Melihat keadaan tersebut, Rey akhirnya sedikit menghembuskan napas lega. Walau sejak awal dia bersikap tenang, dalam hati dia tahu pertarungan terbuka bukanlah pilihan yang bijaksana. Jika berhadapan langsung, peluang menangnya hampir tidak ada.Untungnya, kekuatan terbesar yang dimilikinya bukanlah duel frontal. Keahliannya terletak pada kemampuan bersembunyi, menunggu kesempatan, lalu menghabisi lawan dalam satu serangan mematikan. Semua itu berasal dari teknik siluman yang selama ini menjadi andalannya.Teknik Langkah Senya, selama teknik itu digunakan, bahkan kultivator yang memiliki tingkat kekuatan beberapa level di atasnya pun sangat sulit menemukan jejak keberadaannya. Karena keyakinan itulah, Rey percaya dirinya masih memiliki peluang mengalahkan Harris.Tatkala merasa waktu yang ditunggu akhirnya tiba, dia langsung bergerak.Whossh!Tubuhnya melesat tanpa suara dari belakang Harris, sementara belati di tangannya menebas lurus ke arah leher dengan kecepatan yang nyaris mustah
Baca selengkapnya