Partager

Chapter 53

Auteur: Atieckha
last update Date de publication: 2026-06-25 12:16:45

Pagi harinya, Nyonya Abimanyu sudah berdandan sangat cantik. Meskipun tidak ada agenda keluar rumah, wanita paruh baya yang sangat menyukai penampilan glamor dan barang-barang mewah itu tetap tampil modis. Pagi ini, dia turun tangan langsung ke dapur, ikut menyiapkan sarapan untuk keluarga tercinta, termasuk untuk Raka dan Salsa.

Di sela-sela kesibukan itu, tiba-tiba kepala pelayan mendekat ke arahnya. Pelayan itu bermaksud untuk memberikan laporan bahwa tugas rahasia tadi malam telah berhasil
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 113

    “Belum apa-apa kamu sudah mau melukai anakku. Belum sah jadi mantuku kau sudah membuat anakku menangis. Sudah kuduga kau pasti sengaja bersembunyi untuk menghindari anakku,” Ayahnya Salsa masih misuh-misuh gak jelas karena amarahnya sudah mulai tak bisa ditahan lagi. “Kau harus merasakan tamparanku biar ke depan kau berpikir berulang kali sebelum mau menyakiti putriku,” gumamnya lagi. Darahnya benar-benar mendidih. Begitu nanti Nathan keluar dari dalam mobil yang pertama ia lakukan adalah mencengkram kerah baju pria itu lalu menghajarnya habis-habisan. Setidaknya itu yang ada dalam benak ayahnya Salsa.Motor tua itu terus meraung-raung di tengah riuhnya lalu lintas, membelah barisan kendaraan demi terus menempel rapat pada mobil mewah di depannya. Ayahnya Salsa memutar gas sekuat tenaga, tak peduli dengan getaran mesin tua yang makin hebat atau kepulan asap hitam dari knalpotnya. Satu-satunya hal yang ada di pikirannya saat ini hanyalah wajah pria yang sudah menghancurkan hidup put

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 112

    BRAAAAK!Sebuah tas kain berukuran besar dilempar dengan keras hingga menghantam kaki ayahnya Salsa yang berdiri di samping ranjang. Salsa yang masih terbaring lemah seketika tersentak. Jantungnya berdegup kencang saat matanya menangkap sosok Aditya dan ibu tirinya berdiri di ambang pintu dengan wajah penuh kebencian. Keduanya akhirnya masuk lebih jauh ke dalam ruang rawat inap Salsa.“Ambil semua baju-bajumu! Kamu gak punya harta benda apa pun lagi di rumahku. Mobilmu sudah kuperbaiki dan sekarang resmi jadi milikku. Tanda tangani surat ini sekarang, aku mau ajukan gugatan cerai atas pernikahan tak berguna ini!” sembur ibunya Zara tanpa basa-basi, melemparkan map berisi dokumen perceraian ke atas bed pasien.Ayahnya Salsa balas menatap penuh kebencian pada istrinya. “Jadi kamu mau menceraikan aku setelah semua borokmu terbongkar? Kita bicara di luar,” seru ayahnya Salsa dengan penuh kekesalan. Pria paruh baya itu mencoba menarik lengan istrinya keluar, sadar betul kondisi Salsa yang

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 111

    “Kamu tidak sendirian, sayang. Ada Ayah akan selalu menemanimu, nak. Ayah janji akan selalu ada dalam setiap suka dan duka yang kamu lalui. Demi Tuhan, Ayah tidak akan pernah meninggalkanmu apalagi mengabaikanmu lagi. Maafkan Ayahmu ini, nak,” ucap pria paruh baya itu sambil mengusap punggung Salsa.Di satu sisi ia bahagia mendengar ucapan Ayahnya. Tapi di sisi lain yang dia butuh Nathan.Salsa mengusap pipinya yang basah dengan punggung tangannya. Tangisnya mulai mereda, meski napasnya masih terengah-engah dan ulu hatinya masih terasa sangat sakit. Dia perlahan melepas pelukan sang Ayah, lalu menatap kosong ruang perawatan di rumah sakit itu.Menangis sampai air matanya habis pun ternyata tidak membuat Nathan langsung muncul di ruangan ini. Berbaring di ranjang ini sambil meratapi nasib justru membuat kepalanya semakin semakin sakit dan mau pecah. Tangan Salsa bergerak turun, mengelus perutnya yang mulai membuncit. Di dalam sana, ada dua janin yang ikut merasakan betapa hancurnya kea

