LOGINKecelakaan tragis membuat Selina yang tengah mengandung tak sadarkan diri hingga koma begitu lamanya. Dan di saat penantian itulah, Aldi menemukan sebuah diari milik istrinya. Diari yang berhasil merubah hidup Aldi dan mencabiknya begitu dalam..
View MoreKeluarga Nisa datang ke rumah Taufan. Bukan untuk membela putrinya melainkan meluncurkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Tindakan Nisa sudah jauh keterlaluan. Berulang kali Nisa mempermalukan nama keluarga. Dimulai dari pembatalan pernikahan secara sepihak dengan Rama, lalu menikahi Rangga tiba-tiba. Dan kesalahan saat ini yang sungguh tak bisa ditoleransi lagi. Keluarga Nisa juga sudah mengetahui kasus yang menimpa Rangga. Dan sebagai balasan, kedua keluarga besar sepakat untuk memisahkan keduanya. Rangga sudah mengajukan perceraian, Nisa tak bisa lagi mencegah kepergian suaminya. Keduanya akan berpisah dalam hitungan waktu saja. Nisa tak mendapatkan sepeserpun harta perpisahan. Semua sudah menghilang semenjak Rangga tersandung kasus penipuan. Tak hanya itu, Rangga juga kembali melanjutkan hukumannya di penjara. Mala dan Taufan ingin hukuman Rangga di hentikan. Ya, sudah cukup tiga bulan Rangga menerima banyak pelajaran di sel penjara. Waktunya pria itu pulang ke ruma
"Abortus incomplete." Nurdhita langsung memandang Rama yang tak jauh berdiri di belakangnya. "Kita kuret sekarang." Nurdhita bangkit dari duduknya menuju meja praktek. Ia lalu menginstruksikkan asistennya untuk menghubungi ruang operasi. "OK cito ya, Rama. Masih ada jaringan yang tertinggal di dalam perut Nisa." Nisa yang sudah lemah tak bisa berpikir apa-apa lagi. Pandangannya sudah berubah gelap belum lagi dengan perdarahan di bagian intinya yang sejak tadi tak berhenti. "Jadi, Nisa benar-benar hamil, dokter?" Tanya Mala terkejut luar biasa. Sebuah plot twist dimana Nisa yang selama ini berpura-pura hamil malah memang mengandung. Nurdhita lalu memandang Rama, Taufan dan juga Mala. Ia ikut keheranan. "Apa Nisa tidak memberitahu jika selama ini dia hamil?" Rama menggeleng dan menatap tajam Nisa. "Dia pernah memberitah
Tubuh Nisa menegang seketika. Nafas itu begitu sesak dan memburu. Di atas meja ada video penangkapan dokter Adinda palsu. Dan itu terjadi pada tengah malam sesaat setelah Nisa kembali ke rumah. Dimana klinik tempat Nisa menjalani pengobatan di kepung oleh petugas. "Itu.." mata Nisa menggelepar ketakutan. "Apa artinya aku ditipu oleh mereka?" Rama sampai berdecak kesal. Rubah wanita ini malah tak mau mengaku dan bertindak sebagai korban. Oleh karena itu, Rama tak akan segan lagi. Rama mengeluarkan foto-foto serta sebuah surat. Nisa terkejut. Begitu juga dengan Selina yang baru tahu. "Hampir 3 bulan kamu mengambil peran sebagai wanita hamil. Kamu menyewa seorang wanita untuk menyamar menjadi dokter Adinda. Lalu kamu juga menyewa rumah lama di jalan karang untuk menjadi tempat prakteknya. Belum lagi plang serta peralatan palsu yang terpasang ckckckck.. kamu benar-benar terlibat dalam sindikat kebohongan
"Selina!" Mata Mala melotot seakan menuntut jawaban. Untuk pertama kalinya, Selina bisa melihat kemarahan dalam netra wanita itu. Dan kemarahan itu kini tertuju padanya. "Kemana aja, kamu? Kenapa bisa kamu lalai hingga membuat Aulia berlari dan keluar dari butik? Asal kamu tahu, jika tidak ada Nisa yang mengejarnya mungkin Aulia sudah tersambar kendaraan yang ada diluar sana." Selina tertunduk mendengar kemarahan Mala. Nadanya memang tidak terlalu tinggi. Tapi, suara itu sangat berat seakan penuh dengan penekanan. "Maaf, ma. Ini semua salahku. Tadi aku sedang sholat dan menitipkan Aulia pada mbak Nisa." Jawabnya pelan dengan penyesalan. "Kamu tahu kalau Nisa sedang hamil muda, kan?? Kenapa kamu malah menitipkan anakmu yang sedang aktif pada Nisa?" Mala menarik nafas panjang kesal. "Hari sudah malam." Sela Taufan di antara tiga wa
"Untuk apa sebenarnya kamu jam tangan itu?" Nisa jadi penasaran.Kemarin adik iparnya datang kemari untuk mencari suaminya dan hari ini dia datang dengan berbeda tujuan."Ambil saja dan jangan banyak tanya. Aku sudah meminta izin pada suaminu." Sahut Rama malas.Nisa me
"Rama terjerat kasus?" Rangga terkejut bukan main saat mendengar selentingan gosip dari mulut istrinya."Iya, mas. Aku curi-curi dengar dari obrolan papa dan mama. Katanya keluarga Anggia itu mau nuntut Rama. Mereka nuduh Rama menghamili Anggia." Seloroh Nisa.Rangga yang syok t
"Pa! Pa!"Wajah Aulia yang berbinar berubah merengek ketika Rama berjalan mendekat kepadanya. Anak cantik ini merentangkan tangannya agar dipeluk oleh Rama. Dengan sigap, Raka mengambil Aulia dalam pelukannya.Rama dan Aldi saling menatap sengit. Terutama Aldi yang sudah mengera
Selina yang panik langsung membawa Aulia ke rumah sakit saat itu juga. Dari hasil pemeriksaan lab, Aulia dinyatakan positif demam berdarah. Inilah sebabnya demam yang melanda anak ini tidak turun juga. Terlebih Aulia juga mengalami mimisan. Sangat berat hati, Selina harus menghubun






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore