แชร์

Triplets

ผู้เขียน: Susi_miu
last update วันที่เผยแพร่: 2026-05-14 13:29:12

Mereka sudah berada di mobil setelah pembicaraan serius bersama dokter kandungan. Ntahlah, Moreau nyaris tak bisa menafsirkan mana berita bagus dan tidak saat ini. Semua masih begitu mengejutkan. Dia tahu bagaimana rasanya mengandung anak kembar, tetapi seakan yakin bahwa tubuhnya mungkin tak sanggup membawa tiga bayi sekaligus.

Siapa yang perlu disalahkan terhadap situasi seperti ini?

Sungguh, Moreau masih begitu buntu sekadar mencari jawaban. Mungkin butuh waktu lebih panjang unt
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Perjanjian Terlarang   Dia Datang

    Jujur, sulit merayu anak-anak karena ayah mereka tidak dapat hadir, tetapi Moreau sangat bersyukur masih bisa memborong si kembar untuk bersiap – siap. Mereka sudah berada di sini; di taman sekolah sambil menunggu pertemuan pertama dimulai.Lore dan Arias benar tentang kekhawatiran yang menjadi poin penting mengapa saat ini mereka sangat cemberut. Bahwa banyak sepasang orang tua murid hadir menemani anak mereka. Itu sebabnya dia memilih untuk membawa si kembar menunggu di pojokan, meski keputusan tersebut tidak sepenuhnya bisa menutupi pemandangan mereka dari beberapa hal tidak diinginkan.Sesaat, Moreau tersenyum tipis, berusaha membujuk anak – anaknya agar tidak terus – terusan menekuk wajah. Mula – mula menyentuh pipi mereka secara bergantian. Tidak ada hasil. Namun, dia tidak menyerah begitu saja. Segera mengeluarkan ponsel dan berkata, “Mommy ingin mengambil gambar kalian berdua di sini. Kalian yakin akan terus menunjukkan ekspresi seperti ini?”Masih tidak ada tang

  • Perjanjian Terlarang   Video Call

    “Mommy, kenapa Daddy belum kembali juga? Besok kami sudah masuk sekolak pertama kami dan Daddy tidak di sini untuk menemani kita pergi ke sekolah bersama – sama.”Jantung Moreau seperti diremas paksa mendengar pertanyaan Lore dan bagaimana gadis kecil itu bicara dengan nada begitu sedih. Tidak ada kabar spesifik dari Abihirt. Terakhir kali mereka melakukan komunikasi adalah ... saat dia mengirimkan pesan dan pria itu membalas dengan rekaman suara.Moreau tidak tahu ada urusan apa antara Abihirt dan keyboard di ponsel pria itu. Dia merasa sangat aneh, karena—selama ini, yang dia tahu ... Abihirt nyaris tidak pernah menargetkan voice note sebagai metode instan.“Bagaimana kalau kalian masuk sekolah bersama Mommy saja?” tanyanya, sudah cukup hati – hati supaya Lore dan Arias bisa diajak berkompromi. Ekspresi wajah mereka luar biasa cemberut. Sedikit, paling tidak membuat Moreau merasa bersalah dan kasihan. Abihirt sama sekali tidak memberi petunjuk bahwa pria itu—mungkin, s

  • Perjanjian Terlarang   Memastikan

    “Kau yakin benar – benar akan pergi?”Ntah mengapa sesuatu dalam diri Moreau masih terlalu ragu harus membiarkan Abihirt meninggalkan rumahnya. Pelbagai keperluan sudah disiapkan dan barusan pria itu menarik resleting koper dengan pelbagai keperluan di dalam sana. “Gabriel sudah ada di sini, Mommy. Aku tidak bisa mengurungkan niatku begitu saja,” Abihirt bicara diliputi mata kelabu yang menatap serius ke arahnya.Yang tidak Moreau mengerti adalah ... dia sama sekali tidak diberi petunjuk tentang keberadaan Gabriel. Abihirt sama sekali tak membahas apa pun tentang pria itu.“Bagaimana bisa Gabriel sudah ada di sini?” tanyanya. Setiap apa pun tindakan Abihirt memang perlu diselidiki lebih serius. Tanpa hitungan yang tepat, semua terasa mengejutkan.“Aku memang sudah menghubunginya sejak semalam,” pria itu menambahkan. Membuat beberapa bagian terasa lebih masuk akal. Moreau tidak bisa menyangkal jika Abihirt telah memastikan kebutuhan pria itu lebih detil. Keberada