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 110

    Sejak hari itu Salsa benar-benar kesepian. Hanya sesekali dia datang ke rumah kakak tirinya untuk melihat keadaan sang ayah. Namun, wajah Salsa selalu sendu setiap kali berkunjung ke sana. Jika waktu itu dia tidak pingsan di rumah Zara, kemungkinan besar sang ayah tidak akan pernah tahu kalau putri kandungnya sedang mengandung janin kembar.Sementara itu, ponsel Raka dan Nathan sama-sama centang satu. Alea pun sudah tidak bisa lagi dihubungi. Kini hampir tiga minggu berlalu dan sebentar lagi hari ulang tahun Nathan tiba, tetapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda pria itu akan segera menemuinya. Berita mengenai musibah yang menimpa Abimanyu Group pun tiba-tiba sudah tidak pernah muncul lagi di media sosial. Kenyataan pahit itu semakin membuat Salsa hancur. Dia bahkan nekat datang langsung ke kantor, tetapi orang-orang di sana dengan tegas mengatakan bahwa Nathan sudah bukan pemilik Abimanyu Group lagi.Stres berat yang dialami Salsa membuatnya sampai dua kali harus dirawat inap di r

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 109

    “Ja–jadi kita putus? Aku gak mau putus,” ucap Salsa. Ulu hatinya mendadak perih setelah mendengar ucapan Nathan. Dia mengurai pelukannya agar bisa menatap Nathan. “Aku gak mau putus, aku sedang me–” ucapannya terpotong oleh sikap Nathan yang tiba-tiba berlutut di depannya. Nathan menggeleng, “kita gak akan pernah putus, sayang. Justru karena aku ingin segera menikahimu makanya aku harus buru-buru menyelesaikan masalahku. Aku minta waktu sebentar saja untuk pergi darimu. Aku janji akan kembali dan saat itu tiba aku langsung melamarmu sama Ayah.” Tidak hanya Salsa yang menangis tapi Nathan juga. “Izinkan aku mencoba menyelesaikan semuanya dulu, sayang. Aku butuh konsentrasi,” pinta Nathan. Pria itu mengecup punggung tangan Salsa penuh cinta.Nathan kembali berdiri, menghapus jejak air mata di wajah calon istrinya. Dia melabuhkan ciuman mesra di bibir Salsa. Jujur dia tak tega mengatakan semua ini, tapi pilihannya hanya dua, fokus atau semua perjuangan akan hancur. Demi masa depan mere

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 108

    “Sayaaaaaang,”Salsa mulai merancau, tangan yang tadinya memeluk leher Nathan mulai mengendur. Tubuhnya melengkung ke belakang seakan dia sedang memberi akses untuk Nathan menikmati bagian favoritnya.Sementara Nathan tak ingin membuang-buang waktu, nafsunya sudah tak bisa dikendalikan lagi. Tangannya memeluk tubuh mungil itu, sementara tubuhnya membungkuk untuk bisa menikmati dada besar yang selalu melambai untuk dihisap olehnya. Suara decapan terdengar kian jelas membuat suasana malam itu menjadi semakin panas. Nathan mendorong tubuh Salsa ke atas ranjang agar dia lebih leluasa menikmati setiap jengkal tubuh kekasihnya itu. Salsa kembali mendesah sementara Nathan sibuk memberi tanda kepemilikan di dada dan leher Salsa. Nikmat sekali malam ini untuk pasangan itu.Tak ingin membuang-buang waktu Nathan langsung melakukan penyatuan. Setiap hentakannya menimbulkan desahan dari mulut Salsa yang berhasil membangkitkan hasratnya. Hari ini akan menjadi hari yang paling spesial dan hadiah y

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 44

    Di sisi lain, layar ponsel di genggaman Zara mendadak terasa panas saat sebuah unggahan video di media sosial menampilkan sosok Aditya. Di dalam rekaman video itu, Aditya berjalan menunduk dengan tangan terborgol, dikelilingi beberapa petugas kepolisian yang menggiringnya masuk ke mobil tahanan. T

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 39

    Begitu pintu ruangannya tertutup dan Salsa keluar, Nathan langsung melonggarkan dasinya yang terasa mencekik leher. Wajahnya tetap datar tanpa ekspresi. Dia tidak membuang waktu untuk memikirkan hal lain dan langsung meraih ponsel pribadinya di atas meja kerja. Targetnya sudah jelas, yaitu menghanc

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Ternyata Masih Perawan

    Nathan menatap tubuh Salsa dari atas hingga bawah, sementara gadis itu hanya bisa meneteskan air mata sampai akhirnya suara Nathan membuatnya buru-buru mengusap air mata yang membasahi kedua sudut matanya.“Jangan buat nafsuku hilang. Kau disini wajib melayani nafsuku dan membuatku puas,” ujar pria

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Satu Miliar

    Salsa berjalan mondar-mandir di depan ruang ICU, lalu bersandar lemas ke dinding ruang tunggu. Tatapan matanya terus-terusan tertuju pada pintu kaca buram di depannya. Pikiran Salsa sudah kacau sejak mendapat kabar kalau ayahnya kritis dan mengalami pendarahan hebat di otak akibat kecelakaan maut ya

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status