Seluruh aula terdiam setelah pengakuan Dior. Semua tatapan langsung tertuju kepadanya, sementara Siera hanya bisa memandang lelaki itu tanpa berkata apa-apa. Pipinya mulai memanas saat menyadari begitu banyak orang sedang memperhatikan mereka.Di sisi lain, Erick mengerasakan rahangnya, Clarisse kehilangan senyumnya, dan Roseth hanya mengembuskan napas pelan. Kini ia mengerti bahwa Dior sama sekali tidak berniat menyembunyikan perasaannya kepada Siera.Beberapa saat kemudian, seorang bangsawan tua tertawa kecil, memecah keheningan yang menyelimuti aula."Yang Mulia Grand Duke muda," katanya dengan nada bercanda, "kalau memang begitu, mengapa tidak langsung menikahi saja Lady Elvorn?"Beberapa bangsawan lain ikut tertawa pelan."Lagipula," lanjut lelaki itu, "hubungan Anda dengan Duke Elvorn bukankah sangat baik? Beliau adalah guru Anda. Saya yakin Duke Elvorn pasti tidak akan keberatan."Ucapan itu segera disambut anggukan kecil dari beberapa orang. Memang begitulah yang diketahui par
Baca selengkapnya