Mata Kevin berkilat, kali ini bukan karena amarah, melainkan karena tekad yang membara. Dia baru saja mendapatkan kembali kepastian bahwa Rosa adalah miliknya sepenuhnya. Dan bagi seorang CEO seperti Kevin, tidak ada yang lebih berbahaya daripada pria yang telah menemukan kembali tujuan hidupnya."Kalau begitu, mari kita mulai," ujar Kevin pelan. "Malam ini juga, kita akan pastikan Olivia menyesali langkah konyol yang dia ambil hari ini.”Kevin melepaskan pelukannya, meski enggan, dan kembali ke posisi duduknya."Sekarang, aku harus mengantarmu pulang sebelum ibumu mulai mencurigai sesuatu yang lebih jauh. Besok, semuanya akan berakhir bagi Olivia."Saat mobil mulai melaju membelah malam menuju kediaman Raharja, Rosa menatap bayangan dirinya di kaca jendela. Dia tahu, mulai besok, hidupnya akan menjadi sebuah panggung sandiwara yang berbahaya. Namun, dengan Kevin di sampingnya, dia tidak lagi merasa takut.Di kejauhan, di apartemennya, Olivia masih menyesap wine, yakin bahwa rencanany
Baca selengkapnya