Ruang rapat lantai 35 gedung kantor The Raden, terasa begitu dingin. Di meja panjang itu, Juna sedang menatap proyeksi data di layar, sementara Ray sesekali mengetukkan penanya ke meja, tanda tidak sabar. "Angka ini tidak masuk akal, Ray," suara Juna memecah keheningan. Ia melemparkan sebuah berkas ke tengah meja. "Kita sedang mengejar target kuartal ketiga, dan kau malah menunjukkan penurunan performa di sektor distribusi?" Ray menghela napas, menyandarkan punggungnya. "Tuan, kita punya masalah di lapangan. Ada isu logistik yang ... yah, mungkin butuh perhatian ekstra dari 'pihak atas'." Beatrice, yang duduk di samping Ray, tiba-tiba memotong dengan suara yang tenang namun menusuk. "Logistik hanyalah alasan, Ray. Atau mungkin, ada seseorang di dalam tim kita yang sengaja memperlambat alur ini agar pihak lain punya waktu untuk mencari celah?" Juna menatap Beatrice tajam. "Apa maksudmu, Beatrice?" Beatrice tersenyum tipis, matanya menelusuri ruangan dengan santai. "Hanya peng
Baca selengkapnya