Share

108

Author: Eselitaa
last update publish date: 2026-07-09 11:26:14

Aeri merasakan seluruh pandangan di dalam aula besar itu bergeser dan mengunci sosoknya dalam seketika. Perintah Eryx laksana petir di siang bolong, menghancurkan posisi bertahannya sebagai pengamat pasif. Di bawah tatapan ratusan pasang mata yang dipenuhi kecurigaan dan ketakutan, Aeri dipaksa melangkah maju.

Setiap ketukan sepatu taktisnya di atas karpet merah beludru terdengar begitu nyaring di telinganya sendiri. Otaknya berputar liar. Koper bukti di ruang kerja barat? Eryx tidak pernah m
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   140

    Langkah kaki Eryx terasa lebih ringan dari yang pernah ia rasakan seumur hidupnya saat ia menapaki undakan tangga kayu teras tersebut. Sepatu boot militernya yang biasanya berdentang angkuh di koridor marmer kementerian, kini hanya memicu decit halus pada kayu tua yang lembap oleh embun pagi.Saat ia mendekat, interaksi hangat antara Aeri dan kedua orang tuanya mendadak terjeda. Sang ayah, seorang pria dengan rambut yang memutih sebelum waktunya dan gurat kecemasan yang mendalam di wajahnya, seketika memasang posisi protektif di depan istri dan putrinya. Sorot matanya dipenuhi kewaspadaan yang wajar; bagi mereka, lambang keluarga Leander adalah sinonim dari petaka.Aeri menyadari ketegangan itu. Ia segera memegang lengan ayahnya, lalu menatap Eryx. "Ayah, Ibu... dia yang membawaku pulang. Pria ini yang memastikan kita semua bisa keluar dari cengkeraman kementerian."Mendengar penuturan putrinya, ketegangan di bahu sang ayah perlahan melendur, berganti dengan riak ketidak

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   139

    Langkah mereka berdua membekas di atas aspal basah yang mulai disinari cahaya fajar. Di belakang mereka, menara kementerian yang megah kini tampak tak lebih dari sekadar monumen batu yang dingin dan berlubang. Bagi Aeri, berjalan di samping pria yang beberapa jam lalu memegang kendali atas separuh aset distrik atas terasa sangat surealis. Sisa-sisa amarah dan ketegangan di tubuhnya perlahan meluruh, digantikan oleh rasa lelah yang teramat sangat yang kini menghantam kesadarannya. Eryx menuntunnya menuju sebuah mobil sedan hitam sederhana yang terparkir di sudut distrik luar, jauh dari kendaraan taktis bermerek Leander yang biasa ia gunakan. Tanpa sepatah kata pun, ia membukakan pintu untuk Aeri, memastikan gadis itu masuk dengan aman sebelum dia sendiri memutari haluan dan duduk di kursi kemudi. Mesin mobil menyala dengan deru halus. Eryx melajukan kendaraan itu membelah jalanan distrik bawah yang mulai menggeliat seiring terbitnya matahari.

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   138

    Keheningan di dalam ruang interogasi itu terasa lebih menyesakkan daripada suara desing peluru. Tiago Leander, sang patriark yang selama puluhan tahun memegang kendali atas nasib ribuan orang, berdiri mematung. Matanya yang tajam, yang biasanya menyimpan rahasia dunia, kini terkunci pada map folder di tangan putranya. Tiago adalah seorang pragmatis ulung; dia tahu betul bahwa jika data korupsi dan bukti pembunuhan itu jatuh ke tangan pers, dinasti Leander bukan hanya akan kehilangan kehormatan, tapi akan runtuh hingga ke fondasinya. Tiago menghela napas, sebuah embusan panjang yang seolah mengeluarkan seluruh sisa kebijaksanaannya. Dia menoleh ke arah Kaeragha yang terikat, lalu menatap putranya dengan pandangan yang sulit diartikan—campuran antara kekecewaan mendalam dan rasa hormat yang enggan ia akui. "Kaeragha," suara Tiago memecah kesunyian, dingin seperti es. "Aku memberimu segalanya. Posisi, kekuasaan, dan perlindungan keluarga. Tapi kau menggu

