- Kota Blackstone, Ruang Pertemuan Pemimpin Kelompok.Ruang rapat yang luas itu seketika diubah menjadi arena jagal. Lima petarung bertubuh raksasa langsung mengepung Shin dari berbagai arah, bergerak serentak dengan insting membunuh yang kuat.Petarung pertama, yang berada paling dekat, meluncurkan pukulan kanan yang sangat cepat ke arah pelipis Shin. Namun, dengan ketenangannya, Shin tidak mundur. Ia justru melangkah maju lalu memiringkan sedikit kepalanya. Tinju itu berdesing melewati telinganya.Tanpa membuang momentum, Shin menangkap pergelangan tangan lawan tersebut, memutarnya dengan sekali sentakan, lalu memanfaatkan membantingnya melewati bahunya sendiri.Brakkk!Tubuh besar itu menghantam meja rapat kayu oak hingga hancur berkeping-keping. Sebelum pria itu sempat bangkit, Shin menghentakkan tumit sepatunya ke leher belakang lawan, memutus kesadarannya seketika. Satu tumbang.Di saat yang sama, petarung kedua dan ketiga maju bersamaan dari kedua sisi, mencoba mengunci pergera
Baca selengkapnya