共有

Bab 158

作者: Stary Dream
last update 公開日: 2026-07-13 14:42:26

Langkah Langit terhenti. Dia kembali memutuskan berhenti dan bersembunyi setelah melihat reaksi Sinar dari dalam bilik ini.

Sinar menepis tangan Aamir yang menyentuhnya. Namun pria ini sedikit membungkuk dan menatap Sinar dengan penuh kesungguhan.

"Aku tahu sudah membuat kesalahan, Sinar. Tapi apa yang kukatakan adalah kebenaran." Ucap Aamir menatap lekat. "Aku belajar itu dari kesabaranmu. Ketulusanmu padaku itu menyentuh hatiku.. sebab itulah, izinkan aku menun
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Selamanya Bersama (Ending)

    "Aluna!" Arkan terkejut melihat wanitanya terjatuh akibat dorongan para wanita. Ia berlari menolong mantan istrinya. Begitu juga dengan Aamir yang menyergap Sinar. "Mas. Lihat aku dapat bunga!" Seru Sinar berbinar saat mendapatkan lemparan bunga pengantin. "Kamu bisa mendapatkannya dariku!" Sahut Aamir. Sinar tersenyum dan terlonjak kaget saat menoleh. Ada Aluna yang terjatuh sedang dibantu oleh Arkan. "Astaga, mbak Aluna!" Aluna menerima uluran tangan Arkan. Ia berusaha berdiri dengan susah payah. Gara-gara terdorong tadi. Sepertinya tak hanya pinggulnya yang sakit karena membentur lantai. Tapi kakinya juga ikut terkilir karena memakai hak tinggi ini. "Sakit, mas." Keluh Aluna saat berdiri. "Yang mana?" "Kakiku." Arkan berlutut untuk melihat kaki wanitanya. Aluna menunjuk bagian yang terkilir. "Duduk dulu." Ajak Arkan memapah mantan istrinya. Si kembar yang penasaran ikut berlarian mengejar orang tuanya. Dengan cepat, Fiona menahan Abi dan Ditha agar tidak meng

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 164

    Ketika Arkan berdebar menunggu jawaban, Aluna malah dipanggil. "Mbak Aluna! Lihat Ditha!" Seru Sinar cepat. Tanpa pikir panjang, Arkan dan Aluna bangkit dari duduknya dan berlari menuju ke depan. Mereka pikir terjadi sesuatu pada Ditha. Rupanya.. Astaga! Aluna sampai tertawa. Ditha tengah diajari cara menabur bunga di altar pernikahan. Besok dia akan menjadi peri yang akan membuka jalan untuk pengantin dengan cara menabur bunga. Tapi Ditha yang ceriwis malah menabur bunga dengan sembarangan. Sontak saja kakek, nenek dan semuanya tertawa karena ulah Ditha. "Sudah ku katakan, Adel. Kamu harus memakluminya." Ucap Aluna mengulum senyum. Adelina tertawa. "Nggak masalah. Itu saja sudah bagus." Langit memanggil Abi. Setidaknya kembaran Ditha ini lebih bisa dipercaya. Dalam satu kali arahan, Abi mengerti. Ia pun menyebar bunya dengan baik. Tapi ekspresi wajahnya itu.. ya, ampun! Langit s

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 163

    Satu menghalangi jalan ibunya, satu lagi terus menarik gaun. Aluna sampai tertatih-tatih melangkah karena ulah kedua anaknya. Perut anak kembar ini memang tak bisa diajak kompromi jika sedang lapar. Arkan yang melihat itu pun tak tinggal diam. Pria ini bergegas ke arah Aluna dan mengambil alih kedua anaknya. Setelah itu mereka memilih meja yang kosong untuk makan bersama. "Ayah, mau ayam goreng!" Ucap Abi. "Ibu, mau sopnya!" Seru Ditha. Aluna dan Arkan duduk. Keduanya menaruh si kembar di tengah. Yang terjadi, Abi dan Ditha berebut makanan hingga bertengkar. "Aduh, kalian ini!" Arkan sampai geleng-geleng kepala. Akhirnya posisi itu ditukar. Arkan berada di tengah dengan si kembar di sisi kanan kirinya. Sementara Aluna berada di ujung. "Lapar, ayah!" Seru Abi mencebik. "Sabar, nak.." ujar Aluna kewalahan. Inilah alasannya kenapa jarang membawa si kembar di tempat umum. Mengurus sa

