Rindu sakit Hati sakit Kalau tidak ingin sakit Jangan merindu Jangan menaruh hati … Kael memasang wajah jijik membaca tulisannya sendiri. Dia mengacak rambut frustasi. Sudah satu jam, tapi tugas membuat puisi belum juga selesai. “Ngapain repot, kan tinggal tanya AI, beres.” Itu usul sesat Jaya kemarin saat Kael menanyakan tugas bahasa Indonesia membuat puisi bertemakan cinta. Gimana bisa nulis cinta, kalau jatuh cinta saja Kael belum tahu gimana rasanya?“Nggak boleh pake AI, Njir. Lo kan tau Pak Roni kek apa.” “Ah gue mah tetep mau pake AI. Bodo amat sama nilai.” “Siap-siap jadi bulan-bulanan di depan kelas kalau gitu.” Kael mencoret tulisannya di kertas. Lalu kembali menulis ulang. Bagaimana cara membuat kata-kata yang selaras, tidak lebay, dan tidak aneh? Sumpah ya. Satu di antara kelemahannya adalah pelajaran mengarang, menulis cerpen atau sejenis. Puisi mungkin hanya beberapa bait, tapi demi apapun sulitnya selangit. Saking konsennya membuat bait, Kael tidak sadar Rer
続きを読む