"Dasar caper, kamu pake pelet apa sampai-sampai tuan muda lengket sama kamu?" Elara menghela nafas, lagi-lagi Iren menuduh dirinya tanpa alasan. Karena tak mau berdebat dengan rekan kerjanya itu, Elara memilih tidak menghiraukan Iren."Jangan diam aja dong, kamu pasti pakai dukun kan?" Iren melipat tangan di dada. "Kalau nggak mana mungkin tuan muda bisa sebegitunya sama kamu?" "Demi Allah aku nggak gitu, Ren. Jangan mentang-mentang selama ini aku diam kamu bisa seenaknya sama aku, kalau kamu nggak suka sama aku jangan bawa-bawa tuan muda jadi alasannya." Entah kenapa Elara sangat sensitif menyangkut Arkan.Iren melotot, agaknya wanita itu tak terima Elara pandai melawan sekarang. "Jangan kurang ajar kamu kalau kamu masih mau lama-lama kerja di sini. Cuma pengasuh aja belagu." Iren tak segan mengancam Elara."Kamu bukan nyonya di rumah ini yang bisa mengusir aku dari sini." Elara hendak pergi, tapi masih sempat menoleh satu kali. "Maaf, aku nggak maksud cari gara-gara sama kamu. Ak
آخر تحديث : 2026-06-04 اقرأ المزيد