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 162

    Aluna terkejut. Tubuhnya bergetar hebat. Dia ingin berteriak. Dalam otaknya dia sudah meronta minta dilepaskan. Tak sudi jika tangan itu digenggam lagi oleh tangan besar yang penuh kehangatan itu. Namun yang terjadi dia hanya diam saja.. dibiarkannya Arkan menggenggam hangat tangannya. Membawanya menuju altar pernikahan dimana dua kembar menjadi ekor ayah dan ibunya. Langit melirik Arkan yang baru keluar dari rumah sambil menggandeng Aluna. Ia lalu menyenggol istri barunya. "Apa?" Tanya Adelina mengikuti arah pandangan suaminya. Ia lalu tersenyum. "Sempurna. Sekarang kita bisa foto bersama." Fiona dan Farah yang melihat itu juga sontak tersenyum. Arkan dan Aluna jadi dekat kembali. Sekarang.. mereka tinggal menunggu kabar baik dari mantan suami istri itu. Aluna dibawa ke atas altar. Arkan memepetkan tubuhnya pada Aluna. Sekarang genggaman tangan itu terlepas berganti pada rangkulan di bahu hingga membuat dua

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 161

    Genggaman tangan Arkan melemah. Perlahan dua tangan mungil yang sedang di dekapnya itu terlepas. Pria ini memalingkan wajah, seperkian detik ia mengembalikan wajah itu ke semula. Dimana ada Aluna yang berjalan mendekat. Berhadapan sejajar dengannya. Aluna meraih jas pria itu. Merapikan dasi yang terlihat miring. Mengancingkan jas coklat muda yang ia pakai dan mengusap bahu jas tersebut untuk memberikan kesan terakhir. Wanita ini mengangkat wajahnya. Mata itu nampak terkejut. Apa yang barusan ia lakukan? Lupakah Aluna jika keduanya adalah sepasang mantan? Arkan menatap wanita itu dengan hangat. Seolah cinta yang dulu sempat patah kini kembali tumbuh dengan sehat. Sejenak keduanya membeku dalam kebisuan. Seakan menikmati rasa baru yang tumbuh dalam hati keduanya. Abi dan Ditha tertawa melihat orang tuanya bersama. Mereka bermain. B

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 160

    Hari berjalan dengan baik, enam bulan ini banyak sekali perubahan yang terjadi di warung ayam yang sudah berganti nama ini. Begitu juga dengan pemilik warungnya. Hari ini Langit akan mempersunting Adelina. Astaga. Ini adalah pernikahan kali kedua tapi benar-benar membuatnya gugup. Nekat tidak namanya kalau menikahi wanita yang ia suka sejak pertama kali melihatnya? Ya, dia suka si perempuan cerewet itu sejak pertama kali melihatnya. Untuk pertama kalinya, Langit bertemu dengan wanita secantik Adelina. Walau awalnya Langit menghempaskan perasaannya karena Adelina adalah bagian keluarga Arkan namun ia tak bisa menutupi perasaan itu. Terlebih saat mengetahui jika Adelina memiliki kisah hidup yang kelam sama seperti dirinya. Dua jiwa rapuh yang bertemu dan melebur jadi satu. Langit pun tak ragu lagi untuk menikahinya. "Udah siap belum, mas? Lama banget!" Gerutu Sinar sejak tadi melihat Langit bercermin di kaca b

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 24

    "Kita pindah malam ini.""Pindah? Mau pindah kemana??" Tanya Aluna bingung."Kemana saja! Yang penting kita bisa terbebas dari cengkraman mama!" Jawab Arkan tegas.Aluma tertegun sesaat. Dia masih berdiri di tempatnya karena tak mengerti apa yang terjadi. Tiba-tiba saja

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 23

    Arkan menaruh sendok makan itu sedikit keras ke atas meja hingga membuat dentingan. Ketiga wanita ini terkesiap termasuk Indri yang baru saja mendapatkan kesan pertama."Tante bilang apa barusan?? Istri kedua??" Arkan meminta tantenya ini mengulangi ucapannya."Iya. Istri kedua.

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 19

    Keahlian Fiona adalah menyindir menantunya. Hal kesukaannya adalah menindas Aluna. Tak heran jika dia berani menghina menantunya sendiri di depan banyak orang.Adel yang merasa situasi menjadi canggung lantas mencairkan suasana kembali dengan mengajaknya makan siang bersama.Set

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 7

    Matahari bahkan belum terbit sepenuhnya. Tapi suara Fiona sudah melengking seantero rumah. Apa saja pekerjaan Aluna selalu salah di matanya.Biasanya Fiona tak akan mengomel hebat seperti ini. Tapi pagi ini kedua tanduk itu sudah keluar dari kepalanya.Ada saja yang dikoreksi oleh Fiona. Baik dari

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status