Darto tiba di rumah tidak lama setelah Yuyun masuk ke dalam kamarnya. Darto langsung membersihkan tubuhnya di dalam kamar mandi, dan makan malam yang disajikan Sarinten juga sudah di atas meja makan. Hari sudah gelap, belum ada tanda-tanda Amina, Devan, atau Wati tiba di rumah. Darto memakai kaos santai serta celana pendek, dia berjalan ke dapur dan bertanya pada Sarinten. “Ten? Orang-orang pada ke mana kok sepi?” tanyanya seraya masuk ke dalam dapur. “Ada Neng Yuyun pulang jam empat tadi, Pak,” jawab Sarinten pada Darto. “Bapak ingin dibuatkan kopi?” tawar Sarinten padanya karena biasanya Darto meminta untuk dibuatkan kopi. Darto tampak sedang memikirkan sesuatu. Pria itu tidak segera menjawab pertanyaan dari Sarinten. “Pak?” tegur Sarinten lagi sambil menatap wajah majikannya agak dekat. Dari tatapan mata Darto, Sarinten tidak mendapati keinginan untuk melakukan hubungan intim seperti biasanya. “Aneh sekali, Pak Darto mel
Baca selengkapnya