"Itu adalah aku." Suara pria berkacamata nyaris tidak terdengar dari balik konsol monitor dengan jemarinya yang tampak mulai gemetar karena takut dan gelisah.Sementara itu di luar, sosok lain yang memiliki wajah, postur, bahkan cara berjalan yang sama melangkah memasuki ruang kontrol dengan tenang dan pasti. Sama sekali tidak ada ekspresi marah ataupun rona murka di wajahnya. Dengan perlahan, ia memeriksa ruangan seperti seorang kepala divisi yang sedang melakukan inspeksi rutin. "Ruang kontrol bersih." Suara itu seungguh terdengar identik dengan milik pria berkacamata, bahkan hingga ke intonasinya sekalipun.Kemudian Raka menatap pria berkacamata di sampingnya dengan pandangan cemas, lalu menatap sosok di luar yang mirip dengan pria berkacamata itu. Raka menduga jika salah satunya pasti sudah berbohong atau keduanya mengatakan sebagian kebenaran yang sebenarnya dapat saling melengkapi satu sama lainnya.Lalu Tim Sanitasi menyebar ke seluruh ruangan, namun mereka tidak mengobrak-abr
Baca selengkapnya