  • Perjanjian Terlarang   Izin Pergi

    Begitu banyak protes ingin keluar; wajah tidak berdosa Abihirt membuat semua makin runyam. Hanya saja, Moreau masih ingat tujuan awalnya. Merasa ini adalah kesempatan sehingga dia mulai mengambil tindakan, nyaris kembali menarik ujung kaus miliki pria itu, tetapi Abihirt lebih dulu mencekal kedua pergelangan tangannya untuk disingkirkan ke atas kepala—nyaris menyentuh sandaran ranjang.“Kau merobek bajuku, tapi tidak membiarkanku membuka pakaianmu. Ini tidak adil,” ucap Moreau dengan nada protes. Dia menggeliat untuk dilepaskan, tetapi Abihirt justru mengambil tindakan menjatuhkan mulut ke permukaan dadanya, yang masih dalam balutan bra.“Abi, lepaskan aku!” ucap Moreau lagi. Kali ini benar – benar menuntut Abihirt supaya melakukan apa yang dia ingin.Ironi. Pria itu lebih tahu bagaimana membuat seseorang marah dan bergairah di waktu yang sama. Penolakan Moreau setidaknya sedikit lebih reda begitu Abihirt memberikan kecupan ringan dari payudara menuju permukaan perut, se

  • Perjanjian Terlarang   Kuku Copot

    Memang sedikit aneh menyadari bagaimana Abihirt memutuskan untuk kembali tidur—cukup lama, hingga setelah bangun, pria itu membuat anak – anak tak ragu mengajukan pelbagai pertanyaan.“Ada apa dengan tanganmu, Daddy? Dan ini kenapa? Daddy tak suka warna kutik merah yang kupilih?”Lore sedari tadi tidak berhenti, meski mereka tahu bahwa Abihirt sudah cukup kewalahan; ntah masih terlalu mengantuk atau benar – benar kelelahan.“Warna merah yang kau pilih sangat bagus, Tuan Putri. Ada insiden kecil. Kuku di jari kelingkingku hilang. Jadi, memang harus membungkusnya seperti ini.” “Kau tak bilang kuku-mu copot!” Moreau buru – buru menambahkan. Sangat kesal karena Abihirt jelas tidak menceritakan semua secara gamblang. Di sini, mungkin pria itu keceplosan karena Lore jelas akan terus mengulik jawaban sampai gadis kecil mereka merasa yakin.“Aku baik – baik saja, Mommy.”“Aku baik – baik saja. Selalu seperti itu,” Moreau menirukan cara bicara Abihirt dengan ekspresi

  • Perjanjian Terlarang   Menunggunya Pulang

    Seseorang berusaha mengangkat tubuhnya; itu hal pertama yang Moreau rasakan setelah dia yakin sudah tertidur cukup lama. Hanya sesaat membuka mata untuk memperhatikan situasi di sekitar. Suasana yang bahkan masih cukup temaram jika dia berharap matahari pagi menyapa dengan caranya sendiri.“Kau baru pulang?” Selesai dengan pemikiran samar dan berulang. Perhatian Moreau teralihkan pada wajah yang terlihat berbeda. Dia memang masih mengantuk, tetapi tahu betul aroma tubuh ini. Abihirt sudah kembali dengan kegiatan yang pria itu sebut urusan pribadi?Dia bertanya – tanya sudah pukul berapa sekarang. Kenapa tubuh Abihirt terasa seperti gemetar, meski pria itu tampak berusaha keras menahan diri sambil membawa langkah mereka menuju kamar tidur.“Di mana pakaianmu? Kenapa kau pulang dengan bertelanjang dada seperti ini?” tanya Moreau setelah yakin bagaimana kulit tangannya bertemu langsung dengan permukaan dada liat Abihirt yang terasa hangat, tetapi juga seperti menyimpan

  • Perjanjian Terlarang   Barang Bukti

    “Moreau, bisa kau panggilkan Abi sebentar? Dia mungkin masih di kamar. Atau kalau tidak, kau bisa sekalian mencarinya di halaman depan.” Butuh waktu beberapa saat sebelum akhirnya Moreau bersikap setuju. Perlahan, meletakkan satu gelas kosong yang baru saja ditenggak ... ke atas meja bar. P

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-23
  • Perjanjian Terlarang   Melukainya

    Froy segera menggenggam ganggang kapak. Ini memang terlalu gila. Seringai sinis menyerbuk di sudut bibirnya. Dia tahu Abihirt telah mendeteksi apa pun—menjadi kemungkinan di antara mereka dan mungkin menganggap prospek paling dekat sebagai sesuatu yang mustahil. “Mungkin anjing kesayanganmu

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-23
  • Perjanjian Terlarang   Gangguan Froy

    “Kau masih saja mendiami-ku, Paman. Aku minta maaf soal Moreau. Tapi, bisakah jangan menghapus namaku dari daftar pemegang proyek besar? Itu sedikit membuatku kurang konsentrasi, karena aku tidak akan mendapat kesempatan untuk selangkah lebih maju. Mengertilah ... semua kulakukan karena—“

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-23
  • Perjanjian Terlarang   Studio Tato

    “Kau akan membuat tato?” Dia segera berpaling, menengadahkan wajah sekadar menatap ayah sambungnya. Sedikit sadar bahwa pria itu terlihat tidak memiliki minat apa pun. Sejak awal hanya menemani Moreau sekadar memperhatikan beberapa hal, tetapi belum muncul sedikitpun kesiapan dalam menjatuhkan pi

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-23
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status