CHAPTER 105Saat bel panjang akhirnya berbunyi, ruang ujian yang semula sunyi seketika berubah riuh. Beberapa siswa langsung menyandarkan tubuh ke kursi sambil mengembuskan napas lega, sementara yang lain tertawa dan saling melempar candaan begitu para pengawas mulai mengumpulkan lembar jawaban terakhir.Summer menyerahkan kertas ujiannya, merapikan alat tulis ke dalam tas, lalu berjalan keluar bersama arus siswa yang mulai meninggalkan ruang kelas. Begitu tiba di koridor, Emma yang sejak tadi berada di sampingnya tiba-tiba mengangkat kedua tangannya ke udara.“Aku resmi bebas!”Summer tersenyum geli. “Baru selesai ujian, sudah merasa jadi orang baru?”“Jelas.” Emma merentangkan kedua lengannya sambil berjalan di samping Summer. “Lima hari berturut-turut bangun pagi, belajar, ujian, pulang, belajar lagi. Aku hampir lupa rasanya hidup.”“Kamu memang berlebihan.”“Aku serius.” Emma menepuk dadanya dramatis. “Mulai malam ini aku nggak mau lihat buku sat
Read more