Keesokan harinya di kampus, riak konflik yang coba diredam Arkana justru mulai menemukan jalannya sendiri. Siang itu, Pak Rektor sedang berjalan di koridor gedung rektorat setelah menyelesaikan sebuah rapat internal. Dari arah berlawanan, langkahnya berpapasan dengan Sarah yang sedang membawa beberapa berkas kuliah. Melihat salah satu dosen mudanya, Pak Rektor menghentikan langkah dan menyapa dengan ramah. "Selamat siang, Bu Sarah," sapa Pak Rektor. "Selamat siang, Pak Rektor," jawab Sarah sambil membungkuk hormat dan tersenyum manis. Pak Rektor menatap penampilan Sarah sejenak, lalu matanya tertuju pada sebuah jepit rambut yang menghiasi rambut bagian samping dosen cantik itu. Bentuknya yang agak mencolok mendadak mengingatkan beliau pada kejadian di dalam mobil Arkana kemarin siang. "Wah, Bu Sarah... jepit rambut yang Anda pakai itu, bentuknya mirip sekali dengan jepit rambut milik ibunya Pak Arkana, ya," ujar Pak Rektor dengan nada bercanda yang santai. Kedua alis Sarah
Read more