Vera terbaring lemas di pelukan Satria, tubuhnya masih bergetar karena sisa kenikmatan ronde kedua. Namun, alih-alih puas, hasrat di dalam dirinya justru semakin membara. Ia menoleh ke arah Satria, matanya masih berkabut penuh nafsu, pipinya merona merah."Satria..." suaranya lembut tapi penuh permohonan, "Aku... masih mau lagi. Aku ketagihan... badanku panas sekali. Tolong... ronde ketiga ya?"Satria tersenyum lebar, sedikit terkejut tapi jelas senang melihat Vera yang biasanya angkuh dan jaim kini begitu terbuka dan haus akan dirinya."Kau benar-benar serakah malam ini, Non," goda Satria sambil mencium bibir Vera dalam. "Tapi aku juga belum mau berhenti."Tanpa menunggu lama, Vera berbalik dan merangkak ke tengah ranjang. Ia mengangkat pinggulnya tinggi, menunjukkan pantat bulatnya yang masih memerah bekas remasan Satria. Posisi doggy yang sangat menggoda."Yang ini... dari belakang lagi," pinta Vera dengan suara manja, "Tapi kali ini lebih keras. Aku mau merasakan kamu sepenuhnya."
Terakhir Diperbarui : 2026-07-01 Baca selengkapnya