Share

Dia Aneh

Author: Susi_miu
last update publish date: 2026-06-27 12:19:07

“Hati – hati, Ms.”

Entah apa yang benar – benar ada di dalam kepala Nightroe. Pria itu melakukan tindakan memerkosa, terlalu parah, dan dampaknya belum selesai, bahkan ketika dia hanya perlu melangkahkan kaki menuju kamar.

Betapa Svanna tersaruk – saruk. Berusaha menahan rasa sakit di beberapa bagian tubuh. Dia butuh berpegangan. Bersyukur bahwa Alina selalu dengan sabar menuntun langkah mereka.

Pintu kamar terbuka dan tampaknya tempat ini masih meninggalkan begitu banyak ke
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • The Ruthless Mafia   Pesta Untuknya

    “Ms, apa Anda di dalam?” “Barang – barang pemberian tuan besar Sullivan tertinggal di luar. Saya membawakannya untuk Anda.” Svanna berulang kali mengerjap saat suara Alina dari luar menarik seluruh perhatiannya ke permukaan. Tidak dimungkiri, perlu waktu beberapa saat sekadar memahami situasi di sekitar. Masih dengan kamar dan ranjang yang sama. Dia tidak pernah sadar bahwa akan tertidur, kemudian terbangun dengan keadaan cukup kacau; rambut teracak berantakan, demikian pula matanya terasa panas membengkak. “Ms?” Lagi. Suara Alina seakan benar – benar mendesak Svanna supaya mengambil tindakan dengan cepat. Dia terkesiap—menyadari satu tindakan yang terlupakan. Nightroe merobek kain – kain yang merekat di tubuhnya. Dia belum sempat melakukan apa pun untuk itu. “Tunggu sebentar,” sambil setengah berteriak, Svanna segera menginjakkan kaki di permukaan lantai kamar. Dia harus berpakaian, setidaknya. Berjalan secara tentatif ke arah lemari, lalu mengambil ap

  • The Ruthless Mafia   Baby Doll

    Barangkali bukan apa – apa, selain kebencian yang dilingkupi sebuah ciuman .... Svanna meringis merasakan Nightroe menyerahkan gigitan kasar di bibir bawahnya. Sekarang dia mungkin menemukan jawaban. Hanya sekadar hukuman. Nightroe menghukumnya terhadap sesuatu yang masih menggantung di antara mereka. Apa yang dia harapkan dari kebencian yang masih menyala – nyala? Percuma. Tidak ada tempat untuk melarikan diri. Svanna bahkan hampir kehabisan pasokan udara. Sedikit bersyukur bahwa Nightroe mengerti situasi yang dia hadapi. Namun, itu tidak bertahan lama ketika pria tersebut kembali melakukan hal sama. Melumatnya, kemudian menyingkirkan sentuhan tangan yang secara naluriah hampir dia berikan—hampir menyentuh wajah suaminya. Napas Svanna tercekat ketika Nightroe mengangkat tubuhnya. Dia tidak bisa menyangkal, butuh pegangan dan bahu lebar Nightroe adalah satu – satunya ruang terbaik untuk tidak membuat situasi di antara mereka terasa kacau. Alarm

  • The Ruthless Mafia   Mengapa?

    Mimisan—lagi ....Svanna tidak mengerti kata mana yang perlu dia garis bawahi. Ingin sedikit mengambil tindakan, tetapi sepertinya Nightroe sudah kembali pada setelan awal walau pria itu harus tertatih menjulang tinggi di hadapan Russol Sullivan.Ayah mertuanya benar. Cairan merah kental merembes dari hidung Nightroe, sementara tangan kasar itu berusaha menghentikan bentuk pendarahan di sana. Tidak ada satu pun kata terungkap dari mulut Nightroe. Mata sapphire pria tersebut hanya menatap tajam Russol Sullivan dan ... ke arahnya secara bergantian.Svanna menelan ludah kasar ketika Nightroe berjalan hampir sempoyongan menuju kamar. Hening seketika menjebak pekat antara dia dan Russol Sullivan. Tidak tahu apa yang bisa Svanna katakan. Benaknya bertanya – tanya apakah ada situasi tertentu lainnya yang membuat Nightroe harus kesakitan menyentuh kepala pria itu sendiri?“Apa yang terjadi kepada Nightroe?”Pada akhirnya, Svanna tak bisa menahan diri lebih lama. Memutuskan untuk mengajukan pe

