu bukan pemberitahuan itu klaim. Kian seolah ingin membuktikan kalau dia sudah move on dari Valin. Padahal yang sebenarnya tidak ada yang tahu."Jangan menyakiti perasaan orang.""Kali ini tidak. Dia setuju menikah denganku."Zen menarik su
Kian. Nama itu memunculkan sensasi aneh di dada Zen. Dia diberitahu kalau pria itu tangan kanannya. Orang kepercayaannya. Namun sekarang ada alarm yang berbunyi kencang di kepalanya.Seolah dia bisa meraba kalau ada sesuatu yang tidak beres soal nama itu. Atau dia cemburu pada Kian."Apa dia salah satu dari mereka yang menyukaimu. Mereka bilang kamu punya banyak penggemar rahasia."Zen mengajukan pertanyaan setelah semua orang pergi. Di sana tinggal dia dan Valin."Kayak dia enggak saja. Yang mengejarmu juga tidak sedikit. Cuma yang agak gila satu. Untungnya sudah diikat sama Yuan."Valin membalas sambil menggendong putrinya setelah selesai menyusu. Perempuan sudah bisa duduk, sudah bisa berjalan meski pelan. Hanya saja Valin masih merasa lemas. Jadinya dia belum banyak bergerak. Kecuali ke kamar mandi.Lagi-lagi Zen dibuat menganga. Apa Valin sejak dulu seseksi itu. Kalau iya, pantas dirinya cinta mati pada sang istri. Siapa juga yang rela berbagi jika Valin memenarik itu.Bersamaan
"Untung semua aman."Perkataan Sylus nyaris seperti gerutuan. Dia benar-benar tak habis pikir dengan Zen. Nekad sekali orang itu. Nasib baik tak ada saraf atau otot yang robek saat pria itu memaksakan diri berjalan tanpa bantuan.Yang dimarahi hanya nyengir lebar. Tanpa dosa, tanpa merasa bersalah telah membuat semua orang cemas juga takut.Ditambah dia mengamuk saat Valin dioperasi. Siapa yang tidak makin ngeri waktu melihat atau bertemu Zen."Kan sudah kubilang. Aku bisa.""Buktikan kalau begitu. Tapi memang kamu seharusnya bisa jalan. Orang habis caesar itu pulihnya lama. Gak kayak orang lahiran normal. Dia perlu bantuan buat ngurus anak kalian.""Kata siapa?" Zen menyanggupi tantangan Sylus. Dia perlahan berdiri. Perlu beberapa kali percobaan sampai dia akhirnya bisa melakukannya. Dua staf tampak berjaga di sisi kiri dan kanan Zen. "Kata mereka. Aku tidak tahu, aku belum pernah mengalaminya.""Otewe kalau begitu." Zen meringis ketika merasakan seluruh ototnya meregang karena tin
"Tuan Hepburn, kenapa Anda di sini?"Sungguh mengejutkan ketika menemukan Adrian berdiri di depan pintu keluar staf rumah sakit. Apa yang ingin dilakukan pria itu."Nona Valin, bolehlah saya mengajak Anda ke suatu tempat?" Kata Adrian terus terang."Maaf, Tuan. Saya tidak bisa." Valin tegas menjaw
Valin tersentak ketika rasa pegal menyerang lehernya. Selain itu dia juga merasa pusing. Ketika dia bangun, dia dapati dirinya terbaring di sebuah ranjang. Sementara Maria masih tidak sadarkan diri di sampingnya."Ria, Ria. Bangun." Valin mengguncang tubuh Maria.Gadis itu menggeliat sebelum membuk
"Jangan! Saya mohon jangan lakukan itu," Rud memohon dengan darah menetes di lantai. Harusnya dia langsung dilarikan ke rumah sakit. Lukanya harus ditangani, supaya darahnya berhenti keluar. Tapi siapa yang peduli.Bahkan Valin yang berada dalam pelukan Zen acuh pada keadaan Rud."Kenapa aku harus
"Razen Archlight, uhuk!!""Diamlah!" Raung Zen penuh kemurkaan.Valin tersedak ketika Zen menenggelamkannya di kolam begitu mereka tiba di The Dream. Perempuan itu gelagapan kala Zen tak kunjung membiarkannya naik.Pria itu literally "memandikan" Valin dari segala kotoran yang menempel di tubuh san












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
المراجعات