Erick tidak menjawab. Ia hanya menarik kursinya perlahan sebelum duduk di tempat yang telah disediakan bagi keluarga kekaisaran. Clarisse mengambil tempat di sampingnya, sementara Roseth duduk tidak jauh dari mereka. Di atas panggung, para pelayan mulai melakukan persiapan terakhir sebelum pelelangan resmi dibuka, tetapi perhatian Erick sama sekali tidak tertuju ke sana.Sejak duduk, pandangannya hampir tidak pernah beralih dari Siera.Ia melihat wanita itu berbicara pelan kepada Dior. Tidak banyak kata yang keluar dari bibir Siera, bahkan terkadang hanya sebuah anggukan kecil atau tatapan singkat.Namun entah bagaimana, Grand Duke muda itu selalu memahami maksudnya tanpa perlu penjelasan panjang. Dior tidak banyak bicara. Ia hanya mengangguk sesekali atau mengubah tindakannya sesuai keinginan Siera, seolah hal itu merupakan sesuatu yang wajar.Pemandangan itu membuat dada Erick semakin sesak. Tanpa sadar, ia menatap Dior yang telah lebih dulu membalas pandangannya.Tatapan mereka ber
Baca selengkapnya