  • The Ruthless Mafia   Pelajaran Berharga

    Russol Sullivan sedang menunggu di sana. Secara naluriah meninggalkan ketegangan di bahu Svanna. Dia menduga – duga banyak hal buruk; tentang apa yang mungkin akan ayah mertuanya katakan mengenai situasi di sekitar. Namun, gambaran ganjil segera menyelinap saat dia juga menyadari bahwa pria paruh baya itu seperti membawa banyak perlengkapan. Di sekitar sofa sudah tersusun banyak kertas belanjaan. Svanna menelan ludah kasar ketika akhirnya memutuskan untuk melangkahkan kaki lebih dekat. “Tuan Sullivan,” panggilnya setengah gugup. Ada keabsahan di mana, ayah Nightroe terlihat begitu enggan. Pria paruh baya itu berdecak, lalu memberi isyarat supaya dia segera duduk. Benak Svanna mengingat betul: lebih baik dia menjaga sedikit jarak. Posisi saling berhadapan, setidaknya menjadi bagian paling menjanjikan. “Aku dengar kau masuk rumah sakit karena tenggelam di bak mandi?” Tidak ada basa – basi. Russol Sullvan tidak akan bisa menahan diri terlalu lama. Itu sesuatu ya

  • The Ruthless Mafia   Mencuri Ciuman

    “Jadi, kau membawakan bunga lily untukku saat Nightroe juga ada di sana?” tanya Svanna skeptis, sembari mempelajari sesuatu yang mungkin tertinggal di balik ekspresi Orlando. Dia tidak mengerti terhadap pemikiran pria itu. Mereka dua bersaudara yang tinggal bersama sejak kecil, seharusnya Orlando tahu bahwa Nightroe tidak memiliki toleransi bagus terhadap bunga yang pria itu pilih—entah atas sadar seperti apa. Namun, respons enggan di balik bahu Orlando seakan mengingatkan banyak hal tertunda. Butuh usaha keras bagi Svanna untuk benar – benar menyelam, walau dia tidak sepenuhnya bisa memahami prospek tertinggal di sekitar. Pria itu bahkan berdecak, sebelum akhirnya berkata, “Aku tidak tahu Nightroe akan datang menjengukmu. Kupikir dia tidak akan pernah menginjakkan kaki ke ruang rawatmu, karena dia memang tidak pernah peduli.” Jika pemikiran Orlnado benar seperti itu. Svanna tidak akan memungkiri bahwa hal tersebut masuk akal. Dia sendiri tidak pernah mengira akan

  • The Ruthless Mafia   Mimpi Buruk

    Setelah berulang kali mengerjap, memahami situasi hening di sekitar. Svanna tiba – tiba tersentak bangun, kemudian mendapati bahwa dirinya masih berada di posisi yang sama seperti kali terakhir sebelum terlelap dalam. Dia mengusap wajah kasar dan perlahan memindahkan perhatian ke pelbagai arah. Sedikit tak percaya menemukan Nightroe masih di sana. Tidur telentang, seolah posisi pria itu tidak pernah berubah. Apa yang sebenarnya Nightroe rencanakan? Tingkat waspada di benak Svanna berusaha mengambil andil. Dia tahu ... saat tertidur untuk waktu cukup lama. Seharusya, ketika terbangun, dia sudah tidak lagi mendapati Nightroe di ranjang. Pria itu selalu pergi; sibuk dengan pelbagai urusan. Rasanya ganjil saat semua berjalan tidak seperti biasanya. Mungkin sesuatu yang buruk. Secara naluriah respons tubuh Svanna menyiratkan hal yang kemudian pula ... membuat dia menghentikan apa pun di tempat. Sentuhan tangannya mengetat di sofa dengan perhatian begitu la

  • The Ruthless Mafia   Gaun

    “Ms, Anda di dalam?” Tubuh Svanna tersentak mendengar suara Alina di balik pintu kamar. Setelah pelbagai tindakan dilakukan sendiri, dia memang memutuskan untuk mengunci pintu, berharap pria itu tidak pernah kembali. Walau ... memang, Nightroe tidak pernah kembali, seolah bajingan luar biasa

  • The Ruthless Mafia   Svanna Johannson

    Situasi tampak mengejutkan ketika Svanna harus tersentak bangun dan mendapati dirinya sudah tidak lagi berhadapan dengan lantai kamar yang dingin, tetapi ini bukan tempat tidur. Aneh. Siapa yang memindahkannya ke atas sofa? Masih di kamar yang sama. Wajah Svanna mengedar ke pelbagai arah. Ranjang

  • The Ruthless Mafia   Aturannya

    Sekarang, tiba – tiba satu sentuhan membuat kontak mata mereka beradu pekat. Svanna menahan napas mendeteksi cengkeraman Nightroe cukup menyakitkan di tulang rahangnya. Dia sedikit meringis. Dengan reaksi murni menyentuh pergelangan tangan yang terasa kokoh, supaya pria itu mengerti bagaimana cara

  • The Ruthless Mafia   Setelah Pernikahan

    Nightroe melihatnya menawarkan diri pada pernikahan mereka dan seharusnya tidak menjadi berita mengejutkan jika Svanna akan menghadapi saat – saat di mana malam pernikahan terasa semacam teriring ke tambak kutub membekukan. Dia tak menyangkal tentang betapa sakitnya ketika semua orang menyaksikan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status