"Bu ayu sehat, tapi .." Aryo, menggantung suaranya. "Tapi, apa?" Tanya Aditya, pada Aryo. "Saya, share lokasi aja. Silahkan datang ke sini, langsung. Mungkin kehadiran anda, bisa membuat Bu ayu mengingat sesuatu" jawab Aryo, lalu mematikan sambungan teleponnya. Aditya pun gegas membuka, beberapa Poto Bu ayu Sarah yang dikirimkan oleh Aryo secara seksama. Ada rasa nyeri, menelusup di dalam dada. "Duh, gimana? Padahal hari ini, kasus mama digelar. Nyampai gak ya waktunya?" Gumam Aditya. menenggak segelas air putih, menyelesaikan sarapannya. "Loh, mas! Mau kemana?" Tanya, Zahra. Melihat suaminya sudah bersiap untuk pergi. "Oh iya, sampai lupa mau pamitan. Mas ada urusan bentar ya, sayang. Kata Aryo, Bu Ayu Sarah sudah ketemu!" Ujar Aditya. Menyodorkan tangannya pada Zahra, lalu istri cantiknya itu mencium takdzim. "Alhamdulillah, ya sudah sana. Semoga semua urusan mas, hari ini berjalan lancar ya" Ucap Zahra, lalu melambaikan tangannya. Setelah mengantar kepergian suaminya di depan
続きを読む