"Namanya Ella Vance," jawab Silas singkat sembari memutar tablet agar Morrigan bisa melihat profil digital yang tertera. Morrigan hanya melirik sekilas, wajahnya masih terlihat datar. Namun, kalimat Silas berikutnya membuat sang Alpha tertegun. "Dia manusia murni, Alpha, tidak ada setitik pun genetik shifter dalam darahnya." Morrigan tersentak, ia memutar kursinya dengan cepat dan menatap Silas dengan tatapan tajam yang mengintimidasi. "Apa kamu bercanda, Silas? Kamu ingin aku mempekerjakan manusia sebagai sekretaris pribadiku? Seseorang yang akan mendengar setiap pembicaraan rahasia dan berada di dekatku saat bulan purnama?" "Algoritma kita tidak bisa berbohong. Stabilitas emosinya saat menghadapi simulasi tekanan aura kita berada di level yang mustahil untuk ukuran manusia. Dia tidak gemetar, detak jantungnya tidak meningkat, dan dia tetap fokus pada tugasnya. Kita butuh seseorang yang tidak akan pingsan hanya karena kamu mengerang pelan, Alpha," balas Silas tenang dan
Read more