"Kamu benar," kata Yasmin. "Aku sudah bilang sama dia, kalau dia nggak mau, hubungan ini bisa berakhir kapan saja."Yasmin melanjutkan, "Aku juga orang dewasa, aku juga punya kebutuhan. Kebetulan saja dia bisa memenuhinya. Kalau bukan dia, pasti akan ada orang lain."Caitlyn tidak memahami cara berpikir Yasmin, tetapi dia tetap menghormatinya. Dia tidak bisa menahan diri untuk bertanya, "Jadi sebenarnya apa kesalahan besar yang pernah dilakukan Irvin sampai kamu memperlakukannya seperti ini? Jangan-jangan dulu saat kalian masih bersama, dia juga selingkuh?"Yasmin tersenyum tipis, lalu menyahut, "Sebenarnya nggak ada yang istimewa."Itu adalah kisah yang sebenarnya cukup klise. Saat masih SMP, Yasmin sebenarnya tidak sehebat sekarang. Waktu itu dia suka bermain ke mana-mana, kulitnya gelap karena sering terpapar matahari, rambutnya dipotong pendek seperti anak laki-laki, dan tubuhnya juga kurus kering.Irvin bersekolah di SMP lain yang berada di dekat sana.Suatu hari Yasmin berselisih
Read more