"Wah, Tuan O'Shea..." Ganda memulai, suaranya terdengar sangat ringan, nyaris menyerupai senandung, namun setiap katanya sarat akan provokasi yang mematikan. Pria itu melangkah maju, memperkecil ruang gerak Kael hingga sang CEO kini merasa seolah tembok lobi sedang menghimpitnya."Aku tidak tahu kalau CEO sesibuk dirimu punya hobi baru sebagai pengamat pertumbuhan anak di waktu senggang. Apa kau sedang melakukan riset pasar untuk fasilitas ramah anak, atau kau baru saja menemukan bakat baru sebagai penguntit amatiran, hmm?" Kael meradang. Ujung jari-jarinya dingin karena malu yang luar biasa, namun ia berusaha sekuat tenaga menahan suaranya agar tetap rendah dan tajam. Jantungnya masih berpacu akibat adrenalin saat tertangkap basah tadi. Baginya martabat adalah segalanya, dan di depan Ganda martabat itu baru saja hancur berkeping-
Read more