Klik!Suara klik kamera itu hanya terdengar sepersekian detik, sangat cepat hingga sangat rentan untuk terlewat, namun ternyata sudah cukup untuk membuat semua orang menoleh ke lantai dua."Siapa di sana?" Teriak Raka seraya menoleh ke segala arah mencoba mencari sosok atau apapun yang mungkin merupakan sumber dari bunyi misterius barusan.Tapi seperti biasanya dalam situasi seperti ini, selalu saja tidak ada jawaban yang terdengar sama sekali. Hanya tirai plastik proyek yang bergoyang kesana kemari secara perlahan karena tertiup hembusan angin nan lembut membuai.Kemudian secara tak terduga, Raka berlari menuju tangga beton yang belum dipasang pagar pengaman. Langkahnya menggema di seluruh bangunan, disusul Naya, Mira, Dito, dan Sera. Dan begitu mereka semua sampai di lantai dua, ternyata hanya lorong panjang kosong yang mereka temui disana. Tidak ada apa apa atau siapa pun disana.Namun tampak sedikit kejanggalan. Debu tipis di lantai memperlihatkan jejak sepatu yang masih baru, sea
Baca selengkapnya