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   137

    Aeri menatap pria di balik celah pintu besi itu dengan campur aduk perasaan yang sulit didefinisikan. Di satu sisi, ia membenci takdir yang mengikatnya dengan darah Leander. Namun di sisi lain, melihat Eryx kembali dengan tubuh yang kian dipenuhi luka baru dan napas yang memburu demi menyelamatkannya, ada sekat di dalam hatinya yang perlahan runtuh.Eryx tidak membuang waktu. Dengan cepat, dia memeriksa panel kontrol manual di samping pintu sel. Karena sistem lockdown kementerian sedang mati total akibat sabotase faksi sipil, satu-satunya cara adalah meretas tuas hidrolik secara mekanis. Menggunakan pisau taktisnya, Eryx menyungkil penutup besi panel, memutuskan kabel sirkuit utama, dan menarik tuas darurat ke bawah dengan sentakan kuat.Sreeek... Brakk!Pintu besi tebal itu bergeser terbuka.Aeri melangkah keluar dari dalam sel, menjatuhkan potongan besi tajam yang sempat ia pegang ke lantai. Matanya menyapu empat jasad pasukan Kaeragha yang tergeletak bersimbah darah di koridor rema

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   136

    Kapal cepat itu melaju laksana peluru hitam yang membelah keheningan malam, melompati ombak-ombak besar muara distrik atas dengan guncangan yang kian mengerikan. Deru mesinnya meraung di batas maksimal, seirama dengan pacu jantung Eryx yang tak lagi memiliki ritme konstan.Di atas dek yang basah oleh cipratan air laut, Eryx berdiri mematung. Matanya menatap lurus pada siluet menara kementerian yang menjulang di kejauhan, dikelilingi oleh lampu-lampu kota yang tampak seperti kunang-kunang di bawah langit berkabut.Ponsel di tangannya kembali bergetar. Nama Calixto berkedip di layar."Bicara," desis Eryx, langsung mendekatkan ponsel itu ke telinganya tanpa menunggu sedetik pun."Tuan Muda, situasinya memburuk dengan cepat," suara Calixto terdengar terengah-engah, diselingi bunyi statis dari interkom militer. "Faksi sipil Kaeragha bergerak lebih taktis dari dugaan kita. Mereka tidak hanya memalsukan dokumen pemindahan, mereka memutus aliran listrik utama di blok penahanan tingkat tinggi

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   135

    Lamunan Eryx buyar ketika kapal cepat yang membawanya membelah ombak malam dengan guncangan yang cukup keras. "Aeri..." Eryx berbisik. Bagaimana hatinya sekarang? Selena sudah tiada. Wanita yang pernah menjadi alasan utamanya untuk bertahan di dalam sangkar emas Leander kini telah menjelma menjadi jasad dingin yang bersimbah darah. Namun alih-alih memikirkan Selena, Eryx justru terus memikirkan Aeri. "Sial! Aku harus kembali. Bagaimana kalau Kaeragha membunuhnya?" batin Eryx. Eryx mencoba menghubungi Calixto.Eryx meraba saku mantelnya dengan gerakan gusar, menarik keluar ponsel taktis terenkripsi miliknya. Jemarinya yang gemetar karena kombinasi antara rasa lelah dan kepanikan yang mendadak menyerang segera menekan tombol panggil cepat.Layar berkedip beberapa kali sebelum suara bariton Calixto terdengar di seberang sana, dipenuhi oleh deru bising latar belakang markas kepolisian militer."Tuan Muda?" suara Calixto terdengar tegang, menahan napas."Calixto! Di mana Gahen

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   05

    Pukul delapan pagi, Eryx muncul di ruang makan dengan penampilan yang membuat Aeri terdiam sejenak. Ia tidak bertelanjang dada seperti yang Aeri bayangkan. Sebaliknya, ia mengenakan kaus desainer yang pas di tubuh, celana rapi berpotongan presisi, dan arloji yang nilainya lebih tinggi dari gaji Ae

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   04

    Aeri datang lebih awal karena itu adalah cara untuk menunjukkan kepada Eryx Leander bahwa keputusannya untuk mengambil Gahensa Xan bukan kesalahan—itu adalah investasi dalam hidupnya sendiri.Maya, pembantu rumah tangga, terlihat terkejut melihat Aeri sudah di penthouse saat pagi buta."Tuan Eryx m

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   03

    "Gahensa Xan, tuan.""Gahensa," ulangi Eryx, melafalkannya dengan cara yang berlagak-lagak, seolah-olah nama itu adalah bahan lelucon. "Nama yang aneh. Kamu dari planet mana? Atau itu nama asli? Karena ini terdengar seperti nama yang dibuat saat ayahmu sedang mabuk dan ibu mu sedang—""Tuan," poto

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   02

    Enam bulan kemudian, Aeri masuk ke akademi keamanan elite dengan nama palsu dan identitas palsu yaitu Gahensa Xan. Selama enam bulan itu, dia berlatih sangat keras. Ketika kakaknya libur bekerja, dia biasanya cerita soal pekerjaannya termasuk bagaimana caranya menjadi seorang pengawal terlatih. Dan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status