"Nggak ada telurnya, Fa. Aman?"Syifa tersebut, kepalanya mengangguk pelan. Ia mulai menyendok bubur, menyuapkan ke dalam mulut. Sementara itu Yaksa masih duduk di tepi ranjang dengan ekspresi wajah bingung, diam menatap istrinya makan sembari terus bepikir. "Kamu nggak makan, Yak?" tegur Juliana sembari menatap anak lelakinya. "Biar Syifa beres makan dulu, Ma."Juliana tidak mempermasalahkan, ia membantu menyiapkan kerupuk dan lain sebagainya di atas nampan. "Suruh bi Ndari stop beli telur, kecuali kalau dia sendiri yang mau makan." ucap Juliana yang makin membuat Yaksa tidak mengerti. "Jadi Syifa separah ini karena telur?" Kenapa wanita hamil itu aneh sekali? Apa salah telur? Dulu Syifa tidak begini sebelum hamil, tapi kenapa .... "Tentu!" jawab Juliana cepat. "Dan kalau kamu masih mau tidur ngelonin istrimu, jangan makan telur sampai Syifa lahiran."Mata Yaksa membulat, benar-benar tidak mengerti, kenapa harus dia juga? Kan bukan Yaksa yang hamil! "Tunggu, ini kenapa aku jug
Read More