Share

133

Author: Eselitaa
last update publish date: 2026-07-17 21:03:09

Genggaman tangan Eryx terasa begitu kokoh saat menarik Aeri menyusuri lorong-lorong rahasia di dermaga belakang markas kepolisian militer. Suara deburan ombak yang menghantam dermaga kayu mulai terdengar, berpadu dengan deru mesin kapal cepat yang telah dipersiapkan untuk pelarian mereka.

Aeri melangkah dalam diam, namun badai di dalam kepalanya sama sekali tidak mereda. Ia benar-benar tidak menyangka kalau Eryx—pria arogan yang selama ini ia cap sebagai monster egois—akan melangkah sejauh ini
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   142

    Sinar matahari pagi di pelabuhan tua perlahan tergantikan oleh badai mendung yang bergerak cepat dari arah laut lepas. Angin bertiup kencang, memukul jendela kayu rumah kolonial itu hingga berderit pelan. Eryx berdiri di tepi tebing, matanya yang tajam menangkap riak abnormal pada semak-semak di batas hutan pinus—ratusan meter dari perimeter aman yang telah ditentukan. Insting bertahannya yang telah terlatih bertahun-tahun seketika berdenyut kencang. Ia mengenali pola pergerakan itu: taktik pengepungan taktis. "Aeri," panggil Eryx tenang namun penuh penekanan, tanpa membalikkan badan. Aeri, yang baru saja hendak merapikan barang-barangnya di ambang pintu belakang, seketika berhenti. Ia menangkap ketegangan dalam nada suara Eryx. "Ada apa?" "Bawa orang tuamu ke dermaga bawah lewat jalur belakang. Sekarang," perintah Eryx, tangannya bergerak cepat mengambil senapan otomatis yang tersimpan di balik pintu jip tua. "Kita kedatangan tamu dari rumah." Belum sempat Aeri menjawab, su

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   141

    Sementara itu, jauh dari ketenangan pelabuhan tua yang damai, atmosfer di dalam ruang rapat utama kediaman Leander justru membara oleh ketegangan yang pekat. Ruangan melingkar berlantai marmer hitam itu dipenuhi oleh kepulan asap cerutu dan bisik-bisik penuh intrik dari para tetua konsorsium. Di ujung meja panjang, Tiago Leander duduk dengan raut wajah yang tampak jauh lebih tua dari usia sebenarnya. Gurat-gurat frustrasi tercetak jelas di keningnya; ia berada di ambang keputusasaan."Kita tidak bisa membiarkan seluruh aset di sektor selatan disita oleh kementerian akibat kecerobohan semalam!" seru salah seorang tetua, memukul meja dengan tongkat berkepala peraknya. "Dewan tetua harus bergerak cepat. Prioritas kita saat ini adalah menyelamatkan Kaeragha dan mengamankan seluruh harta yang tersisa di bawah namanya!""Menyelamatkan seorang pengkhianat yang hampir meruntuhkan reputasi keluarga?" Tiago bersuara, suaranya parau namun penuh penekanan. "Kaeragha telah bertindak di luar kendal

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   140

    Langkah kaki Eryx terasa lebih ringan dari yang pernah ia rasakan seumur hidupnya saat ia menapaki undakan tangga kayu teras tersebut. Sepatu boot militernya yang biasanya berdentang angkuh di koridor marmer kementerian, kini hanya memicu decit halus pada kayu tua yang lembap oleh embun pagi.Saat ia mendekat, interaksi hangat antara Aeri dan kedua orang tuanya mendadak terjeda. Sang ayah, seorang pria dengan rambut yang memutih sebelum waktunya dan gurat kecemasan yang mendalam di wajahnya, seketika memasang posisi protektif di depan istri dan putrinya. Sorot matanya dipenuhi kewaspadaan yang wajar; bagi mereka, lambang keluarga Leander adalah sinonim dari petaka.Aeri menyadari ketegangan itu. Ia segera memegang lengan ayahnya, lalu menatap Eryx. "Ayah, Ibu... dia yang membawaku pulang. Pria ini yang memastikan kita semua bisa keluar dari cengkeraman kementerian."Mendengar penuturan putrinya, ketegangan di bahu sang ayah perlahan melendur, berganti dengan riak ketidak

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   139

    Langkah mereka berdua membekas di atas aspal basah yang mulai disinari cahaya fajar. Di belakang mereka, menara kementerian yang megah kini tampak tak lebih dari sekadar monumen batu yang dingin dan berlubang. Bagi Aeri, berjalan di samping pria yang beberapa jam lalu memegang kendali atas separuh aset distrik atas terasa sangat surealis. Sisa-sisa amarah dan ketegangan di tubuhnya perlahan meluruh, digantikan oleh rasa lelah yang teramat sangat yang kini menghantam kesadarannya. Eryx menuntunnya menuju sebuah mobil sedan hitam sederhana yang terparkir di sudut distrik luar, jauh dari kendaraan taktis bermerek Leander yang biasa ia gunakan. Tanpa sepatah kata pun, ia membukakan pintu untuk Aeri, memastikan gadis itu masuk dengan aman sebelum dia sendiri memutari haluan dan duduk di kursi kemudi. Mesin mobil menyala dengan deru halus. Eryx melajukan kendaraan itu membelah jalanan distrik bawah yang mulai menggeliat seiring terbitnya matahari.

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   138

    Keheningan di dalam ruang interogasi itu terasa lebih menyesakkan daripada suara desing peluru. Tiago Leander, sang patriark yang selama puluhan tahun memegang kendali atas nasib ribuan orang, berdiri mematung. Matanya yang tajam, yang biasanya menyimpan rahasia dunia, kini terkunci pada map folder di tangan putranya. Tiago adalah seorang pragmatis ulung; dia tahu betul bahwa jika data korupsi dan bukti pembunuhan itu jatuh ke tangan pers, dinasti Leander bukan hanya akan kehilangan kehormatan, tapi akan runtuh hingga ke fondasinya. Tiago menghela napas, sebuah embusan panjang yang seolah mengeluarkan seluruh sisa kebijaksanaannya. Dia menoleh ke arah Kaeragha yang terikat, lalu menatap putranya dengan pandangan yang sulit diartikan—campuran antara kekecewaan mendalam dan rasa hormat yang enggan ia akui. "Kaeragha," suara Tiago memecah kesunyian, dingin seperti es. "Aku memberimu segalanya. Posisi, kekuasaan, dan perlindungan keluarga. Tapi kau menggu

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   137

    Aeri menatap pria di balik celah pintu besi itu dengan campur aduk perasaan yang sulit didefinisikan. Di satu sisi, ia membenci takdir yang mengikatnya dengan darah Leander. Namun di sisi lain, melihat Eryx kembali dengan tubuh yang kian dipenuhi luka baru dan napas yang memburu demi menyelamatkannya, ada sekat di dalam hatinya yang perlahan runtuh.Eryx tidak membuang waktu. Dengan cepat, dia memeriksa panel kontrol manual di samping pintu sel. Karena sistem lockdown kementerian sedang mati total akibat sabotase faksi sipil, satu-satunya cara adalah meretas tuas hidrolik secara mekanis. Menggunakan pisau taktisnya, Eryx menyungkil penutup besi panel, memutuskan kabel sirkuit utama, dan menarik tuas darurat ke bawah dengan sentakan kuat.Sreeek... Brakk!Pintu besi tebal itu bergeser terbuka.Aeri melangkah keluar dari dalam sel, menjatuhkan potongan besi tajam yang sempat ia pegang ke lantai. Matanya menyapu empat jasad pasukan Kaeragha yang tergeletak bersimbah darah di koridor rema

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   34

    Pagi hari tiba membawa kabut tipis yang menyelimuti Renhill. Sesuai dengan instruksi Tiago, sebuah mobil limusin hitam mewah sudah terparkir di depan lobi utama. Tidak lama kemudian, Lyra Xan datang. Wanita itu tampak anggun sekaligus angkuh dalam balutan gaun kasual mahal, lengkap dengan kacamata

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   08

    Aeri semakin kesal dengan segala omong kosong ini. Tetapi demi mencapai tujuannya, mau tidak mau dia harus melayani hal-hal tidak penting ini. "Benar tuan. Saya lebih tua dari tuan. Saya berusia hampir 27 tahun sementara tuan 25 tahun," kata Aeri. Aeri pernah melihat informasi di internet bahw

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   02

    Enam bulan kemudian, Aeri masuk ke akademi keamanan elite dengan nama palsu dan identitas palsu yaitu Gahensa Xan. Selama enam bulan itu, dia berlatih sangat keras. Ketika kakaknya libur bekerja, dia biasanya cerita soal pekerjaannya termasuk bagaimana caranya menjadi seorang pengawal terlatih. Dan

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   01

    Jasad Felix berbaring di ruang perawatan dengan pakaian formal yang terlalu rapi. Aeri Roseanne berdiri di ambang pintu, tidak bergerak, tidak menangis. Matanya—mata yang indah dengan irisan mata yang tajam—tetap terbuka mengamati wajah kakaknya yang sudah berubah menjadi sesuatu yang tidak lagi

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status